Глава Bit Digital рассказал о стратегиях выживания DAT-компаний на медвежьем рынке

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-09-01Terakhir diperbarui pada 2025-10-02

DAT-компаниям следует избегать обеспеченного активами долга, чтобы выстоять в условиях потенциального медвежьего рынка. Об этом заявил глава Bit Digital Сэ Табар в разговоре с The Block на конференции Token2049 в Сингапуре.

Ставка на Ethereum и осторожность с долгом

Ключевое внимание Табар уделил подходу к долговому финансированию. По его словам, использование заемных средств позволяет компаниям увеличивать долю криптовалюты на акцию, сохраняя количество бумаг неизменным.

Но выбор типа долга критически важен. Эксперт подчеркнул, что неправильный выбор уровня левериджа может легко уничтожить бизнес.

Глава Bit Digital отметил, что многие Ethereum-казначейства используют обеспеченный долг. В условиях коррекции рынка это становится «крайне рискованным».

«Когда стоимость активов резко снижается, кредиторы начинают требовать возврата вложений, нацеливаясь на средства компании», — пояснил он.

Во избежание подобных рисков Bit Digital делает ставку на необеспеченный долг. 30 сентября компания объявила о выпуске конвертируемых облигаций на сумму $135 млн.

Подготовка к «криптозиме»

Помимо криптовалютного направления, Bit Digital активно развивает подразделение по искусственному интеллекту WhiteFiber.

В августе организация провела IPO и привлекла $159,4 млн, пишет Bloomberg. Bit Digital сохраняет 71% акций дочернего предприятия, которое теперь функционирует как отдельная публичная компания.

«Для нас идеальная позиция — сочетание инвестиций в Ethereum и искусственный интеллект», — отметил Табар.

Он подчеркнул, что такой подход позволяет диверсифицировать риски и подготовиться к медвежьему рынку.

Тренды криптоказначейств

По данным The Block, рост компаний-казначейств отражает институциональный интерес к криптоактивам: публичные организации расширяют «цифровые запасы» за пределы биткоина (4,1% рынка) на Ethereum (2,9%) и Solana (2,6%).

Однако ориентированные на альткоины DAT, могут способствовать преждевременной монетизации токенов инсайдерами, нарушая вестинг.

Регуляторы США уже расследуют подозрительные сделки перед объявлениями о покупке криптовалюты. В частности, SEC приостановила торги акциями гонконгской QMMM Holdings, планировавшей приобрести биткоин, Ethereum и Solana на $100 млн, из-за подозрений в манипуляциях ценой через социальные сети.

Криптоказначейские структуры формируют новый тренд, выпуская собственные стейблкоины для усиления своих экосистем и конкуренции с устоявшимися токенами вроде USDC.

Примером является структура Sui Group Holdings. По данным The Block, компания до конца 2025 года планирует запустить на блокчейне Sui две стабильные монеты: suiUSDe (с доходностью для держателей) и USDi (без доходности) в партнерстве с Ethena. Резервы токенов SUI, которые после недавнего пополнения на 20 млн превысили $300 млн, усиливают конкуренцию в сегменте стейблкоинов.

Прогноз и стратегия

Глава Bit Digital выразил уверенность в долгосрочном потенциале Ethereum. Согласно Strategic ETH Reserve, корпорация владеет 120,31 тыс. ETH на сумму около $526,9 млн.

На момент написания монета торгуется у отметки $4388. За последние сутки актив прибавил 2,2%, согласно CoinGecko.

Напомним, в июне Bit Digital объявила о переходе с майнинга биткоина на стейкинг Ethereum.

Bacaan Terkait

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru25m yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru25m yang lalu

Singapura Taruhkan Keunggulan AI, Sementara Hong Kong Tarik Manajer Investasi dengan Pemotongan Pajak

