Coinbase

比推Dipublikasikan tanggal 2025-09-17Terakhir diperbarui pada 2025-09-17

原文:Ben Weiss,《财富》

编译:Yuliya,PANews

原标题:Coinbase史上最严重泄密案内鬼曝光,外包客服手机偷拍上万客户资料,一张照片卖200美金


今年5月,Coinbase披露黑客窃取了数千名客户的个人数据,并利用这些信息诱骗受害者交出加密资产。Coinbase表示此次事件可能导致其损失高达4亿美元。根据官方说法,此次黑客攻击源自印度一家外包公司的内部人员,但美国这家最大加密交易所一直未透露具体涉案人员信息。最新的法院文件则揭示了一名嫌疑人的身份及其在此次事件中所扮演的角色,这也是Coinbase历史上最严重的一次安全漏洞。

根据集体诉讼律所Greenbaum Olbrantz周二提交的修正诉状,此次黑客事件与TaskUs员工Ashita Mishra有关。TaskUs是一家总部位于德州的上市公司,主要业务是为大型科技公司提供外包客服支持,并在低成本劳动力市场开展业务。Mishra就职于TaskUs位于印度印多尔的服务中心。

诉讼指称,自2024年9月起,Mishra开始窃取机密客户数据,包括社会安全号码和银行账户信息。她同意将这些信息出售给黑客,黑客随后冒充Coinbase员工,诱骗受害者转移加密资产。

从2024年9月至2025年1月,Mishra与另一名同伙招募更多TaskUs员工参与窃取客户信息,形成了一个“复杂的辐射式阴谋网络”,通过TaskUs电脑将Coinbase客户数据输送给犯罪分子。诉状援引一名前TaskUs员工的说法称,甚至连团队主管和运营经理也参与其中。

当TaskUs最终意识到问题时,Mishra的手机中已保存超过1万名Coinbase客户的数据。诉状指出,Mishra及其同伙每张照片可获得200美元的报酬,有时她一天会拍摄多达200张Coinbase客户账户的照片。Coinbase在监管文件中披露,最终受影响的客户超过6.9万人。

根据《财富》此前报道,此次行贿计划的幕后主谋似乎是一些十几岁或二十出头的年轻人,他们隶属于一个名为“the Comm”的松散黑客组织。

有关数据盗窃从2024年9月开始的指控意义重大,因为Coinbase此前曾表示攻击发生在12月下旬。

在另一项值得注意的发展中,TaskUs本月声称,不仅外部供应商,Coinbase内部员工也涉及此次黑客事件,但该公司并未进一步说明。

事件曝光后,Coinbase一名发言人向《财富》表示:“我们立即通知了受影响用户和监管机构,补偿了受影响的客户,加强了对供应商和内部人员的管控,并终止了与TaskUs的合作关系。我们拒绝向犯罪分子支付赎金,而是设立了2000万美元的奖励,用于征集能导致嫌犯被捕和定罪的信息。”

对于修正诉状,TaskUs未立即作出回应。《财富》也未能立即找到Ashita Mishra的联系方式。

TaskUs此前曾对《财富》表示:“公司将客户及其用户数据的安全视为最高优先事项,并会持续加强全球安全协议与培训项目。”

一系列的掩盖行为

诉状所描绘的故事,是迄今为止关于今年最大加密货币黑客事件之一、也是Coinbase十余年历史中最严重漏洞的最详细记录。

其他原告律师此前已就此次黑客事件起诉Coinbase,而Coinbase一直推动将这些诉讼纳入仲裁程序。仲裁历来帮助企业减轻财务损失和负面舆论,这或许也解释了为什么该集体诉讼律所选择起诉外包方TaskUs,而不是直接起诉Coinbase。

在诉状中,该律所指控TaskUs“采取措施让知情者保持沉默”。据《财富》此前报道,今年1月,TaskUs在印多尔解雇了226名员工。诉状援引一名前员工的说法称,公司采取这一极端举措,是因为密谋团体“已如此全面渗透到TaskUs系统中,以至于公司无法识别所有涉案人员”。

此外,在2月10日,TaskUs决定解雇原本负责调查泄密事件的人力资源团队。诉状称,这种做法是一种“一系列的掩盖行为”。

Greenbaum Olbrantz此次提交的新法院文件,是对5月最初诉状的修正版。当时Coinbase刚披露黑客事件约两周。该律所此前曾发起多起高调诉讼,包括指控航空公司出售“靠窗座位”,却实际将乘客安排在没有窗户的墙边。

