Perp DEX 全解析:从技术创新到市场竞争,链上永续合约交易所有未来吗?

深潮TechFlowDipublikasikan tanggal 2025-09-19Terakhir diperbarui pada 2025-09-19

Abstrak

Perp DEX 作为链上金融策略根基的角色越来越明确,未来有望推出更可程式化、模组化的产品,让价值捕捉更加即时有效。

来自:链新闻

去中心化永续合约交易所 (Perp DEX) 已成为 DeFi 生态系中最具活力的领域之一。不仅是年交易量屡创新高,平台创新与策略产品更层出不穷。链上研究员 JasonZha 对此深入剖析了 Perp DEX 的发展脉络、平台竞争与未来潜力,揭示链上衍生品市场的关键动向。

Perp DEX 的主流之路

从 dYdX 到 Hyperliquid:Perp DEX 的演进历程

Perp DEX 的起源可追溯至 2019 年,当时 dYdX 率先推出基于链上订单簿 (order book) 的永续合约交易模式,为去中心化衍生品市场奠定基础。

此后,GMX 引入资金池 (Liquidity Pool) 架构,因 HLP Vault 接管机制引发争议的 Hyperliquid 也凭借著创新技术快速崛起,进一步丰富了市场形态:

这些平台透过 AMM、Vault、套利与对冲策略,激发了大量链上流动性与使用者参与度。

(Hyperliquid HLP 受损后调整 BTC、ETH 杠杆上限,强调数据透明的市场竞争力)

策略多元与生态扩展:高 APR 与套利机会吸引资金涌入

JasonZha 指出,Perp DEX 的繁荣离不开复杂且创新的金融策略。例如 Jupiter JLP 的 Delta Neutral 的对冲策略,曾提供年化超过 100% 的报酬率,吸引众多投资者。

另外,Drift 及 taoli.tools 等也提供策略模组与自动化工具,成为用户活化套利与风控的利器,进一步壮大整体生态。

市场现况:Hyperliquid 称霸、竞品望尘莫及

Dune 数据显示,2025 年 Perp DEX 平均每周交易量达 80 亿美元,虽仍远低于币安等 CEX 的约 3,000 亿美元,但增长力道强劲。

其中,Hyperliquid 以超过 60% 的市占率居市场之首,优势来自其高性能交易架构与创新的流动性解决方案。

JasonZha 更对此统整了各平台特色:

dYdX:专业交易者导向,使用订单簿模式,费用收入稳定。

GMX:强调去中心化与流动性提供者报酬,资金池机制。

Hyperliquid:市场领导者,高深度及流动性架构吸引用户,但存在潜在中心化风险。

Jupiter:高 APR 与策略弹性,吸引收益导向用户。

费用收入揭示潜力:Perp DEX 成「印钞机」?

JasonZha 也统计了去年数据,Perp DEX 平台的费用收入表现亮眼:

GMX:2024 年费用收入约 1 亿美元,产品推出以来总计超过 4 亿美元。

Hyperliquid:2024 年估收 2.5 亿美元,累计收入约 2.95 亿美元,2025 年第一季即达 4,500 万美元。

dYdX:2024 年估收 5,000 万美元,累计收入约 8,520 万美元。

这些数据显示,即便规模不及 CEX,Perp DEX 在利润性与用户黏著度上仍具备强大潜力。

现存挑战:Perp DEX 缺乏长期竞争优势

即便市场火热,不少观察者也指出其潜在风险:

缺乏长期护城河,容易陷入激烈竞争。

若平台未能持续与 DeFi 实际需求对接,可能丧失核心价值。

但另一方面,JasonZha 也指出:

