Токен Kinto рухнул на 81% после решения о закрытии блокчейна L2

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-04-07Terakhir diperbarui pada 2025-09-08

Проект Ethereum Layer 2 Kinto объявил о прекращении работы своего блокчейна 30 сентября. Это решение стало следствием взлома на $1,6 млн в июле и последующей неспособности привлечь дополнительное финансирование на фоне ухудшения рыночных условий.

После взлома Kinto привлекла $1 млн в качестве кредита для восстановления торговли на своей модульной бирже. Необходимость возникла после общеотраслевого взлома в июле, в результате которого украли около 577 ETH на сумму примерно $1,6 млн.

Однако ухудшение рыночной ситуации свело на нет дальнейшие планы по сбору средств, что вынудило криптопроект закрыться, как сообщил Kinto в воскресенье на Medium.

«С каждым днем наши средства тают все больше. Мы работаем без зарплат с июля, и после того как последний вариант финансирования провалился, у нас остался один ответственный выбор: аккуратно закрыться и максимально защитить пользователей и кредиторов».


Источник: Kinto.

Взлом на $1,6 млн стал результатом уязвимости в стандарте прокси ERC-1967. Это общая кодовая база OpenZeppelin, которая позволяет обновлять смарт-контракты без изменения их адресов. Пострадали и несколько других проектов.

В то время как Kinto объяснила сбой взломом и растущим финансовым давлением, один из наблюдателей указал на чрезмерно высокую годовую доходность стейблкоинов, которую предлагала Kinto даже после взлома, когда компания испытывала трудности с получением прибыли.

Один из основателей Kinto Рамон Рекуэро отметил в апреле, что стейкинг K предлагал 130% годовой доходности в USDC. Это один из самых высоких показателей во всем секторе DeFi. Другие децентрализованные финансовые платформы с высокой доходностью также переживали непростые времена.

Проект, построенный на Arbitrum (ARB) и использовавший основную сеть Ethereum для расчетов, также предлагал торговлю токенизированными акциями таких компаний, как Apple, Microsoft и Nvidia.

Его модульная биржа пыталась объединить эффективность централизованных платформ с функциями безопасности, которые предлагают децентрализованные биржи.

Kinto представила план восстановления

Kinto заявила, что все оставшиеся активы, включая $800 000 ликвидности Uniswap (UNI), будут распределены между кредиторами Phoenix, которые помогли Kinto перезапустить проект. Ожидается, что они вернут 76% основного долга.

Kinto и Рекуэро также создают грант доброй воли для жертв взлома. Каждый пострадавший адрес получит по $1100. Рекуэро заявил, что выделит более $130 000 из собственных средств для оказания помощи.

Kinto заявила, что продолжит возвращать потерянные активы. Если сумма возврата превысит сумму, уплаченную жертвой, компания сообщит об этом сообществу через Snapshot. Это платформа для голосования, которую обычно используют децентрализованные автономные организации.

Команда Kinto призвала пользователей вывести активы до 30 сентября. После этой даты им необходимо будет заявить о своих правах на активы через бессрочный контракт, который Kinto планирует создать.

Kinto — второй провалившийся криптопроект Рекуэро

Kinto стала вторым криптопроектом Рекуэро, который закрылся после Babylon Finance. Тот проект прекратил работу в ноябре 2022 года после взлома на $3,4 млн ранее в том же году.

Рекуэро также заявил тогда, что его команда не смогла переломить негативную динамику, вызванную взломом. Это вынудило закрыть Babylon всего через шесть месяцев после публичного запуска.

Токен K упал почти на 80%

С момента объявления новости стоимость токена Kinto (K) упала на 81,4% до $0,46. Его рыночная капитализация едва превышает отметку в $1 млн, согласно данным CoinGecko.

Падение произошло почти через месяц после достижения исторического максимума в $14,5 млн 14 августа. Токен Kinto запустили всего четыре месяца назад, в апреле.


Изменение рыночной капитализации Kinto с 31 марта 2025 года. Источник: CoinGecko

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

Putri Jensen Huang, Madison Huang (Huang Minshan), baru-baru ini muncul di Beijing untuk menghadiri World Robot Conference 2026. Sebagai Senior Director of Product and Technical Marketing untuk Platform Fisik AI di Nvidia, dengan gaji sekitar $1,2 juta per tahun, kunjungannya berfokus pada ekosistem robot China. Dia mengunjungi booth perusahaan seperti Yuejiang, Guanglun Zhineng, Ubtech, dan JD.com, menyaksikan demo robot dan mengeksplorasi kemajuan dalam simulasi fisik, pengumpulan data, dan pelatihan. Yang menarik, karir Madison tidak dimulai di teknologi. Awalnya dia mempelajari seni kuliner, bekerja sebagai koki, dan juga di LVMH sebelum beralih ke dunia AI. Dia bergabung dengan Nvidia sebagai magang pada 2020 setelah mengambil kursus AI dan MBA, dan naik pangkat dengan cepat. Kakaknya, Spencer, juga memiliki jalur tidak biasa, sebelumnya membuka bar koktail sebelum akhirnya bergabung dengan Nvidia di bidang perangkat lunak robotika. Kunjungan Madison mencerminkan betapa panasnya industri robot China saat ini. Konferensi ini menampilkan ribuan produk, dan perusahaan seperti Unitree baru saja melantai di bursa, dengan banyak startup lainnya dalam antrean IPO. Industri bergerak melampaui demonstrasi fisik menuju pengembangan "otak" atau kecerdasan robot, di mana kemampuan untuk memahami dan beradaptasi dalam lingkungan baru menjadi kunci. China, dengan basis manufaktur dan skenario aplikasi industrinya yang luas, menjadi medan uji dan arena persaingan yang penting untuk gelombang AI Fisik berikutnya yang didorong Nvidia.