Coinbase方面则试图将这起诉讼纳入针对该交易所所有黑客相关案件的合并诉讼中。而TaskUs则提出动议,要求驳回这起诉讼,并阻止其被纳入更大范围的合并诉讼。

Greenbaum Olbrantz联合创始人Carter Greenbaum在一份声明中表示:“我们的修正诉状前所未有地揭示了此次数据泄露事件是如何发生的,我们将继续努力追究所有相关责任方的法律责任。”


Twitter:https://twitter.com/BitpushNewsCN

比推 TG 交流群:https://t.me/BitPushCommunity

比推 TG 订阅: https://t.me/bitpush

说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

Pemain Puncak Model Besar Tersedotnya Pasar Primer

Pasar modal global sedang mengalami gelombang pembiayaan besar yang disebut "malam sebelum pembersihan" di arena model AI besar. Baru pada Mei ini, lebih dari $7 miliar mengalir ke tiga perusahaan utama di Tiongkok: Kimi, StepFun (dikabarkan), dan DeepSeek. Di pasar AS, OpenAI, Anthropic, dan SpaceX milik Elon Musk (setelah merger dengan xAI) diprediksi akan IPO tahun ini dengan valuasi gabungan melebihi $3 triliun. Aliran modal ini terkonsentrasi hanya pada segelintir pemain puncak, bukan seluruh industri. Fase "pertempuran seratus model" telah berakhir dengan tingkat eliminasi di atas 90%. Kini, kapital adalah tentang "mengisi bahan bakar" finalis terakhir. Perubahan ini didorong oleh pergeseran narasi industri dari "model dengan parameter terbesar" menjadi ekonomi "pabrik Token". Munculnya agen cerdas seperti OpenClaw telah meledakkan konsumsi Token hingga jutaan per tugas, mengubah model AI menjadi campungan "perangkat lunak + komputasi awan + aset berat". Siapa yang menguasai sumber daya komputasi dan dapat memproduksi Token dengan biaya terendah akan menguasai harga. Komersialisasi kini menjadi prioritas utama karena "premium AGI" mendingin. Pasar beralih dari "siapa yang lebih dekat dengan AGI?" ke "siapa yang bisa menghasilkan uang?" dan "siapa yang bisa bertahan?". Tolok ukur kesuksesan telah bergeser dari skor uji model ke kesehatan arus kas, basis pelanggan, dan keunggulan biaya. Masa depan kompetisi akan ditentukan oleh tiga faktor: 1) Kemampuan menghasilkan uang, 2) Pengendalian biaya komputasi, dan 3) Diferenisasi jalur pengembangan antara agen untuk Bisnis (ToB) dan Konsumen (ToC). Di tengah tagihan komputasi yang tinggi dan konsentrasi modal, kemampuan untuk menciptakan arus kas positif akan menentukan siapa yang tersisa setelah "malam pembersihan" ini.

marsbit2m yang lalu

Pemain Puncak Model Besar Tersedotnya Pasar Primer

marsbit2m yang lalu

AI Raksasa Antre IPO, Akankah Ini Menjadi "Pesta Terakhir" Saham AS?

**Raksasa AI Antre IPO, Apakah Ini 'Pesta Terakhir' Saham AS?** Gelombang IPO terbesar dalam sejarah sedang terbentuk, dengan tiga raksasa AI—OpenAI, Anthropic, dan SpaceX—bersiap melantai di bursa. Masing-masing menargetkan valuasi triliunan dolar, dengan total yang bisa mengubah lanskap pasar saham AS. OpenAI dikabarkan akan mengajukan IPO rahasia dengan target valuasi lebih dari $1 triliun dan menggalang dana sekitar $60 miliar, melampaui rekor Saudi Aramco. Namun, di balik angka-angka fantastis, kondisi finansial kedua perusahaan AI unggulan ini sangat kontras. Anthropic memperkirakan pendapatan Q2 2024 akan berlipat ganda menjadi $10.9 miliar dan mencapai profitabilitas operasional, didorong oleh permintaan kuat dari klien korporat. Sebaliknya, OpenAI, dengan basis pengguna gratis yang sangat besar, masih merugi dalam. Margin operasionalnya yang disesuaikan berada di -122%, dan arus kas positif baru diproyeksikan mencapai tahun 2029-2030. IPO dengan skala sebesar ini menciptakan efek "hisapan" likuiditas yang signifikan. Analis memperingatkan bahwa masuknya perusahaan-perusahaan ini ke indeks utama dapat memaksa dana pasif menjual ratusan miliar dolar saham teknologi besar yang ada untuk dialokasikan ke pendatang baru, berpotensi menekan harga saham lama. Beberapa pengamat melihat gelombang IPO ini sebagai upaya memindahkan risiko investasi tahap awal dari investor privat ke investor publik dan institusi seperti dana pensiun, pada saat sentimen masih sangat tinggi. Mereka mempertanyakan apakah pasar dapat mempertahankan valuasi yang didasarkan pada narasi pertumbuhan jangka panjang di tengah realitas kerugian saat ini.

