Пользователи аппаратного кошелька Trezor получают фишинговые письма о квантовых атаках

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-12-31Terakhir diperbarui pada 2025-10-01

Пользователи стали жаловаться на получение фишинговых электронных писем от мошенников, выдающих себя за производителя аппаратных кошельков Trezor. Злоумышленники пытаются сыграть на страхе людей перед квантовыми угрозами.

В своей рассылке мошенники пугают пользователей своими исследованиями о квантовых вычислениях, которые могут взломать действующие стандарты шифрования. Это означает, что устройства и криптоактивы пользователей находятся под угрозой, поэтому аферисты предлагают решение проблемы — скачать патч, который якобы усилит защиту кошельков от будущих уязвимостей.

Мошенники обещают, что обновление включает в себя постквантовые криптографические алгоритмы, которые дадут гарантию безопасности даже по мере развития квантовых компьютеров. Хакеры, маскирующиеся под Trezor, пытаются убедить пользователей, будто обновление пройдет для них совершенно незаметно и не отразится на использовании аппаратного кошелька. В письме указано, что люди по-прежнему смогут пользоваться всеми функциями кошелька, но его защита будет улучшена в разы.

111111111.jpg

Естественно, в своих письмах хакеры любезно предоставляют фишинговую ссылку для скачивания обновления. Они ждут, что, перейдя по ней, доверчивые пользователи оставят свои конфиденциальные данные, с помощью которых можно будет получить доступ к их криптоактивам.

Недавно сооснователь Solana Анатолий Яковенко выразил опасения, что в ближайшие пять лет квантовые компьютеры смогут взломать криптографическую защиту Биткоина, и призвал разработчиков как можно скорее внедрить квантово-устойчивую систему подписей.

В конце прошлого года фишинговые уведомления стали получать пользователи другого аппаратного кошелька — Ledger. Мошенники сообщали об утечке конфиденциальных данных и просили подтвердить секретную сид-фразу.

Bacaan Terkait

OpenAI dan Anthropic Ingin "Mengembangkan Chip Sendiri", Selain Biaya, Lebih Penting adalah Kendali atas Daya Komputasi

Menurut laporan, Anthropic sedang bernegosiasi dengan Samsung mengenai chip AI khusus dan telah memulai pengembangan awal chip AI buatan sendiri, mengikuti langkah OpenAI. Kedua perusahaan bergerak menuju kompetisi terintegrasi perangkat lunak dan keras. Motif utama di balik pengembangan chip mandiri ini adalah kendali atas daya komputasi, bukan sekadar pengurangan biaya. Dengan kebutuhan komputasi yang terus meningkat, ketergantungan pada penyedia eksternal seperti GPU Nvidia menimbulkan risiko pasokan dan tekanan biaya. Chip khusus memungkinkan perusahaan mengoptimalkan perangkat keras sesuai dengan arsitektur model spesifik mereka, mencapai peningkatan efisiensi melalui sinergi perangkat lunak-perangkat keras. Meskipun demikian, chip buatan sendiri tidak akan segera menggantikan pemasok eksternal. Proses pengembangan membutuhkan waktu 18-24 bulan, dan chip mandiri kemungkinan akan digunakan untuk beban kerja yang stabil dan frekuensi tinggi (seperti inferensi), sambil tetap memanfaatkan GPU/TPU untuk skenario lainnya. Hal ini berfungsi sebagai opsi cadangan dan alat negosiasi jangka panjang. Tren ini mencerminkan perlombaan yang lebih luas menuju "kemandirian daya komputasi" di industri AI, seperti yang terlihat pada inisiatif serupa dari Google, Amazon, Meta, dan Microsoft. Bagi Samsung, mendapatkan pesanan dari Anthropic akan meningkatkan posisinya dalam persaingan foundry AI. Secara keseluruhan, persaingan model besar kini meluas dari algoritme ke penguasaan atas tumpukan perangkat keras dan daya komputasi.

marsbit1j yang lalu

OpenAI dan Anthropic Ingin "Mengembangkan Chip Sendiri", Selain Biaya, Lebih Penting adalah Kendali atas Daya Komputasi

marsbit1j yang lalu

Awan Bearish Berkumpul saat Opsi Bitcoin dan Ethereum Senilai $2,13 Miliar Berakhir

Pasar kripto memasuki sesi kritis pada 3 Juli dengan kontrak opsi Bitcoin dan Ethereum senilai total $2,13 miliar mencapai masa kadaluarsa. Data ini memberikan gambaran posisi investor di tengah sentimen pasar yang berhati-hati. Sekitar 31.000 opsi Bitcoin (nilai $1,9 miliar) dengan rasio put-call 0,70 dan titik maximum pain $61.000 telah kadaluarsa. Sementara itu, 135.000 opsi Ethereum (nilai $230 juta) kadaluarsa dengan rasio put-call 1,29 dan titik maximum pain $1.650. Rasio put-call Ethereum di atas 1 menunjukkan jumlah opsi jual (put) lebih banyak daripada opsi beli (call), mengindikasikan banyak trader melakukan lindung nilai atau bersikap defensif terhadap potensi penurunan harga lebih lanjut. Aktivitas kadaluarsa terkonsentrasi di sekitar level eksposur gamma kunci, yaitu $60.000 untuk Bitcoin dan $1.700 untuk Ethereum. Meskipun Bitcoin berhasil merebut kembali level psikologis $60.000, sentimen pasar tetap terbagi. Pemulihan belum tentu menandai awal rebound berkelanjutan. Secara keseluruhan, data menunjukkan trader tetap waspada memasuki kuartal ketiga. Posisi defensif Ethereum dan konsentrasi aktivitas lindung nilai mengisyaratkan banyak peserta pasar masih bersiap untuk volatilitas tinggi, alih-alih mengantisipasi kenaikan harga yang pasti. Perhatian investor juga mulai bergeser ke pasar keuangan tradisional dan aset seperti saham ter-tokenisasi.

TheNewsCrypto2j yang lalu

Awan Bearish Berkumpul saat Opsi Bitcoin dan Ethereum Senilai $2,13 Miliar Berakhir

TheNewsCrypto2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片