解码特朗普 World Liberty:一场关于加密的权力游戏

比推Dipublikasikan tanggal 2025-09-02Terakhir diperbarui pada 2025-09-02

作者:TM

编译:深潮TechFlow

原文标题:

透视特朗普旗下World Liberty的加密权力游戏


好消息:Solana链上的又一波热潮即将来袭!

我们终于迎来了梦寐以求的大规模流动性,而这一次,是银行家们为我们的“meme”注入资金。

如果你需要简短总结:@worldlibertyfi 正在为 ETH 和 SOL 生态系统提供 TWAP(时间加权平均价格)服务。仅凭这一点,就足以预示接下来会发生什么。

初看:一个“洗钱”计划?

当我第一次听说 World Liberty 时,老实说,我以为这只是特朗普家族的一场精心设计的“洗钱生意”。

从理论上看,这个逻辑似乎成立:

  • 通过 $TRUMP memecoin 打印数十亿利润;

  • 推出一个为传统金融(TradFi)资金提供流动性服务的平台;

  • 通过这一计划将利润免税转移;

  • 无监管、无触碰,完美达成。

但当时我忽略了一个关键点——今天终于明白过来——World Liberty 的规模远比这更大!

HUUUUUGE

加密货币的流动性机器

World Liberty 正在定位为链上生态系统中的重要流动性提供者。不管你喜不喜欢:特朗普或许正要拯救我们这些“去中心化狂热者”。

我们一直在渴求流动性,而现在它终于来了。听起来很棒,对吧?

不过,问题来了:掌控资金流入和流出的人,也掌控着整个游戏规则。

在上一轮周期中,中心化交易所(CEX)扮演了这个角色。它们是银行(真正的流动性提供者,法币的源头)与交易者之间的桥梁。

但如今,CEX 基本上已经变得无关紧要。CZ 和 Brian 早就预见到了这一点,这也是他们开始构建自己链上层的原因。

与此同时,就在你阅读这篇文章的时候,World Liberty 已经铸造了数亿美元的稳定币 USD1。

“USD1钱包”账户管理器

USD1 的问题

到目前为止,这些资金究竟会如何部署仍然是个谜。

谁能获得这些资金?

标准是什么?

是否只需和特朗普家族关系够近?或者需要将公司 10% 的股份交给他们换取资金?

没人能确切知道答案。但关键在于:他们掌控着整个加密领域的流动性流向。

从现在开始,每一个新兴趋势都与特朗普的影响直接挂钩。

不喜欢 Meme Meta(Meme 元宇宙)?他们会转而资助 ICM(链上资本市场)项目。

这月不喜欢 ICM?下个月可能是 AI。

他们可以引导整个周期的走向。

已婚...有孩子2.0

中心化的隐忧

短期来看,我们赢了:关注度、热度、流动性。去中心化狂热者们将尽情享受这场盛宴。

但从长期来看,真正的赢家是谁?

是加密原住民,还是背后支持这场游戏的华尔街银行家?

问问你自己:还有多少人保留着你曾积累的比特币?还是早已在追逐 Memecoin 的狂潮中把它们赌了个精光?

别告诉我,你把我们的钱都赌在了那些 Memecoin 上,唐尼!(深潮注:唐尼是对特朗普的昵称。)

我所有的比特币都没了。

透明度、控制和惩罚

我们不再是那个“狂野西部”了。

我们用自由换来了流动性,用乐趣换来了隐私。如今,你在 Solana 上的每笔交易都永久可见。

现在,大多数人可能会想:“我不在乎,他们碰不到我。”

但事实是,他们能碰到你,而且可能真的会这么做。Groypers。(深潮注:指支持极端保守主义的群体)

到了某个时刻,你可能会因为在 2025 年交易过的资产、持有过的代币,甚至说过的话而受到惩罚。这就是这场游戏的苦涩后果:

我们被自己曾经打造的资产定价排挤在外;

我们失去了对自己热爱的生态系统的所有权;

最糟糕的是,我们在自己赖以生存的空间里放弃了自由。

我们需要 Degenspartan 回来!