marsbit11m yang lalu

AI Raksasa Antre IPO, Akankah Ini Menjadi "Pesta Terakhir" Saham AS?

marsbit11m yang lalu

Ketua Fed Terkaya dalam 112 Tahun Telah Tiba: Kevin Warsh Sedang Menulis Ulang Aturan

Kevin Warsh telah resmi dilantik sebagai Ketua Federal Reserve AS pada 22 Mei. Sebagai ketua terkaya dalam sejarah Fed dengan kekayaan pribadi dan keluarga mencapai miliaran dolar, latar belakangnya berasal dari Wall Street dan pengalamannya menangani krisis keuangan 2008 membawa pendekatan baru. Warsh mengusulkan kebijakan kontroversial "pengurangan neraca (quantitative tightening) bersamaan dengan penurunan suku bunga," bertujuan memberi ruang bagi suku bunga agar lebih efektif. Namun, usulannya menghadapi kendala besar: ekspansi fiskal pemerintah AS yang masif melalui penerbitan utang baru membuat rencana pengurangan neraca Fed sulit dijalankan tanpa memicu lonjakan imbal hasil obligasi. Artikel ini menganalisis bahwa fokus utama Warsh kemungkinan adalah mereformasi kerangka kerja dan komunikasi kebijakan moneter Fed—seperti mengurangi panduan ke depan (forward guidance) dan mengencangkan disiplin komunikasi pejabat—daripada secara drastis mengubah ukuran neraca. Posisinya terhadap independensi Fed juga terlihat lebih fleksibel terhadap tekanan politik dari Gedung Putih. Dampak potensial meliputi: volatilitas berkelanjutan di pasar obligasi AS, tekanan struktural jangka panjang pada sentimen kredit dolar, dan percepatan tren diversifikasi mata uang dalam perdagangan minyak. Bagi investor, rekomendasi strateginya adalah diversifikasi aset, termasuk mempertimbangkan alokasi pada emas dan aset dalam mata uang seperti yuan.

链捕手21m yang lalu

Ketua Fed Terkaya dalam 112 Tahun Telah Tiba: Kevin Warsh Sedang Menulis Ulang Aturan

