Ondo Completes Oasis Pro Acquisition, Gains Major Licenses in U.S.

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-10-06Terakhir diperbarui pada 2025-10-06

The acquisition grants Ondo Finance regulated infrastructure to issue and trade tokenized securities in the U.S., signaling an operational expansion.

Content:

Ondo Finance has announced that it has completed the acquisition of fintech infrastructure provider Oasis Pro. The deal gives the real-world asset (RWA) tokenization firm access to several regulated entities in the United States, including a broker-dealer, an Alternative Trading System (ATS), and a transfer agent.

Ondo Secures Major Licenses 

According to the official blog post from Ondo, Oasis Pro’s licenses include an SEC-registered broker-dealer for handling securities transactions, a FINRA-approved ATS for secondary market trading, and an SEC-registered transfer agent that manages securities ownership records. 

These assets provide the company with the necessary framework to operate under U.S. financial regulations, even though details of the transaction and launch timeline have not been disclosed yet.

Expanding into the U.S. regulatory environment

Ondo Finance has previously targeted non-U.S. investors with products such as tokenized U.S. Treasuries and money market funds, exceeding $300M in tokenized equity stocks. This acquisition marks a move toward offering similar services to the U.S.-based investors within a compliant structure.

The decision reflects a broader shift among blockchain firms seeking to align with existing securities laws rather than operate in unregulated spaces. The U.S. remains one of the most tightly regulated financial markets, making compliance a prerequisite for large-scale institutional participation.

Growing Influence of Tokenization Platforms

Ondo’s acquisition aligns with a growing trend of tokenization platforms acquiring or developing regulated infrastructure to support the issuance and secondary trading of tokenized assets. Similar efforts have been seen across the industry as firms aim to bridge blockchain-based products with traditional finance systems.

The acquisition also underscores how regulatory readiness has become a competitive factor in the RWA sector, as companies position themselves for future institutional adoption and oversight clarity.

Also read: Galaxy Digital Launches GalaxyOne Platform for U.S. Investors


Mobile Only Image

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

Ray Dalio menganalisis situasi makroekonomi global berdasarkan templat dalam bukunya "How Countries Go Broke: The Big Cycle". Ia menjelaskan siklus utang besar di mana pemerintah menumpuk utang hingga beban pembayaran bunga menjadi tidak berkelanjutan, menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan obligasi. Hal ini memicu kenaikan suku bunga, pelemahan mata uang, atau pencetakan uang oleh bank sentral, yang pada akhirnya mengarah pada krisis utang pemerintah atau "serangan jantung ekonomi". Dalio menggarisbawahi tiga indikator kunci: rasio pembayaran utang pemerintah terhadap pendapatan, ketidakseimbangan pasokan/permintaan obligasi pemerintah, dan skala pembelian obligasi oleh bank sentral dengan uang cetakan. Menurutnya, AS saat ini berada di titik kritis dengan defisit anggaran besar, utang tinggi, dan kebutuhan pembiayaan ulang yang masif. Tanpa koreksi, krisis dapat terjadi dalam beberapa tahun. Sebagai solusi, dia mengusulkan "Solusi 3% Tiga Cara": mengurangi defisit anggaran menjadi 3% dari PDB melalui kombinasi pemotongan belanja, peningkatan pajak, dan penurunan suku bunga secara bertahap. Untuk investor, Dalio merekomendasikan diversifikasi lintas aset dan negara, mengurangi alokasi obligasi, serta meningkatkan alokasi ke emas dan sedikit Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang fiat yang diantisipasi di banyak ekonomi.

marsbit38m yang lalu

Analisis Makro Terbaru Ray Dalio: Lebih Banyak Beli Emas, Beli Sedikit Bitcoin

marsbit38m yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

Menteri Keuangan AS Janet Yellen berusaha menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, tetapi dampaknya hanya bertahan singkat. Namun, upaya ini memicu pelemahan dolar AS dan menguatkan logika perdagangan "penurunan nilai mata uang". Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, sementara Bitcoin melonjak lebih dari 25% dalam seminggu, dengan korelasinya terhadap emas berada di level tertinggi sejak pandemi. Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang defisit fiskal AS yang membengkak (mendekati $2 triliun) dan tekanan struktural pada suku bunga jangka panjang. Tekanan ini berasal dari persaingan global untuk modal, termasuk pembiayaan defisit pemerintah besar-besaran, kebutuhan pendanaan AI, dan penerbitan obligasi korporasi. Pasar melihat aset seperti emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap risiko ini. Meskipun pemerintah berupaya menurunkan biaya pinjaman, inflasi yang persisten membatasi ruang gerak Federal Reserve. Sementara itu, pasar saham tampak tangguh didukung oleh ekspektasi laba yang kuat, khususnya dari sektor teknologi AI. Namun, imbal hasil obligasi yang mendekati 5% tetap menjadi tantangan bagi saham bernilai tinggi. Peringatan datang dari Ray Dalio yang menyarankan untuk mengurangi eksposur obligasi dan memegang emas serta Bitcoin sebagai proteksi terhadap potensi krisis utang AS. Ke depan, pasar akan menguji ketegangan antara keinginan Washington untuk kondisi finansial yang longgar dan realitas ekonomi yang mendorong suku bunga lebih tinggi, dengan fokus pada laporan laba Nvidia dan pertemuan Federal Reserve di Jackson Hole.

华尔街日报3j yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

华尔街日报3j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ONDO

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian OndoFinance (ONDO) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli OndoFinance (ONDO) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan OndoFinance (ONDO) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan OndoFinance (ONDO) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading OndoFinance (ONDO)Lakukan trading OndoFinance (ONDO) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

570 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ONDO

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ONDO (ONDO) disajikan di bawah ini.

活动图片