Компания Cipher Mining анонсировала выпуск конвертируемых облигаций на $1,1 млрд

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-25Terakhir diperbarui pada 2025-09-26

Cipher Mining (NASDAQ:CIFR) сообщила о размещении конвертируемых старших облигаций на сумму $1,1 млрд с нулевым купоном и сроком погашения в октябре 2031 года. Первоначально объем предложения составлял $800 млн, но был увеличен из-за высокого спроса со стороны институциональных инвесторов. Сделка проводится в частном порядке в рамках правила 144A. Ее завершение ожидается 30 сентября 2025 года.

Эти облигации необеспеченные и не будут приносить процентного дохода, а их сумма не станет увеличиваться к погашению. Держатели смогут конвертировать бумаги в акции компании по цене $16,03 за акцию, что на 37,5% выше текущих котировок — $11,66. Конвертация возможна в определенные периоды до июля 2031 года, а затем — в любое время до даты погашения. Cipher сможет расплачиваться наличными, акциями или их комбинацией.

Компания также предусмотрела право досрочного выкупа облигаций начиная с октября 2028 года. Это возможно, если цена акций будет превышать 130% установленной цены конверсии в течение оговоренного периода. В случае фундаментальных корпоративных изменений держатели смогут потребовать выкуп бумаг по номиналу. Кроме того, обязательный оффер предусмотрен в 2029 году.

Чистые поступления от сделки оцениваются в $1,08 млрд, а при полном использовании опциона андеррайтеров могут достичь $1,27 млрд. Из этой суммы около $70 млн будет направлено на capped call транзакции для защиты от «размывания» акций. Остальные средства пойдут на строительство дата-центра Barber Lake, расширение стратегии высокопроизводительных вычислений (HPC) и развитие проектов общей мощностью 2,4 ГВт.

Руководство Cipher подчеркнуло, что новые денежные средства ускорят реализацию стратегии компании в сфере инфраструктуры для майнинга и HPC. Организация активно расширяет сеть индустриальных дата-центров и видит в этом ключ к долгосрочному росту.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit4j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片