链捕手21m yang lalu

τ Scaling: Mesin Pertumbuhan Baru yang Dirancang Huawei untuk Era Pasca-Moore

Selama 60 tahun terakhir, industri semikonduktor bergerak dengan menyusutkan ukuran transistor (Hukum Moore). Namun, jalan ini kini mandek: keuntungan proses di bawah 7nm merosot, biaya lithografi sangat tinggi, biaya desain chip melampaui $10 miliar, dan biaya per transistor justru naik. Tim semikonduktor Huawei, berdasarkan 6 tahun penelitian dan 381 chip produksi massal, mengusulkan arah baru: **τ Scaling (Skala Tau)**. Alih-alih berfokus pada ukuran, teori ini menjadikan **waktu** sebagai metrik pengoptimalan inti, dengan menekan waktu karakteristik (τ) secara menyeluruh di seluruh rantai, dari sakelar transistor (pikodetik) hingga tugas di pusat data (detik), mencakup 12 orde besaran. Intinya: **dulu berkompetisi siapa yang lebih kecil, sekarang siapa yang lebih cepat, latensi lebih rendah, dan efisiensi lebih tinggi.** **Apa itu τ Scaling?** τ adalah delay / konstanta waktu di setiap lapisan, dibagi menjadi empat: transistor (kecepatan sakelar), sirkuit (delay transmisi sinyal), chip (delay komputasi dan akses memori), dan sistem (waktu komunikasi ujung-ke-ujung). Tujuannya adalah menekan τ secara holistik di seluruh tumpukan teknologi. **Implementasi di Ponsel: LogicFolding** Tanpa meningkatkan proses manufaktur, chip ditumpuk secara vertikal (3D) dengan *hybrid bonding* presisi tinggi untuk mendistribusikan jalur kritis ke beberapa lapisan. Hasilnya: kepadatan transistor naik 55%, efisiensi energi naik 41%, frekuensi SRAM naik >40%. Target frekuensi Kirin: 3.1GHz pada 2026 dan 4GHz pada 2029. **Implementasi di Pusat Data AI: Tekan Latensi Seluruh Rantai** Intinya adalah mengurangi waktu komunikasi, yang menyumbang 80% konsumsi energi dan 70% biaya. 1. **Unified Bus:** Menghapus protokol berlapis, mengurangi delay akses jarak jauh dari puluhan mikrodetik menjadi sekitar 100 nanodetik (500x lebih cepat). 2. **Interkoneksi Optik Hi-ONE:** Kecepatan 8Tb/s per modul, jarak diperpanjang dari 1 meter (tembaga) menjadi 100 meter (serat optik), mendukung kluster puluhan ribu chip. 3. **3D Folding:** Mengatasi keterbatasan antarmuka pada kemasan 2.5D dengan mengintegrasikan memori, catu daya, dan port optik secara vertikal, memungkinkan skalabilitas seimbang dengan daya komputasi. **Reintegrasi Logika dan Memori** Di era AI, perpindahan data lebih kritis daripada komputasi. Karena itu, memori dan unit logika harus terintegrasi erat secara 3D, menggeser pusat gravitasi industri ke memori dan kemasan lanjutan. **Tantangan yang Tersisa** Termasuk adaptasi alat EDA untuk desain 3D, optimasi variasi proses dan loss interkoneksi vertikal antar wafer, serta penyusunan standar baru untuk efisiensi energi dan pengukuran kinerja. **Kesimpulan** Era penyusutan ukuran Hukum Moore telah berakhir, digantikan oleh era penskalaan waktu. Dengan optimasi arsitektur sistem, penumpukan 3D, dan interkoneksi, peningkatan berkelanjutan dalam kinerja dan efisiensi tetap mungkin tanpa selalu bergantung pada teknologi lithografi paling mutakhir. Ini akan menjadi jalur inti semikonduktor untuk 10 tahun ke depan.

marsbit1j yang lalu

τ Scaling: Mesin Pertumbuhan Baru yang Dirancang Huawei untuk Era Pasca-Moore

marsbit1j yang lalu

NodeStrategy: Proyek DAT Ordinals Pertama, Membawa Narasi Perbendaharaan Strategy ke NFT

**Ringkasan:** NodeStrategy, proyek token Rune di Bitcoin yang disebut-sebut sebagai DAT Ordinals pertama, berupaya meniru narasi "vault" seperti MicroStrategy pada NFT. Proyek ini menggunakan token NODESTRAT untuk membangun perbendaharaan aset berupa koleksi NFT NodeMonkes. Skemanya adalah siklus empat langkah: biaya transaksi 10% digunakan untuk membeli NFT, NFT dijual dengan target keuntungan, dan hasilnya dipakai untuk membeli kembali & menghancurkan NODESTRAT untuk mendorong harga. Namun, desainnya memiliki kelemahan mendasar. Karena Bitcoin L1 tidak memiliki kontrak pintar, biaya 10% itu hanya dapat diterapkan di satu platform perdagangan tertentu (radFi/Bound). Jika token diperdagangkan di tempat lain, siklus pendanaannya akan berhenti. Ini membatasi likuiditas secara ekstrem. Masalah lainnya adalah biaya 10% yang sama justru meredam permintaan. Pembeli dan penjual terkena biaya bolak-balik 20%, menghambat aktivitas perdagangan. Volume rendah berarti sedikit biaya yang masuk ke perbendaharaan, sehingga mekanisme pembelian kembali dan penghancuran token hampir tidak bekerja. Akibatnya, harga token stagnan dan terdiskonto besar (0.46x) dibandingkan nilai aset bersih (NAV) vault. NAV itu sendiri tidak dapat ditebus secara langsung, sehingga tidak mampu mendukung harga. Singkatnya, mesin yang dirancang untuk *number go up* ini justru mengunci dirinya sendiri: bahan bakarnya (biaya transaksi) membunuh permintaan, dan hanya bisa didapat dengan membatasi perdagangan pada satu platform, yang pada akhirnya mencekik likuiditas dan pertumbuhannya.

marsbit1j yang lalu

NodeStrategy: Proyek DAT Ordinals Pertama, Membawa Narasi Perbendaharaan Strategy ke NFT

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片