以下是我的初步建议

趁着窗口还开着,尽可能赚到最多的钱。

但千万别忘记:世上没有免费的午餐。流动性不是免费的,特朗普的“支持”也不是免费的。

我们正在鲨鱼池中游泳,而那些鲨鱼并不希望“小人物”赢得胜利。

未来如何?

该买哪种币?真相是,除非你能从特朗普圈子里获得直接的内部消息,否则一切都是猜测。他们现在掌控着市场。 就像罗斯柴尔德(Rothschild)曾说过的那样:“谁控制了金钱,谁就拥有了世界。”

我的最佳猜测是:随着 World Liberty 开始 TWAP(时间加权平均价格)进入生态系统,其他基金会跟随其后。

预计中国玩家以及其他势力会投入更多激进收益(更高的年化收益率,更多的杠杆)。

到 2025 年末或 2026 年初,监管可能会介入,将这一切锁定——不是削弱 World Liberty 的力量,而是巩固其权力。

届时,现实世界的初创公司和科技项目将开始链上部署。


Twitter:https://twitter.com/BitpushNewsCN

比推 TG 交流群:https://t.me/BitPushCommunity

比推 TG 订阅: https://t.me/bitpush

说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

Analisis Laporan Riset UBS: Pabrik MLCC Murata Dibuka untuk Pertama Kalinya dalam 20 Tahun, Potensi Peningkatan Produksi 20% Berasal dari Optimalisasi Aset yang Ada

Laporan riset UBS mengunjungi pabrik MLCC mutakhir Murata di Fukui, yang pertama kali terbuka untuk kunjungan eksternal dalam sekitar 20 tahun. Kunjungan ini mengonfirmasi beberapa poin kunci: 1) **Penghalang teknologi yang kuat**: Sistem produksi fleksibel Murata mampu menangani 50.000 varian produk, didukung oleh kontrol material keramik, teknologi kapasitansi, dan peralatan produksi *in-house* yang membentuk siklus tertutup ("kotak hitam"). 2) **Potensi optimasi kapasitas**: Manajemen Murata mengindikasikan bahwa peningkatan yield, optimasi alur proses, dan otomatisasi inspeksi dapat membebaskan sekitar **20% potensi peningkatan output** dari peralatan yang ada. Hal ini menjadi jalur penting karena ekspansi kapasitas fisik baru semakin terbatas oleh ketersediaan lahan, tenaga kerja, dan lead time peralatan. 3) **Ekspansi margin didorong peningkatan struktur produk**: Strategi Murata memusatkan produksi produk canggih (untuk server AI dan smartphone high-end) di pabrik Jepang seperti Fukui, sementara memindahkan produk umum ke pabrik luar negeri (mis. Thailand), diharapkan mendorong ekspansi margin operasi secara signifikan ke depannya. Risiko utama termasuk perlambatan permintaan dan difusi teknologi. Intinya, di era keterbatasan ekspansi fisik, nilai Murata terletak pada peningkatan efisiensi dan kemampuan siklus tertutupnya dalam material, peralatan, dan proses.

marsbit26m yang lalu

Analisis Laporan Riset UBS: Pabrik MLCC Murata Dibuka untuk Pertama Kalinya dalam 20 Tahun, Potensi Peningkatan Produksi 20% Berasal dari Optimalisasi Aset yang Ada

marsbit26m yang lalu

Kekacauan di Pasar Obligasi, Bagaimana Satu Repo Bisa Picu Lonjakan Emas dan Bitcoin?