marsbit1j yang lalu

Putri Jensen Huang, dari Koki ke Gaji Rp 13 Miliar per Tahun

marsbit1j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

Pada 19 Agustus, perusahaan robot humanoid pertama di pasar saham A China, Unitree Robotics, resmi melantai di bursa. Yin Fangming, investor awal yang memberi pendanaan angel pertama sebesar 2 juta yuan (sekitar 15% saham) kepada pendiri Wang Xingxing pada 2016 ketika Unitree kesulitan dana, kini menuai hasil investasinya. Perhitungan berdasarkan harga IPO menunjukkan, total pengembalian investasinya mencapai sekitar 280 juta yuan, atau 140 kali lipat. Namun, Yin Fangming bukan hanya investor sukses. Ia juga pernah menjadi co-founder ROOBO, perusahaan robot AI yang sempat mendapat pendanaan besar namun akhirnya menghadapi tantangan bisnis. Pengalamannya sebagai entrepreneur di bidang hardware robot membantunya mengenali potensi Unitree yang mengutamakan penelitian mandiri dan kontrol biaya hardware. Selain Unitree, Yin aktif berinvestasi di bidang energi dan aerospace. Namun, langkah terbaru dan terpentingnya adalah menjadi Chairman Galaxy General Intelligence (Galaxy通用), unicorn kecerdasan embodied yang didirikan 2023 dan telah mendapat pendanaan lebih dari 6,96 miliar yuan. Penunjukannya sebagai Chairman mengindikasikan keterlibatan mendalam dalam strategi perusahaan, tidak sekadar sebagai investor. Perubahan besar dalam manajemen Galaxy通用 ini juga dikabarkan sebagai persiapan untuk langkah kapital berikutnya. Dengan latar belakang karir di industri telepon seluler dan internet mobile (seperti di Sougou dan 360), Yin terkenal karena kemampuannya membaca tren teknologi berikutnya. Ia meninggalkan puncak karir di internet mobile untuk merintis usaha di bidang AI, meyakini itulah masa depan dekade berikutnya. Meski rendah profil dan menolak wawancara, pesannya jelas: mendukung entrepreneur robot berbakat seperti Wang Xingxing.

marsbit1j yang lalu

Dia yang Memberi Wang Xingxing 2 Juta Pertama, Kini Menjadi Ketua Dewan untuk "Yushu" Berikutnya

marsbit1j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

**Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Belum Tentu Aman** Insiden pencurian dompet keras Coldcard yang menyebabkan kerugian lebih dari $100 juta mengungkap kesalahpahaman umum dalam komunitas Bitcoin: kode yang terbuka (source available) tidak sama dengan perangkat lunak sumber terbuka (open source/FOSS) yang aman. Coldcard menggunakan lisensi MIT dengan klausa tambahan yang membatasi penggunaan komersial, menjadikannya "source available" tetapi bukan open source sepenuhnya. Hal ini mengurangi insentif bagi pihak ketiga untuk mengaudit kodenya secara mendalam. Bug kritis dalam pustaka `libngu` tetap tak terdeteksi selama sekitar lima tahun karena kurangnya tinjauan eksternal, meskipun kodenya dapat diakses publik. Prinsip open source menekankan empat kebebasan pengguna, termasuk hak untuk mempelajari, mengubah, dan mendistribusikan ulang kode. Namun, keamanan sejati tidak otomatis tercipta hanya dengan membuka kode; keamanan membutuhkan insentif ekonomi dan upaya kolektif untuk memverifikasi. Proyek seperti Bitcoin Core menunjukkan praktik terbaik di mana pengembangan transparan dan tinjauan sejawat yang ketat membangun kepercayaan. Insiden ini menyoroti "tragedi kepemilikan bersama" di mana setiap pengguna mengandalkan orang lain untuk mengaudit, tetapi tidak ada yang benar-benar melakukannya. Dalam ekosistem bernilai tinggi seperti Bitcoin, pilihan lisensi yang membatasi dapat mengurangi pool auditor potensial, menggeser tanggung jawab ke perusahaan itu sendiri. Perkembangan AI mengubah lanskap ini. Proyek Bitcoin Red Team menunjukkan bahwa AI dapat membantu peninjauan kode secara masif. Namun, AI juga membanjiri pemelihara proyek dengan kode yang dihasilkan otomatis, meningkatkan beban verifikasi. Keunggulan keamanan melalui ketidakjelasan (security through obscurity) pada kode tertutup juga semakin terkikis oleh kemampuan AI. Kesimpulannya, visibilitas kode hanyalah langkah pertama. Keamanan yang sebenarnya dalam keuangan digital memerlukan model lisensi yang mendorong insentif audit, budaya pengembangan yang transparan, dan mungkin, adopsi alat bantu AI untuk analisis yang lebih komprehensif. Hanya proyek yang diaudit dengan baik yang dapat bertahan di lingkungan yang semakin kompetitif dan penuh tekanan ini.

marsbit1j yang lalu

Refleksi Pencurian Coldcard: Kode Terlihat Bukan Berarti Aman

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LAYER

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Solayer (LAYER) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Solayer (LAYER) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Solayer (LAYER) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Solayer (LAYER) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Solayer (LAYER)Lakukan trading Solayer (LAYER) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.4k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.02.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli LAYER

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga LAYER (LAYER) disajikan di bawah ini.

活动图片