SEC исключила DePIN-токены из-под своего контроля

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-05-29Terakhir diperbarui pada 2025-09-30

DePIN-токены не являются ценными бумагами, поэтому находятся вне надзора SEC. Об этом говорится в письме регулятора, адресованном проекту DoubleZero.

Главный юрист отдела корпоративных финансов Комиссии Майкл Симэн заявил, что не будет рекомендовать ведомству предпринимать меры в отношении запланированного запуска токена 2Z. По его словам, монета не требует регистрации в качестве ценной бумаги согласно американскому законодательству.

В заявлении команда DoubleZero пояснила, что ее протокол предоставляет блокчейн-системам доступ к «недоиспользуемым частным оптоволоконным линиям», которые обслуживаются участниками сети. Последние и будут получать монеты 2Z.

Соучредитель проекта Остин Федера назвал решение SEC доказательством возможности продуктивного диалога между регуляторами и криптопроектами.

Today is a monumental day for crypto in America.

The @SECGov Division of Corporation Finance confirmed that the DoubleZero Networks’ native token (2Z) flows to contributors of the network are not subject to the registration requirements under the Securities Acts, and has issued… https://t.co/zefnuHDW2p

— Austin Federa | 🇺🇸 (@Austin_Federa) September 29, 2025

«Вердикт SEC по модели токена 2Z — прецедент, важный не только для DoubleZero. Он доказывает, что в Америке может существовать правовое поле для токенов, которые не просто соответствуют регуляторным нормам, но и являются ключевым элементом работы блокчейн-систем, приносящих реальную пользу», — написал он.

Сообщество позитивно отреагировало на новость. К поздравлениям DoubleZero с регуляторной победой также присоединился основатель Solana Анатолий Яковенко.

Yuuuge!!!

— toly 🇺🇸 (@aeyakovenko) September 29, 2025

Бывшая журналистка Fox Business Элеанор Терретт отметила:

«В более широком контексте, это первое письмо об отказе от преследования, полученное от SEC, которое дает определенную нормативную определенность в отношении некоторых моделей распределения токенов».

Позиция SEC

Комиссар Хестер Пирс отдельно пояснила, что экономическая сущность DePIN-проектов фундаментально отличается от операций по привлечению капитала, которые находятся в рамках юрисдикции регулятора.

Она назвала токены этого сегмента — функциональные стимулы для поощрения участников сети, а не доли в компании или обещания прибыли от чужих усилий. По словам чиновницы, такая позиция регулятора позволит провайдерам «вкладывать время в создание инфраструктуры вместо анализа нюансов законов о ценных бумагах».

«Конгресс создал SEC для надзора за рынками ценных бумаг, а не для регулирования всей экономической деятельности», — подчеркнула Пирс.

Комиссар также предупредила, что блокчейн-технологии не раскроют потенциал, если регуляторы будут пытаться вписать все виды деятельности в существующие финансовые рамки.

Напомним, в июле Белый дом представил рекомендации по регулированию криптовалют. Впоследствии SEC запустила инициативу Project Crypto, которую аналитики Bernstein назвали «революционной».

В августе глава Комиссии Пол Аткинс заявил о начале разработки четких правил для криптовалютной отрасли. Позднее он также прокомментировал статус цифровых активов, отметив, что лишь немногие токены являются ценными бумагами.

Bacaan Terkait

Segel Perusahaan Huvycon Disikat Ratusan Orang, ‘Deterrensi Nuklir’ Dalam Perang Bisnis Tingkat Tinggi Kembali Beraksi

