Аналитик TradingView объявил о начале медвежьего цикла биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-25Terakhir diperbarui pada 2025-09-26

Анонимный аналитик платформы TradingView под ником EXCAVO опубликовал прогноз о завершение бычьего цикла биткоина и переходе к фазе постепенной коррекции стоимости первой криптовалюты.

По мнению эксперта TradingView, медвежий тренд биткоина уже начался, и на пике нисходящего цикла цена монеты может упасть до $61 000. На крипторынке аналитик разглядел общее ослабление восходящего импульса, связанное с существенным перетоком свободной ликвидности в биткоины — на фоне изменения настроений розничных и корпоративных инвесторов.

EXCAVO заявил, что выводы о предстоящем развороте бычьего тренда подтверждаются тремя классическими признаками достижения пика цены:

  1. «Всеобщий оптимизм» — когда позитивные настроения криптоинвесторов подпитываются благоприятными событиями, а правительства одобряют криптовалюты и заявляют о формировании резервных фондов биткоинов, что поддерживает бычий настрой.

  2. Биткоин активно скупают крупные финансовые компании и инвестфонды. Например, публичные фирмы вроде Strategy и Metaplanet наращивают значительные запасы криптовалюты.

  3. Наконец, медиа активно распространяют позитивные новости о неизбежном росте биткоина в среднесрочной перспективе, например, до $200 000, $300 000 и даже более $1 млн.

Обилие подобных сообщений и нежелание инвесторов продавать первую криптовалюту в надежде на будущий рост также указывают на достижение пика стоимости биткоина и возможный разворот, добавил аноним. По его словам, согласно теории рыночных циклов, после 151 недели роста всегда наступает 51 неделя снижения. Таким образом, к 6 октября крипторынок может вступить в начальную фазу глубокой коррекции, предполагает EXCAVO.

Ранее основатель аналитической компании Global Macro Investor и сооснователь медиаплатформы Real Vision Рауль Пал (Raoul Pal) заявил, что цена биткоина движется в боковом тренде и перестала следовать за увеличением глобальной денежной массы (M2) из-за финансовыйх интервенций Минфина США на рынке государственных долговых инструментов.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit4j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片