Pi Network sheds $18B in six months: ‘That’s basically a rug pull’

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2025-10-06Terakhir diperbarui pada 2025-10-07

Key Takeaways

Why is Pi Network facing rug pull claims again?

It has plunged over 90%, erasing nearly $18 billion in market cap and fueling investor distrust.

What’s next for PI?

Without resolving community concerns and supply growth issues, the token could stay under pressure in the coming months.


Pi Network [PI] price has crashed over 90% since it debuted in March, renewing “rug pull” allegations. 

In March, the price shot up to $2.79 and reached about $18 billion in market cap amid FOMO after its debut. But it has slipped below $1 and dropped further to $0.26, shedding over $16 billion in market cap over the past six months. 

PI networkPI network

Source: CoinMarketCap

According to a pseudonymous crypto market commentator, Mr Spock, the 90% crash meant the project was a “rug pull.”

“Pi crashed over 90% from its highest position, that’s basically a rug pull.”

Hype and speculative interest fade

Back in May, PI faced a similar rug pull claim after the team allegedly created a $100 million venture fund amid unmet expectations and broken promises for over six years. 

The community felt that the $100 million fund, partly gained from internal revenue and mining, was diverted for external uses instead of the ecosystem. Unsurprisingly, the backlash capped the attempted rebound in May and dragged PI below $0.50. 

Despite the souring market sentiment on the altcoin, Pi Scan showed that some players were still accumulating it. 

In the past 24 hours, a Net Flow of $112.3 million was recorded, underscoring that more PI tokens flowed out of exchanges than into them, suggesting a buying spree. 

Pi Network pricePi Network price

Source: Pi Scan

Derivatives data show speculative interest has collapsed

Even so, the speculative interest suggested otherwise. While there has been an improvement in Futures market demand, the overall speculative interest dropped by over 10X. 

Glassnode data showed that PI’s Open Interest (OI), or the number of opened contracts in the derivatives market, declined from nearly $120 million to about $20 million. 

Pi NetworkPi Network

Source: Glassnode

In other words, the altcoin has been under multi-month bearish pressure as the community felt sidelined by the team

The inflationary pressure also tanked the price. Since May, the PI’s circulating supply has increased by over 1 billion tokens. 

PI networkPI network

Source: Glassnode

Collectively, the unhappy PI community and distrust of the project team have left the altcoin under bearish drift. As a result, PI’s muted price action may continue for a while unless the team addresses community concerns

Share

Bacaan Terkait

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

Ray Dalio menganalisis situasi makroekonomi global berdasarkan templat dalam bukunya "How Countries Go Broke: The Big Cycle". Ia menjelaskan siklus utang besar di mana pemerintah menumpuk utang hingga beban pembayaran bunga menjadi tidak berkelanjutan, menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan obligasi. Hal ini memicu kenaikan suku bunga, pelemahan mata uang, atau pencetakan uang oleh bank sentral, yang pada akhirnya mengarah pada krisis utang pemerintah atau "serangan jantung ekonomi". Dalio menggarisbawahi tiga indikator kunci: rasio pembayaran utang pemerintah terhadap pendapatan, ketidakseimbangan pasokan/permintaan obligasi pemerintah, dan skala pembelian obligasi oleh bank sentral dengan uang cetakan. Menurutnya, AS saat ini berada di titik kritis dengan defisit anggaran besar, utang tinggi, dan kebutuhan pembiayaan ulang yang masif. Tanpa koreksi, krisis dapat terjadi dalam beberapa tahun. Sebagai solusi, dia mengusulkan "Solusi 3% Tiga Cara": mengurangi defisit anggaran menjadi 3% dari PDB melalui kombinasi pemotongan belanja, peningkatan pajak, dan penurunan suku bunga secara bertahap. Untuk investor, Dalio merekomendasikan diversifikasi lintas aset dan negara, mengurangi alokasi obligasi, serta meningkatkan alokasi ke emas dan sedikit Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang fiat yang diantisipasi di banyak ekonomi.

marsbit36m yang lalu

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

marsbit36m yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

Menteri Keuangan AS Janet Yellen berusaha menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, tetapi dampaknya hanya bertahan singkat. Namun, upaya ini memicu pelemahan dolar AS dan menguatkan logika perdagangan "penurunan nilai mata uang". Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, sementara Bitcoin melonjak lebih dari 25% dalam seminggu, dengan korelasinya terhadap emas berada di level tertinggi sejak pandemi. Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang defisit fiskal AS yang membengkak (mendekati $2 triliun) dan tekanan struktural pada suku bunga jangka panjang. Tekanan ini berasal dari persaingan global untuk modal, termasuk pembiayaan defisit pemerintah besar-besaran, kebutuhan pendanaan AI, dan penerbitan obligasi korporasi. Pasar melihat aset seperti emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap risiko ini. Meskipun pemerintah berupaya menurunkan biaya pinjaman, inflasi yang persisten membatasi ruang gerak Federal Reserve. Sementara itu, pasar saham tampak tangguh didukung oleh ekspektasi laba yang kuat, khususnya dari sektor teknologi AI. Namun, imbal hasil obligasi yang mendekati 5% tetap menjadi tantangan bagi saham bernilai tinggi. Peringatan datang dari Ray Dalio yang menyarankan untuk mengurangi eksposur obligasi dan memegang emas serta Bitcoin sebagai proteksi terhadap potensi krisis utang AS. Ke depan, pasar akan menguji ketegangan antara keinginan Washington untuk kondisi finansial yang longgar dan realitas ekonomi yang mendorong suku bunga lebih tinggi, dengan fokus pada laporan laba Nvidia dan pertemuan Federal Reserve di Jackson Hole.

华尔街日报3j yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

华尔街日报3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片