BlackRock targets stablecoin boom with new fund

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-16Terakhir diperbarui pada 2025-10-16

Key Takeaways

What is BlackRock’s new fund targeting?

BlackRock has launched the Select Treasury Based Liquidity Fund for stablecoin issuers.

Why does it matter for the stablecoin market?

The fund cements BlackRock’s position as a top reserve manager for stablecoin providers, offering liquidity and GENIUS Act compliance.


BlackRock is taking a major step deeper into digital assets, launching a retooled money market fund.

According to a CNBC report, the fund is designed for stablecoin issuers as global stablecoin supply surges to an all-time high.

Also, the new product, the BlackRock Select Treasury Based Liquidity Fund [BSTBL], aims to help issuers manage reserves more efficiently under the GENIUS Act. 

The landmark U.S. legislation was signed by President Donald Trump months ago and created the country’s first federal framework for stablecoins.

BlackRock said the BSTBL fund now offers greater liquidity, expanded trading hours, and full compliance with the new stablecoin standards.

The move positions it to become the go-to reserve manager for the next wave of stablecoin providers.

BlackRock’s stablecoin playbook

BlackRock already oversees Circle’s $64 billion USDC reserve portfolio. It helped push its cash-management business above $1 trillion in assets last quarter. 

With the updated BSTBL fund, the firm plans to bring the same model to other issuers. Also, it offers secure, yield-bearing exposure to short-term U.S. Treasurys and government securities.

Furthermore, the launch comes as the stablecoin supply reaches a record $302.3 billion, according to recent data.

Stablecoin supplyStablecoin supply

Source: X

According to CryptoRank, new entrants such as USDe, USD1, and PYUSD are fueling adoption as institutional capital floods in.

Why it matters

BlackRock’s pivot reflects how Wall Street is moving from merely investing in crypto to powering its core financial infrastructure. 

Stablecoins are increasingly used to settle trades, provide collateral, and transfer value across blockchains—functions that demand the kind of liquidity management BlackRock specializes in.

With the GENIUS Act’s clarity and its partnership track record, BlackRock is now positioned to capture a large share of that growth.

The bigger picture

BlackRock’s latest move extends its crypto presence beyond ETFs and tokenized funds like BUIDL.

As the stablecoin market breaks new records, BlackRock is no longer just offering exposure to crypto; it’s becoming part of the system’s foundation.

Share

Bacaan Terkait

Segel Perusahaan Huvycon Disikat Ratusan Orang, ‘Deterrensi Nuklir’ Dalam Perang Bisnis Tingkat Tinggi Kembali Beraksi

Pada 19 Agustus, Haowei Huaxin mengumumkan bahwa ratusan orang memasuki gedung perusahaan, memboboti lemari besi, dan mengambil segel perusahaan termasuk segel Partai, segel perusahaan, segel kontrak, serta segel tanda tangan legal. Perusahaan ini adalah produsen semikonduktor dengan sertifikasi kerahasiaan nasional. Konflik ini berakar pada struktur kepemilikan. Didirikan pada 2010 oleh China Electronics Technology Group Corporation dan Haite High-tech, Haowei Huaxin kemudian melihat perubahan kepemilikan pada 2021 setelah investasi dari Zhengyi Financial. Ini mengakibatkan sengketa kontrol antara Haite High-tech (pemegang saham lama) dan pihak yang didukung Zhengyi (sekarang Qingdao Haiyue Holding). Sengketa ini telah melibatkan saling klaim, pengusiran pejabat, penyitaan aset perusahaan sebelumnya, dan bahkan tuduhan pengelolaan fasilitas semikonduktor yang tidak semestinya. Meskipun Haite High-tech memenangkan beberapa putusan pengadilan dan arbitrase pada 2024-2026 yang menguatkan hak nominasi direksinya, mereka belum berhasil mendapatkan kembali kendali operasional dan segel perusahaan. Nilai Haowei Huaxin diperkirakan antara 12 hingga 16 miliar yuan, sangat kontras dengan nilai tercatatnya sebesar 832 juta yuan dalam laporan Haite High-tech. Kehilangan kontrol atas aset berharga ini merupakan pukulan besar bagi Haite High-tech. Haite High-tech menyatakan tindakan "pengambilan segel" pada 19 Agustus adalah upaya advokasi pemegang saham yang disepakati oleh lima pemegang saham selain Qingdao Haiyue. Insiden "perebutan segel perusahaan" bukanlah hal baru dalam persengketaan bisnis Tiongkok, seperti yang terlihat dalam kasus NVC Lighting, Weihe Shares, Dangdang, Bitmain, dan Tanshi. Meskipun menguasai segel memberikan keuntungan operasional jangka pendek dengan memblokir aktivitas hukum pihak lain, hal ini tidak menyelesaikan sengketa kepemilikan yang mendasarinya. Pihak yang kehilangan segel dapat melaporkan ke polisi, mendeklarasikan segel hilang, atau mengajukan segel baru. Pada akhirnya, tindakan seperti ini hanya memperpanjang ketidakpastian, sebagaimana terlihat dalam kasus-kasus sebelumnya yang berlarut selama bertahun-tahun. Esensi tata kelola perusahaan yang baik tidak terletak pada penguasaan segel fisik.

marsbit25m yang lalu

Segel Perusahaan Huvycon Disikat Ratusan Orang, ‘Deterrensi Nuklir’ Dalam Perang Bisnis Tingkat Tinggi Kembali Beraksi

marsbit25m yang lalu

Dua 'Paus' di ETH Jual Aset Senilai $63 Juta di Tengah Tekanan Penjual yang Menguat

Platform analisis blockchain Lookonchain melaporkan bahwa dua "ikan paus" atau pemain besar telah menjual aset Ethereum ($ETH) senilai total sekitar $63 juta di tengah tekanan penjualan. Pemain pertama, yang dikenal sebagai "7 Siblings," menjual 14,000 $ETH senilai $32.85 juta dengan harga rata-rata $2,346. Entitas ini memiliki pola khas: membeli $ETH saat harga turun tajam dan kemudian mengambil keuntungan melalui transfer besar yang terkoordinasi. Meski masih menjadi salah satu dompet $ETH terbesar, aksi jualnya kali ini dianggap sebagai pengambilan keuntungan biasa. Beberapa jam kemudian, dompet anonim lain (0xFD10) menjual 11,252 stETH dan 1,824 $ETH, menghasilkan sekitar $30.78 juta. Berbeda dengan "7 Siblings", motif penjualan dompet ini kurang jelas. Penjualan besar-besaran ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas, di mana pemegang jangka panjang dan trader swing memanfaatkan kenaikan harga dan stabilitas lokal untuk mengurangi posisi mereka. Meski terjadi penjualan, harga $ETH bertahan di sekitar $2,350, bahkan menunjukkan kenaikan dari level $2,286 beberapa jam sebelumnya. Aksi para "ikan paus" ini menjadi sorotan. Jika penjualan berlanjut dan harga tembus di bawah $2,300, perhatian bisa beralih ke zona $2,000. Namun, pemulihan harga yang berkelanjutan akan mengindikasikan bahwa penjualan Jumat lalu hanya pengambilan keuntungan sesaat, bukan awal dari fase distribusi yang lebih dalam.

cryptonews.ru55m yang lalu

Dua 'Paus' di ETH Jual Aset Senilai $63 Juta di Tengah Tekanan Penjual yang Menguat

cryptonews.ru55m yang lalu

Trading

Spot
活动图片