$555 Million in Token Unlocks Could Decide How Crypto Market Ends 2025

ccn.comDipublikasikan tanggal 2025-10-06Terakhir diperbarui pada 2025-10-06

Key Takeaways

  • Over $555 million in token unlocks are scheduled for the second week of October.
  • Solana, Dogecoin, TRUMP, WLD, and SUI lead the lineup of linear unlocks.
  • One-time releases in ATH, APT, and BABY exceed $200 million, raising volatility risks.

As the crypto market enters the fourth quarter, traders are bracing for more than $555 million in token unlocks set to hit exchanges this week.

The fresh supply of tokens — spread across both daily linear releases and major one-time unlocks — could dictate the tone of the market heading into year’s end.

Top Crypto Tax Accounting Software
Sponsored
Disclosure
We sometimes use affiliate links in our content, when clicking on those we might receive a commission at no extra cost to you. By using this website you agree to our terms and conditions and privacy policy.

$350 Million To Drip Into Circulation

According to Tokenoimist data, roughly $350.72 million worth of tokens will be released through linear unlocks over the next seven days.

More than 176 million tokens are scheduled for gradual distribution, easing immediate sell pressure but still adding liquidity to already fragile markets.

The biggest release belongs to Solana (SOL) with $115.16 million unlocked, followed by Worldcoin (WLD) at $46.9 million and TRUMP with $38.05 million.

While the dollar value is high, the relative impact on supply is muted in some cases. For example, Solana’s unlock represents just 0.09% of its circulating supply, suggesting less direct pressure.

Others, like ETHFI, will see 2.04% of supply released, a proportion that could fuel sharper moves if sell-side volume spikes.

One-Time Unlocks: ATH and APT Lead $200 Million Surge

In parallel, more than $204.74 million in tokens will be unleashed via one-off unlocks.

These include ATH ($68.06M) and Aptos (APT, $61.53M) — two of the largest unlocks this week — along with LINEA, BABY, BB, HOME, IO, and MOVE.

BABY will release 12.02% of its total supply, while ATH will unlock 10.32%, raising the prospect of steep sell pressure if holders offload into the market.

Analysts warn that these concentrated releases are likely to be the most volatile events of the week.

Volatility Ahead

Token unlocks have become a structural feature of the crypto market, with effects ranging from muted to severe depending on timing, liquidity, and sentiment.

For large-cap projects like Solana, steady unlocks may be absorbed without major disruption. For smaller tokens such as ATH and BABY, however, sharp repricing could follow.

With over half a billion dollars in supply set to hit circulation in a single week, investors are watching closely to see whether the market can absorb the pressure or whether October’s unlock wave will set the tone for the rest of 2025.

