Сбербанк объявил о запуске бессрочного ЦФА на биткоин и эфир

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-01-04Terakhir diperbarui pada 2025-09-05

Сбербанк запустил бессрочный цифровой финансовый актив (ЦФА) для категории квалифицированных инвесторов на корзину из биткоина и эфира, заявил зампредседателя правления банка Анатолий Попов в рамках Восточного экономического форума-2025.

По словам Анатолия Попова, цифровой финансовый актив на корзину из биткоина и эфира запускается с равными весами по 50%. Этот инструмент предоставит возможность квалифицированным инвесторам вкладывать рубли в криптоактивы, не приобретая их напрямую.

«Продукт предоставляет квалифицированным инвесторам простой, безопасный и легальный доступ к крипторынку через привычную и регулируемую платформу Сбера, — отметил Попов.

За счет этого с инвесторов снимаются существующие риски и различные сложности операций на криптовалютных торговых площадках. Новые финансовые инструменты с привязкой к ведущим криптовалютам открывают дополнительные перспективы для развития рынка и расширяют возможности институциональных игроков, подытожил представитель банка.

Ранее Сбербанк разместил на Московской бирже первый выпуск облигаций, доходность которых зависит от динамики цены первой криптовалюты в рублях.

Bacaan Terkait

Zuckerberg Mengagetkan AI Bull Market

Sebagai raksasa teknologi yang dikenal sebagai "pemakan modal", Mark Zuckerberg tiba-tiba memutuskan untuk tidak sekadar membeli daya komputasi AI. Meta dilaporkan akan menjual kelebihan daya komputasi AI-nya secara internal kepada klien eksternal. Berita ini memicu reaksi berantai di pasar pada 2 Juli. Saham-saham infrastruktur AI seperti Nvidia, TSMC, AMD, Micron, dan CoreWeave anjlok, menyebabkan sektor tersebut kehilangan triliunan dolar dalam kapitalisasi pasar dalam semalam. Saham Meta sendiri justru naik 8%. Aksi ini mengguncang narasi inti yang mendorong valuasi industri AI selama dua tahun terakhir: bahwa daya komputasi (GPU) akan selalu langka. Seluruh cerita bullish AI dibangun di atas asumsi bahwa pertumbuhan AI sama dengan pertumbuhan GPU yang selalu kekurangan pasokan. Jika asumsi ini goyah, seluruh rantai pasokan, mulai dari GPU, HBM, PCB, hingga modul optik dan pusat data, harus menghitung ulang valuasinya. Meta memiliki setidaknya tiga motivasi: meningkatkan utilisasi aset selama periode rendah penggunaan, mengubah strategi dari sekadar menjual model (seperti OpenAI) menjadi menyediakan platform komputasi layanan lengkap (seperti AWS), dan pada akhirnya mendefinisikan ulang infrastruktur AI sebagai "pabrik AI" yang terintegrasi (GPU + kerangka pelatihan + model + cloud). Yang ditakutkan pasar adalah perubahan logika permintaan. Jika GPU dapat disewa dengan mudah dari raksasa seperti Meta, perusahaan AI baru mungkin tidak perlu membeli secara besar-besaran. Permintaan akan bergeser dari pertumbuhan linier berdasarkan jumlah perusahaan menjadi penyesuaian dinamis berdasarkan penggunaan aktual. Ini mengancam model bisnis perusahaan seperti CoreWeave yang bergantung pada kelangkaan GPU. Meski saham pulih keesokan harinya, ini mencerminkan penyesuaian valuasi. Narasi inti telah bergeser dari "kelangkaan mutlak" menuju "kelangkaan struktural" dan akhirnya "penggerak efisiensi". Masa di mana hanya dengan menimbun GPU dapat meningkatkan valuasi tampaknya berakhir. Era baru industri AI akan ditentukan oleh pemanfaatan aset, biaya operasional (TCO), dan pengembalian aset (ROA), bukan hanya oleh pengeluaran modal (Capex).

marsbit3m yang lalu

Zuckerberg Mengagetkan AI Bull Market

marsbit3m yang lalu

Trading

Spot
活动图片