Singapura mengandalkan keunggulan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mempertahankan manajer investasi di tengah persaingan dengan insentif pajak dari Hong Kong. Kedua pusat keuangan Asia ini mengadopsi strategi berbeda: Hong Kong menawarkan keringanan pajak bagi manajer dana dan spesialis investasi langsung, sementara Singapura fokus memfasilitasi akses ke teknologi AI mutakhir. Asosiasi Manajemen Investasi Alternatif (AIMA) menyoroti bahwa bagi bisnis, kepastian pajak dan akses ke alat AI terbaru sama pentingnya. Namun, AIMA juga menyatakan kekhawatiran bahwa potensi penghapusan pajak dapat mendorong eksekutif terkemuka dari Singapura pindah ke Hong Kong. Hong Kong masih mempertimbangkan RUU yang memberikan insentif pajak bagi manajer dana dan kantor keluarga, tetapi mengecualikan perusahaan perdagangan proprietary. Kendala lain bagi Hong Kong adalah pembatasan akses ke model AI Barat canggih karena pemblokiran oleh Tembok Api China dan pembatasan akses mandiri dari perusahaan teknologi AS, yang menjadi penghalang bagi manajer investasi lokal. Bagi dana kuantitatif, akses ke AI canggih sangat penting, dan kesenjangan teknologi ini dilaporkan telah mendorong beberapa dana Hong Kong mempertimbangkan memindahkan operasi riset dan perdagangan kunci ke Singapura. Singapura, berkat hubungan baiknya dengan Washington dan Beijing, memungkinkan perusahaan mengakses teknologi AI dari kedua negara, termasuk model terbaru dari Moonshot dan DeepSeek. Kota-negara ini memposisikan diri sebagai yurisdiksi netral yang melindungi modal dari persaingan teknologi AS-China. Insiden seperti ultimatum dari hedge fund AS Citadel kepada staf penelitian kuantitatifnya di Hong Kong untuk pindah ke Singapura atau Miami, karena kekhawatiran keamanan data, memperkuat daya tarik Singapura. Sementara itu, otoritas China berharap dapat menarik kembali talenta keuangan internasional dengan mengubah perpajakan atas laba investasi dan kinerja. Insentif pajak ini sangat menarik mengingat bonus kinerja besar yang diterima beberapa manajer dana Asia. Persaingan ini menunjukkan bagaimana pusat keuangan semakin bersaing melalui kebijakan pajak dan teknologi. Keringanan pajak Hong Kong dapat menurunkan biaya operasi, tetapi akses Singapura ke model AI canggih, infrastruktur komputasi, dan talenta teknologi mungkin lebih menarik dalam jangka panjang. Bagi dana kuantitatif, AI sangat penting untuk analisis data, pengembangan strategi, dan manajemen risiko. Keseimbangan antara pajak lebih rendah dan teknologi yang lebih baik akan menentukan pusat keuangan mana yang menarik gelombang talenta berikutnya.

cryptonews.ru45m yang lalu

Singapura Taruhkan Keunggulan AI, Sementara Hong Kong Tarik Manajer Investasi dengan Pemotongan Pajak

cryptonews.ru45m yang lalu

Media: Anthropic Memperkirakan Pendapatan Mencapai $200 Miliar pada 2028 Sebelum IPO

Perusahaan AI Anthropic memperkirakan pendapatannya dapat mencapai sekitar $190-$200 miliar pada tahun 2028, menurut laporan Reuters yang mengutip sumber-sumber terkait. Angka ini jauh lebih tinggi daripada run rate pendapatan tahunan $47 miliar yang diumumkan perusahaan pada Mei 2026. Investor dan bankir disebutkan menggunakan proyeksi pendapatan masa depan ini, bukan kinerja keuangan saat ini, untuk menilai perusahaan menjelang IPO potensialnya. Anthropic telah mengajukan permohonan IPO secara rahasia kepada SEC. Pendekatan penilaian yang menggunakan multiplis laba-pendapatan (EV/Revenue) berdasarkan proyeksi 2028 ini dinilai tidak lazim namun didorong oleh pertumbuhan perusahaan yang eksplosif. Pendapatan tahunan Anthropic dilaporkan meningkat lebih dari sepuluh kali lipat setiap tahunnya selama tiga tahun hingga awal 2026. Dalam persiapan menuju IPO, investor membandingkan Anthropic dengan perusahaan publik seperti Palantir, Cloudflare, dan SpaceX sebagai patokan penilaian. Masing-masing perusahaan ini memberikan referensi untuk bisnis dengan pertumbuhan tinggi, eksposur ke AI, atau model berbasis proyeksi skala masa depan. Meski optimis, beberapa pihak mempertanyakan apakah investasi besar-besaran Anthropic dalam infrastruktur komputasi dan pengembangan model AI dapat diubah menjadi pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, serta sejauh mana AI benar-benar menciptakan produktivitas tambahan yang besar. Laporan sebelumnya menyebutkan valuasi awal Anthropic bisa melebihi $1 triliun.

cryptonews.ru48m yang lalu

Media: Anthropic Memperkirakan Pendapatan Mencapai $200 Miliar pada 2028 Sebelum IPO

cryptonews.ru48m yang lalu

Trading

Spot
活动图片