Bacaan Terkait

Unicorn Shanghai Senilai 100 Miliar Yuan Akan IPO

**Perusahaan Unicorn Perangkat Semikonduktor Mobil Shanghai dengan Nilai Miliaran RMB Akan Melakukan IPO** Perusahaan unikorn perangkat semikonduktor radar milimeter (MMIC) otomotif China, Calterah (Garuda Microelectronics), telah secara resmi mengajukan dokumen penawaran umum perdana (IPO) ke Papan STAR Bursa Saham Shanghai, dengan rencana mengumpulkan dana sebesar 3,489 miliar yuan. Didirikan pada tahun 2014 oleh Dr. Chen Jiashu, lulusan UC Berkeley, Calterah mengadopsi jalur teknologi CMOS yang inovatif untuk mematahkan monopoli lama raksasa internasional di industri chip radar milimeter kelas otomotif. Perusahaan ini mencapai tonggak sejarah dengan memproduksi chip transceiver 77GHz pertama yang sepenuhnya terintegrasi di dunia pada tahun 2015, dan chip RF front-end 77GHz kelas otomotif pertama di dunia pada tahun 2017. Hingga tahun 2025, Calterah menguasai 31,1% pangsa pasar chip radar milimeter otomotif di China (peringkat kedua di dalam negeri, keempat di dunia), dengan total pengiriman melebihi 30 juta unit. Pelanggannya mencakup lebih dari 30 pabrikan mobil, termasuk BYD, Geely, Changan, NIO, serta perusahaan Tier-1 global dan merek mobil Eropa seperti Volvo. Perusahaan telah menyelesaikan 11 putaran pendanaan, menarik investor ternama seperti China Integrated Circuit Industry Investment Fund Phase II (CIIF), China International Capital Corporation (CICC), Walden International, Noah Holdings, GAC Capital, dan Pudong Venture Capital. Nilai perusahaan diperkirakan telah melampaui 10 miliar yuan. Meskipun pendapatan menunjukkan pertumbuhan yang kuat (dari 206 juta yuan pada 2023 menjadi 632 juta yuan pada 2025, CAGR 75,28%), perusahaan masih mencatatkan kerugian bersih yang signifikan (rugi kumulatif lebih dari 900 juta yuan dalam tiga setengah tahun terakhir). Hal ini terutama disebabkan oleh investasi R&D yang sangat tinggi (lebih dari 1,039 miliar yuan kumulatif), dengan biaya R&D melebihi pendapatan pada beberapa periode. Tingkat margin kotor tetap relatif tinggi, berkisar antara 43-49%. Calterah menghadapi tantangan seperti ketergantungan yang tinggi pada beberapa pelanggan utama (misalnya, BYD menyumbang lebih dari 50% pendapatan pada 2025) dan konsentrasi pasokan. IPO ini bertujuan untuk memperkuat modal guna mendukung ekspansi kapasitas, diversifikasi pelanggan, dan pengembangan teknologi lebih lanjut.

marsbit20m yang lalu

Unicorn Shanghai Senilai 100 Miliar Yuan Akan IPO

marsbit20m yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

Menteri Keuangan AS Janet Yellen berusaha menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang, tetapi dampaknya hanya bertahan singkat. Namun, upaya ini memicu pelemahan dolar AS dan menguatkan logika perdagangan "penurunan nilai mata uang". Emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, sementara Bitcoin melonjak lebih dari 25% dalam seminggu, dengan korelasinya terhadap emas berada di level tertinggi sejak pandemi. Reaksi pasar ini mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang defisit fiskal AS yang membengkak (mendekati $2 triliun) dan tekanan struktural pada suku bunga jangka panjang. Tekanan ini berasal dari persaingan global untuk modal, termasuk pembiayaan defisit pemerintah besar-besaran, kebutuhan pendanaan AI, dan penerbitan obligasi korporasi. Pasar melihat aset seperti emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap risiko ini. Meskipun pemerintah berupaya menurunkan biaya pinjaman, inflasi yang persisten membatasi ruang gerak Federal Reserve. Sementara itu, pasar saham tampak tangguh didukung oleh ekspektasi laba yang kuat, khususnya dari sektor teknologi AI. Namun, imbal hasil obligasi yang mendekati 5% tetap menjadi tantangan bagi saham bernilai tinggi. Peringatan datang dari Ray Dalio yang menyarankan untuk mengurangi eksposur obligasi dan memegang emas serta Bitcoin sebagai proteksi terhadap potensi krisis utang AS. Ke depan, pasar akan menguji ketegangan antara keinginan Washington untuk kondisi finansial yang longgar dan realitas ekonomi yang mendorong suku bunga lebih tinggi, dengan fokus pada laporan laba Nvidia dan pertemuan Federal Reserve di Jackson Hole.

华尔街日报3j yang lalu

Upaya Menteri Keuangan AS Tekan Yield Obligasi Memicu 'Trading Depresiasi Mata Uang'! Emas Sentuh Level Tertinggi Tiga Bulan, Bitcoin Tembus Naik Lebih 25% Pekan Ini

华尔街日报3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片