Лукашенко признал рост популярности криптовалют в Беларуси

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-08Terakhir diperbarui pada 2025-11-08

Президент Беларуси Александр Лукашенко на встрече с руководством Национального банка Беларуси и коммерческих банков признал, что в последнее время операции с использованием криптовалют стали проводиться в стране особенно активно, и цифровые активы чаще используются для платежей.

Глава государства поставил правительству задачу — расширить сферу практического применения криптоактивов внутри страны. Это должно ускорить цифровизацию национальной экономики, повысить ее устойчивость на международной арене, а также вернуть эмигрировавших из страны специалистов.

«Хотите криптовалюту, токены? Пожалуйста, вот они. Мы создадим хорошую вместе с вами нормативно-правовую базу для этого. Действуйте. Не надо куда-то бегать», — заявил Лукашенко.

По его словам, у криптоактивов есть три преимущества. Во-первых, это отход от традиционных финансовых посредников, снижающий издержки и ускоряющий рабочие процессы. Во-вторых, автоматическое проведение сложных транзакций и исполнение договорных обязательств с помощью смарт-контрактов, исключающее ошибки, связанные с человеческим фактором. В-третьих, у криптоинвесторов больше возможности контролировать собственные активы.

«Сегодня операции с использованием криптовалют совершаются в огромном количестве, особенно для проведения платежей. За семь месяцев текущего года объем внешних платежей через криптовалютные биржи составил $1,7 млрд. К концу года он может достичь $3 млрд», — заявил Александр Лукашенко.

Однако быстро развивающийся рынок цифровых активов требует прозрачности и нуждается в тщательном контроле, добавил президент. Правила регулирования не должны душить развитие инноваций, но вместе с тем должны предотвращать противоправную деятельность и защищать интересы граждан, объявил Лукашенко.

Несколько дней назад белорусский президент призвал чиновников ускорить разработку правил регулирования криптовалют, чтобы предотвратить утечку капитала за границу.

Bacaan Terkait

Strive Rugi Besar di Laporan Keuangan Mengingatkan: Tekanan Saham Preferen Strategy Telah Menyebar ke Seluruh Lini Perbendaharaan Bitcoin

Artikel ini membahas dampak risiko keuangan dari saham preferen yang diterbitkan oleh perusahaan cadangan bitcoin, dengan fokus pada kasus Strive dan Strategy. Strive, perusahaan cadangan bitcoin terbesar ketujuh, mengungkapkan kerugian sebesar $7,08 juta dalam 8 hari pada portofolio saham preferen STRC milik Strategy, meskipun jumlah sahamnya tidak berubah. Hal ini menunjukkan bagaimana penurunan nilai saham preferen dapat menyebar ke seluruh sektor melalui kepemilikan silang antar perusahaan. Strategy merespons dengan memperkenalkan kerangka kerja manajemen risiko kredit baru, termasuk meningkatkan dividen tahunan STRC menjadi 12%, aturan cadangan tunai, serta rencana pembelian kembali saham dan penjualan bitcoin untuk mendukung struktur modalnya. Namun, kalkulator nilai wajar pihak ketiga untuk STRC hanya memperkirakan nilai $49,887 per saham, jauh di bawah nilai nominal, menyoroti ketergantungan kuat valuasi pada keberlanjutan pembayaran dividen. Pasar kini mempertimbangkan dua skenario: apakah risiko terisolasi hanya pada Strategy, atau akan menyebar ke seluruh industri jika diskon terhadap nilai nominal STRC dan saham preferen lainnya seperti SATA milik Strive terus berlanjut, serta jika rencana penjualan bitcoin benar-benar dilakukan. Indikator kunci untuk dipantau adalah tingkat diskon saham preferen, kemampuan menutup dividen dengan kas, dan potensi peningkatan penjualan aset.

Foresight News7m yang lalu

Strive Rugi Besar di Laporan Keuangan Mengingatkan: Tekanan Saham Preferen Strategy Telah Menyebar ke Seluruh Lini Perbendaharaan Bitcoin

Foresight News7m yang lalu

Era MiCA dan Peta Baru Crypto Eropa, Mengapa Jerman Tampil di Panggung Utama?

Dengan MiCA memasuki tahap akhir transisi, industri kripto Eropa telah melalui penyaringan regulasi besar-besaran. Hanya sekitar 12% perusahaan kripto di UE yang telah mendapatkan otorisasi CASP hingga 1 Juli. Di peta baru ini, Jerman menonjol dengan 57 penyedia layanan aset kripto yang diotorisasi MiCA, sekitar 23% dari total otorisasi UE, menjadikannya pintu masuk kepatuhan utama ke pasar tunggal Eropa. Posisi kuat Jerman didukung oleh fondasi regulasi fungsional yang telah ada, yang mengintegrasikan layanan kripto ke dalam kerangka perbankan, sekuritas, dan pasar modal sebelum MiCA. Pendekatan ini memungkinkan transisi yang lebih mulus ke aturan UE. Bank-bank tradisional Jerman kini berperan aktif, tidak hanya sebagai bagian dari rantai kepatuhan tetapi juga sebagai saluran distribusi langsung bagi pengguna ritel. Contohnya, DZ Bank dan Sparkassen berencana menawarkan layanan perdagangan aset kripto melalui aplikasi bank mereka kepada nasabah. Lebih jauh, posisi Jerman berkembang dari pusat perdagangan menjadi hub infrastruktur aset digital Eropa. Lembaga infrastruktur pasar seperti Deutsche Börse Group dan Clearstream sedang membangun platform untuk sekuritas digital dan aset tokenisasi, yang mencakup siklus hidup penuh dari penerbitan hingga penyelesaian. Bank-bank Jerman juga terlibat dalam proyek stablecoin euro Qivalis, menunjukkan peran dalam membangun infrastruktur pembayaran digital dan penyelesaian aset masa depan di tingkat Eropa.

marsbit16m yang lalu

Era MiCA dan Peta Baru Crypto Eropa, Mengapa Jerman Tampil di Panggung Utama?

marsbit16m yang lalu

Trading

Spot
活动图片