XRP ETF Approval Odds Surge to 87% as Price Consolidates at $2.80

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-02Terakhir diperbarui pada 2025-09-02

XRP price is consolidating at $2.80 as the crypto space awaits October decision from the U.S. Securities and Exchange Commission on Ripple ETF applications. 

Currently, the token’s chart is displaying a cup and handle pattern, with the $3.55 level acting as the neckline and resistance level. If buyers finally push above this level, analysts believe XRP could climb toward $6 in the months ahead 

Between July and September, XRP moved inside a falling wedge after being rejected at $3.50. This pattern is often linked to continuation in an upward direction. Traders say a push above $3.20 would add strength and pressure on the neckline at $3.55. Breaking that level could release stronger momentum and confirm a long-term breakout 

Xrp Etf Approval Odds Surge To 87% As Price Consolidates At $2.80Xrp Etf Approval Odds Surge To 87% As Price Consolidates At $2.80
XRPUSDT Price Chart | Source: TradingView

Meanwhile, the Relative Strength Index (RSI) is sitting at 40, which means sellers are losing strength but without sending the market into oversold conditions. Bollinger Bands are also very tight, which usually signals that a bigger move is near. The middle band at $2.95 has become an important pivot level for shorter-term price action.

Moreover, optimism about a Ripple ETF is now one of the biggest factors supporting XRP. According to the prediction market, approval odds have jumped to 87% as the SEC reviews eleven separate applications, when the deadline is expected in October.

Analysts estimate that approval could bring as much as five billion dollars into XRP during the first month alone.

“The consolidation signals that XRP may be ready for its next upward move,” Crypto analyst CrediBULL Crypto posted on X in reference to nine months of steady trading. “We are currently in the process of printing a bull divergence on the D3 timeframe as well,” highlighting signs of strength in XRP’s performance compared to Ethereum 

According to ETH Store President Nate Geraci, demand for an XRP ETF is very strong. He even suggested that approval odds were “closer to 100%.” He believes investor interest could exceed early expectations. 

Despite failures to stay above $3.0, analysts remain confident as long as $2.80 holds. Firms such as Canary, WisdomTree, and Franklin Templeton have filed applications, and this shows the institutional confidence in Ripple even while it faces regulatory battles.

Also Read: Yunfeng Financial Adds 10,000 ETH Worth $44M to Reserves


Mobile Only ImageMobile Only Image

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit4j yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit4j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

Pada 26 Juni, saham sektor CPO di A-Shares jatuh lebih dari 6%, dipicu oleh peluncuran platform interkoneksi optik "Glass Bridge" oleh raksasa serat optik AS, Corning. Teknologi ini menggunakan pandu gelombang kaca wafer-level untuk penyelarasan pasif antara serat optik dan chip fotonik, yang berpotensi menyederhanakan arsitektur CPO tradisional yang bergantung pada unit array serat (FAU) dan perangkat penyelarasan aktif presisi. Pasar khawatir hal ini akan mengurangi permintaan jangka panjang untuk komponen FAU tradisional. Inti Glass Bridge terletak pada tiga karakteristik: manufaktur wafer-level untuk konsistensi produksi massal, antarmuka koneksi fisik TMT yang terstandarisasi untuk integrasi yang mudah, dan arsitektur konektor densitas tinggi yang dapat dilepas untuk fleksibilitas. Corning menegaskan bahwa Glass Bridge melengkapi, bukan sepenuhnya menggantikan, solusi FAU yang ada, terutama dalam skenario kepadatan sangat tinggi. Reaksi pasar mencerminkan pergeseran nilai dalam industri interkoneksi optik AI. Dana mengalir keluar dari saham CPO dan PCB menengah, beralih ke saham terkait substrat kaca seperti Kaishan Tech dan Dier Laser. Analis melihat substrat kaca sebagai material inti kemasan generasi berikutnya, menawarkan peluang diferensiasi bagi industri domestik, terutama di tengah meningkatnya permintaan komputasi AI dan tantangan paten substrat silikon.

marsbit4j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片