挑战传统体系:MetaComp 与 OSL 两家亚洲最大 OTC 服务商新港联手,推动稳定币跨境支付与 RWA 金融

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-09-14Terakhir diperbarui pada 2025-09-15

MetaComp 以新加坡合规底座与 StableX 的技术能力为锚,OSL 以香港机构网络与基础设施为锚,共同推动亚洲数字金融从“连接”走向“融合”。

在亚洲数字金融版图上,新加坡与香港长期被视为并驾齐驱的两大国际金融中心: 以合规稳健著和开放联通见长。如今,作为亚洲最大的两家稳定币OTC服务商,MetaComp 与 OSL 的战略携手,正把两地的制度优势、市场深度与全球触达真正“连成一体”,为跨境稳定币结算与实务资产代币化资产市场开辟出一条更快、更稳、更透明的“高速通道”。

新加坡的合规底座 × 香港的市场纵深

作为持有新加坡金融管理局(MAS)颁发牌照的跨境外汇与数字资产基础设施服务商,MetaComp 始终坚持“合规优先、机构标准”的建设思路:跨境支付、稳定币结算、资产托管与流动性管理,一条龙打磨“看得见的合规底座”。

OSL 则在香港深耕多年,持续夯实牌照体系与机构服务能力,形成面向全球的数字金融基础设施网络。

此次合作并非简单的对接,而是以双轮驱动的方式,共同打造“新加坡—香港互联中心(SG–HK Connected Centre)”:在统一的合规框架下实现跨境资金的高效流转与风险可控。

稳定币成为跨境价值流动的新引擎

稳定币正从“新技术”走向“新基础设施”。MetaComp 自主研发的 StableX 平台,聚焦跨境外汇与流动性路由:

· 以USD 与合规稳定币 为核心媒介,提升跨境到账速度与成本效率;

· 通过智能路由在速度、成本与结算确定性之间动态寻优;

· 作为CAMP(Client Asset Management Platform) 的外汇层,打通传统金融与数字资产的程序化衔接。

与OSL 的基础设施链接后,新加坡—香港之间 的支付机构与金融机构可更便捷地进行稳定币结算,获得 更优定价、更低滑点、更强深度 的机构级体验。

从支付走向资本市场:RWA 代币化的合规通道

合作不止于支付端。伴随代币化在资本市场的加速落地,MetaComp 将与其母公司 Alpha Ladder Finance(ALFin)(持有 MAS 资本市场服务(CMS)牌照与认可市场营运商(RMO)资格)以及 OSL 共同探索:

· 真实世界资产(RWA) 的跨市场挂牌与合规交易;

· 面向机构与合格投资者的法币/稳定币多通道结算;

· 以透明、监管可审计的机制提升代币化资产的流动性与可获得性。

这意味着,以新加坡与香港为“双锚点” 的代币化市场基础设施,正在形成可复制、可扩展的亚洲样板。

合规与风控:把“可信”写进底层

数字金融要想真正走向机构化,合规与风控必须写进底层代码。MetaComp 与 OSL 将在 KYC 数据库、链上钱包分析、跨链追踪 等方面深化协作,持续强化 AML/CFT 体系建设,把“可信”变为可验证、可度量的硬指标。这既是对客户负责,也是对生态负责。

领导者声音

MetaComp 联席总裁(Co-President)陈佩玲(Tin Pei Ling) 表示:

“此次与 OSL 的合作,汇聚亚洲两大机构级稳定币 OTC 平台——新加坡的 MetaComp 与香港的 OSL,共同打造新加坡—香港互联的亚洲稳定币枢纽,促进跨境稳定币的合规、高效流通。”

OSL 集团首席商务官(CCO)张英华 (Eugene Cheung) 表示:

“香港与新加坡在塑造亚洲数字金融方面自然互补。通过与MetaComp的合作,我们正在为可互通的真实应用场景奠定基础,以满足机构客户需求并达到最高合规标准。”

面向亚洲,更面向全球

“新加坡—香港互联中心”不仅是两城相连,更是 双枢纽并行、面向全球 的新起点。两地在制度设计与监管协同上的先发优势,使得这一互联有望成为稳定币结算与代币化资产 在亚洲扩容的基础母体。

在这条由合规、流动性与创新共同构成的价值链上,MetaComp 以新加坡合规底座与 StableX 的技术能力为锚,OSL 以香港机构网络与基础设施为锚——两地同为“全球触达、机构标准”的等势支点,共同推动亚洲数字金融从“连接”走向“融合”。

