IPO Market Raises $4 Billion This Week With Gemini Leading

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-12Terakhir diperbarui pada 2025-09-12

The IPO market kicked into high gear this week as six companies raised more than $4 billion. So far, this is the busiest period for new offerings since 2021. 

Five of the six priced above their marketed ranges, but their trading afterward showed more cautious energy as several slipped back toward initial levels.

Klarna Group Plc staged the largest debut of the week, shooting up at first before settling closer to its offering price as investors cooled. Figure Technology Solutions Inc. also opened strongly but finished its second day of trading near its first-minute peak.

Gemini Space Station Inc., led by the Winklevoss twins, became the standout as the crypto exchange soared, thanks to huge interest from retail interest. By contrast, Blackstone-backed Legence Corp. and Via Transportation Inc. produced modest gains after opening below their IPO prices.

Investors are Excited But Still Picky 

According to Bloomberg, the median stock began trading 31 percent above its IPO price. This points to good demand, though not the kind of explosive surges that can lead to unstable trading later. Analysts told Bloomberg that calmer debuts may encourage more companies to follow, even as investors remain choosy over valuations and earnings.

“Investor expectations remain high and continue to be demanding — profitability and fundamentals are huge,” said Mike Bellin, who leads PricewaterhouseCoopers’ IPO practice.

Institutional investors also joined heavily, as they piled billions into offerings across technology, crypto, and consumer names. Retail traders also secured a bigger slice, with Gemini selling 30 percent of its $425 million deal to small investors.

Demand for shares far exceeded supply. Klarna and Figure drew about 25 times more orders than stock available, while Gemini was oversubscribed by more than 20 times, according to Bloomberg.

Another Big Week Ahead ?

Next week could continue the momentum as Stubhub Holdings Inc. and Netskope Inc. prepare offerings that may raise as much as $2.53 billion combined. If successful, it would be the first back-to-back weeks of such volume since December 2021

Still, year-to-date proceeds of $28.9 billion remain below the pre-pandemic average of $31.4 billion and pale in comparison to the boom years of 2020 and 2021.

Kati Penney of CrossCountry Consulting described the surge as “an anomaly” tied to big names returning after tariff-related volatility earlier this year delayed many late-stage startups. “We’ll see steady momentum but not at the pace of these past two weeks,” she said.

Also Read: REX-Osprey Solana Staking ETF Hits $250M as SOL Price Soars


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Orang yang Menciptakan ChatGPT, Sudah Tidak Lagi Menggunakan ChatGPT untuk Bekerja

Pembuat ChatGPT Sudah Tidak Lagi Mengandalkan ChatGPT untuk Bekerja Dalam waktu kurang dari setahun, OpenAI telah menggeser fokus dari chatbot ke agen AI cerdas (AI Agent) bernama Codex. Hingga Juni 2026, Codex menangani 99,8% dari total token keluaran mingguan perusahaan, melonjak drastis dari kurang dari 10% sepuluh bulan sebelumnya. Pergeseran besar terjadi sekitar September lalu ketika Codex diperkuat dengan model yang lebih canggih dan kemampuan yang lebih lengkap, memungkinkannya menangani tugas-tugas yang semakin kompleks. Karyawan OpenAI menemukan bahwa daripada bertanya-jawab dalam kotak dialog, lebih efisien untuk menyerahkan satu set tugas utuh kepada Codex untuk dijalankan secara mandiri. Perubahan ini tidak hanya terjadi di tim teknik, tetapi telah menyebar ke setiap departemen termasuk hukum, keuangan, dan rekrutmen. Saat ini, rata-rata lebih dari 85% token keluaran per karyawan dihasilkan oleh Codex. Agen seperti Codex mengubah unit dasar kerja pengetahuan: dari interaksi tanya-jawab singkat menjadi tugas berjangka panjang yang dapat "dilempar" untuk diselesaikan secara mandiri. Sekitar seperempat permintaan ke Codex kini terkait dengan pekerjaan yang membutuhkan waktu lebih dari satu jam jika dikerjakan manusia. Yang mengejutkan, pertumbuhan pengguna non-pengembang (pengguna individu dan organisasi) telah melampaui pengembang. Orang-orang dari bidang non-teknik seperti keuangan dan humas menggunakan Codex untuk mengotomatisasi alur kerja mereka, bahkan untuk tugas-tugas pemrograman. Ini menunjukkan bahwa Codex telah berubah dari alat bantu pemrograman menjadi agen alur kerja universal. Codex, yang didukung oleh GPT-5.5, kini dapat menjalankan rantai tugas teknik secara utuh: implementasi, refaktor, debug, pengujian, dan verifikasi. Pengguna berat bahkan dapat menjalankan beberapa agen secara paralel, menghasilkan hingga lebih dari 60 jam kerja agen dalam satu hari. Intinya, cara kerja telah bergeser: dari membuka kotak obrolan menjadi menyerahkan seluruh tugas kepada agen cerdas. Pembeda di masa depan akan terletak pada seberapa besar dan kompleks tugas yang berani dipercayakan kepada AI untuk dijalankan secara mandiri.

marsbit15m yang lalu

Orang yang Menciptakan ChatGPT, Sudah Tidak Lagi Menggunakan ChatGPT untuk Bekerja

marsbit15m yang lalu

Kebangkitan Stablecoin di Amerika Latin, Intinya Bukan 'Kemenangan Teknologi Kripto'

Kebangkitan stablecoin di Amerika Latin pada dasarnya bukanlah "kemenangan teknologi kripto", melainkan respons terhadap kebutuhan lama akan pengiriman uang lintas batas. Artikel ini, melalui percakapan dengan seorang pemilik restoran Tionghoa di Meksiko, menelusuri sejarah "surat perak" tradisional yang digunakan diaspora untuk mengirim uang pulang. Ini menggambarkan bagaimana di Amerika Latin, di mana remitansi sangat penting bagi banyak keluarga, stablecoin seperti USDT dan USDC dipahami bukan sebagai aset kripto, melainkan sebagai "dolar digital" yang dapat diandalkan. Stablecoin memecahkan masalah inti dalam sistem remitansi tradisional: biaya tinggi, lambat, dan ketidakpastian nilai tukar. Mereka berfungsi sebagai infrastruktur remitansi yang efisien, terutama di negara-negara dengan mata uang volatil seperti Argentina dan Venezuela, atau dengan aliran modal lintas batas yang besar seperti Meksiko dan Brasil. Namun, tantangan sebenarnya terletak pada integrasi "dua ujung": on-ramp (mengubah uang tunai atau saldo bank menjadi stablecoin) dan off-ramp (mengubah stablecoin menjadi mata uang lokal yang dapat digunakan, seperti melalui Pix di Brasil atau SPEI di Meksiko). Regulator di kawasan ini semakin memandang stablecoin melalui lensa kebijakan moneter dan kontrol devisa, berusaha untuk mengatur alih-alih melarangnya. Masa depan stablecoin di Amerika Latin terletak pada kemampuannya untuk beroperasi tanpa terlihat di latar belakang, menjadi tulang punggung teknis yang memungkinkan pengiriman uang yang lebih cepat dan lebih murah, sementara pengguna hanya peduli pada satu hal: apakah uangnya sudah sampai.

marsbit1j yang lalu

Kebangkitan Stablecoin di Amerika Latin, Intinya Bukan 'Kemenangan Teknologi Kripto'

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片