Perp DEX 作为链上金融策略根基的角色越来越明确,未来有望推出更可程式化、模组化的产品,让价值捕捉更加即时有效。

Perp DEX 的主流之路

从长远来看,Perp DEX 作为 DeFi 基础设施的重要一环,其透明性、用户资金自主掌控、创新金融工具的快速部署能力,正在吸引全球交易者与开发者的目光。

不过,若无法靠技术壁垒、用户习惯、资金网路与治理机制等,打造出持久的差异化,最终仍会陷入「比机制、比费用、比补贴」的无止境竞争。

随著生态愈趋成熟,Perp DEX有望在2025年后持续扩大市场影响力,推动区块链衍生品进入主流金融视野。

Bacaan Terkait

"Tidak ada kepanikan di pasar". Apa yang akan terjadi dengan Bitcoin minggu ini

Harga Bitcoin (BTC) turun sekitar 2% dalam seminggu, diperdagangkan di sekitar $63,5 ribu per 17 Agustus, tetap dalam kisaran $62-65 ribu seperti sepanjang awal bulan. Para ahli menyoroti faktor-faktor penghambat kenaikan. Latar belakang makroekonomi AS sedikit membaik dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve (The Fed), yang biasanya mendukung aset berisiko seperti kripto. Namun, ini saja tidak cukup untuk mendorong kenaikan signifikan. Penanda sentimen utama adalah aliran dana masuk/keluar ke ETF spot Bitcoin di AS. Aliran keluar bersih sekitar $389 juta pekan lalu memberi sinyal negatif dan menyulitkan pembeli menembus level resistensi. Altcoin seperti Ethereum, Solana, dan XRP juga melemah, dengan pasar yang sangat selektif. Tekanan tambahan berasal dari penjualan berkelanjutan oleh perusahaan Strategy milik Michael Saylor (meski berhenti pekan ini) dan tidak adanya kemajuan regulasi kripto di AS, seperti penundaan RUU CLARITY Act dan pembatalan pertemuan SEC. Untuk pekan depan, perhatian pasar akan terfokus pada risalah rapat The Fed dan dinamika ETF. Level kunci support BTC adalah zona $61-62 ribu, sementara untuk kembali ke tren naik perlu konsolidasi di atas $66-67 ribu. Skenario dasar untuk saat ini adalah pergerakan sideways (mendatar) dengan volatilitas tinggi dalam kisaran $60-66 ribu. Tidak ada kepanikan di pasar, tetapi juga belum ada dasar untuk reli berkelanjutan. Jika BTC bisa bertahan di atas $64-65 ribu, pergerakan menuju $67 ribu mungkin dicoba. Namun, untuk menguji $68-70 ribu, pasar memerlukan aliran masuk ETF yang stabil, latar belakang eksternal yang tenang, dan sinyal lunak dari The Fed. Sebaliknya, jika BTC gagal mempertahankan level di atas $62 ribu, tekanan bisa meningkat dengan cepat menuju $60 ribu, dan dalam skenario terburuk, penurunan jangka pendek ke area $58-59 ribu mungkin terjadi, meski ini lebih merupakan risiko daripada skenario utama saat ini.

cryptonews.ru6m yang lalu

"Tidak ada kepanikan di pasar". Apa yang akan terjadi dengan Bitcoin minggu ini

cryptonews.ru6m yang lalu

Boom AI Hadapi Masalah Overleverage Setelah Kejatuhan Dana dengan 67% Investasi

Boom AI Hadapi Masalah Penggunaan Utang Berlebihan Setelah Runtuhnya Dana dengan 67% Investasi Dana lindung nilai Situational Awareness AI milik Leopold Aschenbrenner anjlok sekitar 67% pada Juli karena margin call, memaksa penjualan seluruh portofolio publiknya. Keruntuhan ini mempertanyakan prospek pasar saham untuk paruh kedua 2026. Meski prediksi permintaan AI akurat, dana yang sebelumnya mencetak return 439% dengan leverage 4x hampir mengalami bencana akibat penurunan 35-47% pada posisi utamanya di infrastruktur dan chip AI. Kesalahan bukan pada taruhannya. Portofolio dana banyak berisi saham seperti SanDisk dan Micron, didukung data pertumbuhan permintaan chip memori dan kenaikan harga NAND serta DRAM. Namun, indeks semikonduktor Philadelphia turun hampir 30% dari puncaknya, dan leverage tinggi mencegah dana bertahan hingga pemulihan. Bank sentral seperti Bank of England telah memperingatkan risiko peningkatan leverage di pasar saham, terutama pada perusahaan AI yang dinilai terlalu tinggi. Mereka mengingatkan insiden seperti Archegos 2021. Pertanyaan terbuka adalah apakah perdagangan AI institusional akan bertahan. JP Morgan menyebut efek leverage mungkin masih ada, tetapi investor cenderung beralih ke aset riil berjangka panjang. Investasi AI tidak melambat (diperkirakan mencapai $7.6 triliun untuk daya komputasi dan data center), namun pasar mungkin lebih berhati-hati dalam menerima risiko, dan apakah penurunan berikutnya akan dihadapi modal sabar atau penjualan panic oleh pemegang saham dengan leverage tinggi.

cryptonews.ru8m yang lalu

Boom AI Hadapi Masalah Overleverage Setelah Kejatuhan Dana dengan 67% Investasi

cryptonews.ru8m yang lalu

Blockstream Swaps Masuk Fase Beta, Mengisi Kekosongan di Ekosistem BTC yang Ditinggalkan Boltz

Blockstream telah mengumumkan dimulainya fase beta untuk layanan pertukaran aset tanpa kepercayaan (trustless swap) mereka, yang disebut Blockstream Swaps. Layanan ini dirancang untuk memfasilitasi perpindahan Bitcoin antara jaringan utama (mainchain), Lightning Network, dan sidechain Liquid. Keputusan ini muncul tak lama setelah Boltz, penyedia layanan serupa, menutup operasinya karena serangan yang dilakukan oleh agen kecerdasan buatan (AI). Blockstream menekankan bahwa mereka tidak bermaksud menggantikan Boltz, melainkan untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan ekosistem Bitcoin. Mereka telah mengembangkan layanan ini sebelumnya, namun penutupan Boltz memberikan dorongan urgensi. Blockstream Swaps melengkapi kemampuan pertukaran atom antara Lightning dan Liquid yang telah ada, dengan menambahkan dukungan untuk Bitcoin jaringan utama, sehingga menciptakan konektivitas penuh antara ketiga lapisan tersebut. Sementara itu, penutupan Boltz dan insiden keamanan pada operator Lightning Network lainnya seperti ZEUS telah menimbulkan kekhawatiran. Namun, data menunjukkan bahwa jaringan Lightning Network secara keseluruhan tetap tumbuh selama periode tersebut, mengindikasikan masalah terletak pada level operator, bukan protokol inti. Industri saat ini sedang menghadapi perlombaan senjata dalam keamanan siber, dengan banyak perusahaan Bitcoin yang kini beralih ke laboratorium AI canggih untuk melawan ancaman yang semakin canggih dari penyerang yang memanfaatkan AI.

cryptonews.ru11m yang lalu

Blockstream Swaps Masuk Fase Beta, Mengisi Kekosongan di Ekosistem BTC yang Ditinggalkan Boltz

cryptonews.ru11m yang lalu

Trading

Spot
活动图片