Bacaan Terkait

Huawei "Hukum Tao (τ)", Analisis Lengkap Perusahaan Inti

Tanggal 25 Mei 2026, He Tingbo, Direktur Huawei dan Presiden Departemen Bisnis Semikonduktor, secara resmi mengusulkan Hukum Tao (τ) di ISCAS 2026. Ini adalah pertama kalinya Tiongkok mengajukan prinsip baru yang memandu pengembangan industri di bidang semikonduktor global. Hukum Tao beralih dari pengecilan geometris tradisional (Hukum Moore) ke *"pengurangan waktu"*: secara terus-menerus mengurangi delay propagasi sinyal, tidak bergantung pada lebar garis yang ekstrem. Jalan inti implementasinya adalah *"lipatan logika"*, yang mengubah tata letak sirkuit dari struktur planar 2D menjadi tumpukan multilayer, menggantikan interkoneksi jarak jauh horizontal dengan interkoneksi vertikal jarak pendek untuk secara signifikan mempersingkat konstanta waktu τ. Dalam enam tahun terakhir, Huawei telah merancang dan memproduksi massal 381 chip yang mengikuti Hukum Tao. Rencananya, chip Kirin dengan teknologi lipatan logika akan diluncurkan pada musim gugur 2026. Diperkirakan pada 2031, chip high-end berbasis Hukum Tao dapat mencapai level kinerja setara dengan proses teknologi 1,4nm. Artikel ini menyoroti perusahaan-perusahaan kunci yang terkait dengan tiga pilar pendukung Hukum Tao: 1. **Perangkat Lunak Desain (EDA):** Penting untuk optimasi sirkuit. Perusahaan terkemuka termasuk **Huada Jiutian, Primarius Technologies, Semitronix**. 2. **Chiplet & Packaging Lanjutan:** Teknologi seperti 3D packaging dan TSV sangat penting untuk realisasi *"lipatan logika"*. Pemain utama adalah **Tongfu Microelectronics, JCET Group, Huatian Technology**. 3. **Foundry/Manufaktur:** Diperlukan untuk memproduksi chip baru. **SMIC** dipandang sebagai pemasok potensial utama untuk chip Kirin generasi baru, dengan **Hua Hong Semiconductor** dan lainnya juga mendapat manfaat dari tren lokalisasi rantai pasokan.

marsbit46m yang lalu

Huawei "Hukum Tao (τ)", Analisis Lengkap Perusahaan Inti

marsbit46m yang lalu

TechFlow Intel: Huawei Rilis Hukum 'Tao' Saham Semikonduktor Meroket; Meta PHK 10%

Berita intelijen TechFlow hari ini menyajikan perkembangan utama di bidang teknologi dan keuangan. Di sektor AI, model matematika murni telah berhasil memecahkan 9 dari 353 masalah terbuka dengan biaya rendah, menandakan nilai praktis AI dalam penelitian akademis. DeepSeek meluncurkan agen pemrograman baru, sementara studi mengungkap masalah "peluruhan kendala" pada kode backend yang dihasilkan LLM. Qwen 3.6 27B mencapai kecepatan generasi tinggi di GPU V100, memicu perdebatan tentang pilihan hardware lokal. Di sektor chip, Huawei mengumumkan "Hukum Tao (τ)" yang menargetkan kinerja setara 1.4nm pada 2031, mendorong saham semikonduktor naik. Biaya memori kini mendominasi biaya chip AI. Tujuh perusahaan semikonduktor China melakukan divestasi besar-besaran. Meta melakukan PHK 10%, dengan Zuckerberg menekankan bahwa kesuksesan bukanlah jaminan. CEO Google, Sundar Pichai, menghadapi protes mahasiswa dalam pidatonya. Google juga dikritik karena mempublikasikan kode eksploitasi kerentanan Chromium terlalu dini. Di pasar saham, AMD diprediksi akan mencapai kapitalisasi pasar $1 triliun. Survei mengungkap 99% CEO berencana melakukan PHK yang didorong AI dalam dua tahun ke depan. Palantir mendapat kontrak pemerintah AS untuk memantau karyawan federal, menimbulkan kekhawatiran privasi. Harga minyak WTI anjlok 6% menuju $90,80/barel karena prospek pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara perak naik di atas $78,80/ons. Pasokan minyak global menipis. Tren baru meliputi serangan siber "injeksi perintah auditori" yang tersembunyi pada konten audio dan kompromi CBS mengenai konten Stephen Colbert yang bermasalah hak cipta. Narasi inti hari ini menyoroti perlombaan AI dan chip yang telah berkembang menjadi persaingan menyeluruh mencakup lapangan kerja, geopolitik, dan hak untuk mendefinisikan "kecerdasan" di masa depan.

marsbit1j yang lalu

TechFlow Intel: Huawei Rilis Hukum 'Tao' Saham Semikonduktor Meroket; Meta PHK 10%

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片