Pada 19 Agustus, Haowei Huaxin mengumumkan bahwa ratusan orang memasuki gedung perusahaan, memboboti lemari besi, dan mengambil segel perusahaan termasuk segel Partai, segel perusahaan, segel kontrak, serta segel tanda tangan legal. Perusahaan ini adalah produsen semikonduktor dengan sertifikasi kerahasiaan nasional. Konflik ini berakar pada struktur kepemilikan. Didirikan pada 2010 oleh China Electronics Technology Group Corporation dan Haite High-tech, Haowei Huaxin kemudian melihat perubahan kepemilikan pada 2021 setelah investasi dari Zhengyi Financial. Ini mengakibatkan sengketa kontrol antara Haite High-tech (pemegang saham lama) dan pihak yang didukung Zhengyi (sekarang Qingdao Haiyue Holding). Sengketa ini telah melibatkan saling klaim, pengusiran pejabat, penyitaan aset perusahaan sebelumnya, dan bahkan tuduhan pengelolaan fasilitas semikonduktor yang tidak semestinya. Meskipun Haite High-tech memenangkan beberapa putusan pengadilan dan arbitrase pada 2024-2026 yang menguatkan hak nominasi direksinya, mereka belum berhasil mendapatkan kembali kendali operasional dan segel perusahaan. Nilai Haowei Huaxin diperkirakan antara 12 hingga 16 miliar yuan, sangat kontras dengan nilai tercatatnya sebesar 832 juta yuan dalam laporan Haite High-tech. Kehilangan kontrol atas aset berharga ini merupakan pukulan besar bagi Haite High-tech. Haite High-tech menyatakan tindakan "pengambilan segel" pada 19 Agustus adalah upaya advokasi pemegang saham yang disepakati oleh lima pemegang saham selain Qingdao Haiyue. Insiden "perebutan segel perusahaan" bukanlah hal baru dalam persengketaan bisnis Tiongkok, seperti yang terlihat dalam kasus NVC Lighting, Weihe Shares, Dangdang, Bitmain, dan Tanshi. Meskipun menguasai segel memberikan keuntungan operasional jangka pendek dengan memblokir aktivitas hukum pihak lain, hal ini tidak menyelesaikan sengketa kepemilikan yang mendasarinya. Pihak yang kehilangan segel dapat melaporkan ke polisi, mendeklarasikan segel hilang, atau mengajukan segel baru. Pada akhirnya, tindakan seperti ini hanya memperpanjang ketidakpastian, sebagaimana terlihat dalam kasus-kasus sebelumnya yang berlarut selama bertahun-tahun. Esensi tata kelola perusahaan yang baik tidak terletak pada penguasaan segel fisik.

marsbit19m yang lalu

Segel Perusahaan Huvycon Disikat Ratusan Orang, ‘Deterrensi Nuklir’ Dalam Perang Bisnis Tingkat Tinggi Kembali Beraksi

marsbit19m yang lalu

Dua 'Paus' di ETH Jual Aset Senilai $63 Juta di Tengah Tekanan Penjual yang Menguat

Platform analisis blockchain Lookonchain melaporkan bahwa dua "ikan paus" atau pemain besar telah menjual aset Ethereum ($ETH) senilai total sekitar $63 juta di tengah tekanan penjualan. Pemain pertama, yang dikenal sebagai "7 Siblings," menjual 14,000 $ETH senilai $32.85 juta dengan harga rata-rata $2,346. Entitas ini memiliki pola khas: membeli $ETH saat harga turun tajam dan kemudian mengambil keuntungan melalui transfer besar yang terkoordinasi. Meski masih menjadi salah satu dompet $ETH terbesar, aksi jualnya kali ini dianggap sebagai pengambilan keuntungan biasa. Beberapa jam kemudian, dompet anonim lain (0xFD10) menjual 11,252 stETH dan 1,824 $ETH, menghasilkan sekitar $30.78 juta. Berbeda dengan "7 Siblings", motif penjualan dompet ini kurang jelas. Penjualan besar-besaran ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas, di mana pemegang jangka panjang dan trader swing memanfaatkan kenaikan harga dan stabilitas lokal untuk mengurangi posisi mereka. Meski terjadi penjualan, harga $ETH bertahan di sekitar $2,350, bahkan menunjukkan kenaikan dari level $2,286 beberapa jam sebelumnya. Aksi para "ikan paus" ini menjadi sorotan. Jika penjualan berlanjut dan harga tembus di bawah $2,300, perhatian bisa beralih ke zona $2,000. Namun, pemulihan harga yang berkelanjutan akan mengindikasikan bahwa penjualan Jumat lalu hanya pengambilan keuntungan sesaat, bukan awal dari fase distribusi yang lebih dalam.

cryptonews.ru49m yang lalu

Dua 'Paus' di ETH Jual Aset Senilai $63 Juta di Tengah Tekanan Penjual yang Menguat

cryptonews.ru49m yang lalu

Trading

Spot
活动图片