Daylight Secures $75M to Turn Homes into Power Plants

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-16Terakhir diperbarui pada 2025-10-16

Daylight Energy, a DePIN project, has successfully raised $75 million to scale its crypto-powered energy network that turns residential homes into distributed power plants.

The capital raise, which combines equity and project development financing, was led by a crypto venture capital firm, Framework Ventures.

The total financing package includes $15 million in equity funding, led by Framework Ventures, with participation from a16z crypto, Coinbase Ventures, and Lerer Hippeau. $60 million was raised for the project development facility, led by Turtle Hill Capital, which will be used to fund installations of home solar and battery storage systems.

According to the press release, more than 60% of residential solar costs come from marketing and acquisition, forcing homeowners to wait years to see savings while installers struggle with expensive financing. Daylight aims to use decentralized technology and crypto-native incentives to make distributed energy adoption faster and more affordable than traditional centralized power systems.

The network turns homes into “mini power plants,” allowing families to lower energy bills, secure backup power, and earn rewards, currently “Sun Points” for contributing excess energy back to the power grid.

A key feature of Daylight’s expansion is the launch of DayFi, a new Decentralized Finance (DeFi) protocol. DayFi is designed to open energy infrastructure to the crypto ecosystem by allowing investors to earn yield tied directly to the electricity revenues generated by the network’s portfolio of solar and storage assets.

Vance Spencer, Co-Founder of Framework Ventures, said, “We believe Daylight has a credible path to becoming the financing layer for distributed energy… As AI accelerates global power demand, and energy costs rise, we think Daylight is uniquely positioned to meet the moment by connecting capital to the next generation of renewable infrastructure.”

Currently, Daylight Energy is financing subscriptions in Massachusetts and Illinois by embedding financing with local solar companies as well as through direct origination. Daylight will soon expand into DeFi-based financing in Q4.

Also Read: Ethereum Foundation Deploys $6M To Morpho In DeFi Expansion


Mobile Only Image

Bacaan Terkait

Pandangan: Investasi Nilai di Pasar Saham AS, Bukan Berarti Investasi Fundamental

**Ringkasan: Investasi Nilai Saham AS Bukan Berarti Investasi Fundamental** Artikel ini menawarkan perspektif bahwa investasi berbasis nilai di pasar saham AS sering disalahartikan sekadar sebagai investasi fundamental. Penulis menggunakan analogi penemuan astronomi Henrietta Leavitt tentang "lilin standar" untuk membedakan antara kecerahan bintang yang tampak (analog dengan kelipatan valuasi saham) dan kecerahan sebenarnya (fundamental perusahaan). Poin kunci: * **Memisahkan Tampilan dan Realitas:** Kinerja saham jangka panjang bergantung pada pertumbuhan fundamental dan perubahan kelipatan valuasi (seperti P/E). Kelipatan valuasi menggabungkan dua hal: kualitas bisnis sesungguhnya dan premi yang bersedia dibayar pasar untuk masa depan. Banyak investor menderita kerugian karena gagal membedakan keduanya. * **"Fundamental Sudah Mati" adalah Narasi yang Berisiko:** Meski tren terkini (seperti dominasi "Magnificent 7") seolah mendukung pendapat bahwa momentum lebih penting daripada fundamental, artikel memperingatkan bahwa ini adalah narasi berbahaya. Alpha (keuntungan berlebih) justru berasal dari saat pasar salah menilai fundamental suatu aset. * **Matriks Persepsi:** Penulis memperkenalkan matriks empat kuadran untuk mengklasifikasikan saham berdasarkan bagaimana mereka *tampak* (mahal/murah) dan *hasilnya* (ternyata mahal/murah). Contoh seperti Meta (2022) yang tampak murah dan terbukti sangat murah (kuadran 3) atau Cisco (2000) yang tampak mahal dan terbukti memang mahal (kuadran 2) menunjukkan pentingnya menilai ekspektasi yang sudah terbentuk dalam harga. * **Pasar Mungkin Semakin Tidak Efisien:** Dunia dengan bisnis yang kompleks, narasi yang kuat, dan aliran informasi yang masif justru dapat memperlebar kesenjangan antara persepsi pasar dan realitas fundamental, menciptakan lebih banyak peluang (dan jebakan) bagi investor yang dapat membedakannya. * **Peringatan untuk Era AI:** Optimisme berlebihan terhadap teknologi baru (seperti AI) sering menyebabkan investor membayar premi terlalu tinggi untuk pertumbuhan masa depan yang belum pasti, berisiko memasuki kuadran saham "tampak mahal dan terbukti mahal". Kesimpulannya, investasi nilai yang sukses membutuhkan kemampuan untuk mengurai kelipatan valuasi, mengevaluasi fundamental di balik narasi pasar, dan bersikap kontraian ketika konsensus ekstrem terbentuk, seperti keyakinan bahwa "fundamental tidak penting lagi".

marsbit56m yang lalu

Pandangan: Investasi Nilai di Pasar Saham AS, Bukan Berarti Investasi Fundamental

marsbit56m yang lalu

Trading

Spot
活动图片