Tulisan ini membahas guncangan pasar global yang dipicu oleh lonjakan imbal hasil obligasi AS 30 tahun ke level tertinggi sejak 2007 (5.337%) pada 18 Agustus. Sebagai respons, Kementerian Keuangan AS mengumumkan peningkatan operasi pembelian kembali (repo) obligasi jangka panjang untuk mendukung likuiditas. Langkah ini segera menekan imbal hasil dan memicu kenaikan tajam harga emas (naik $125) dan Bitcoin (naik 8.7%), didorong oleh likuidasi posisi short besar-besaran di pasar crypto. Artikel menjelaskan bahwa repo ini berbeda dengan quantitative easing (QE). Dana berasal dari rekening Kementerian Keuangan untuk membeli obligasi lama yang kurang likuid, sehingga meningkatkan likuiditas di pasar jangka panjang tanpa menambah jumlah utang secara keseluruhan. Lonjakan imbal hasil sebelumnya disebabkan oleh ekspektasi inflasi yang meningkat (dipicu konflik di Iran dan harga energi) serta tekanan defisit fiskal AS yang besar. Intervensi Kementerian Keuangan dipandang sebagai sinyal bahwa pemerintah memiliki "ambang batas toleransi" terhadap kenaikan suku bunga jangka panjang, mirip dengan kebijakan YCC Bank of Japan meski tidak secara resmi dinyatakan. Kenaikan emas dan Bitcoin mencerminkan logika bahwa penurunan imbal hasil (dan suku bunga riil) mengurangi biaya peluang memegang aset tanpa bunga. Selain itu, ini memperkuat narasi "dominasi fiskal" di mana intervensi pemerintah untuk mengelola beban utang pada akhirnya mendorong lebih banyak intervensi dan likuiditas. Untuk Bitcoin, faktor likuidasi posisi short (short squeeze) memperkuat kenaikan harga. Pertanyaan kunci ke depan adalah apakah Kementerian Keuangan AS dapat mempertahankan kendali atas suku bunga jangka panjang, setelah pasar mengetahui "batas" yang memicu intervensi mereka.

marsbit34m yang lalu

Kekacauan di Pasar Obligasi, Bagaimana Satu Repo Bisa Picu Lonjakan Emas dan Bitcoin?

marsbit34m yang lalu

Arthur Hayes: Menunggu Sinyal Fed, Mengisi Amunisi untuk Persiapan Bull Market Kripto

Arthur Hayes, pendiri BitMEX, dalam artikel terbarunya "Yen-quake" membahas tiga skenario potensial untuk menguatkan yen Jepang yang melemah, dengan fokus pada pilihan yang disukai: Bank of Japan (BOJ) meningkatkan suku bunga, lembaga Jepang menjual aset luar negeri untuk membeli yen, atau—skenario yang paling mungkin—Kementerian Keuangan Jepang (MOF) menggunakan mekanisme FIMA Federal Reserve untuk meminjam dolar dengan menggadaikan obligasi AS, kemudian menjual dolar tersebut untuk membeli yen. Hayes berpendapat bahwa dua skenario pertama tidak layak secara politik dan ekonomi. Sebaliknya, skenario ketiga, yang didukung oleh Menteri Keuangan AS Janet Yellen, akan melibatkan Fed mencetak dolar baru, meningkatkan likuiditas dolar global. Aliran dolar baru ini diyakini akan mendorong harga aset seperti Bitcoin, emas, dan saham penambang emas. Hayes menekankan bahwa pelaksanaan skenario ketiga ini tergantung pada Komite Federal Reserve, khususnya Ketua Kevin Warsh, untuk memodifikasi aturan FIMA guna menghilangkan batas pinjaman. Dia menunggu sinyal ini untuk sepenuhnya menginvestasikan "peluru"-nya. Selain Bitcoin dan Ethereum yang dinilai undervalued, dia juga optimis tentang potensi kenaikan 5-10x untuk token ENA (Ethena) dalam beberapa bulan ke depan, karena peningkatan likuiditas dapat memulihkan daya tarik produk stablecoin USDe-nya. Kesimpulannya, era yen "murah" akan segera berakhir, dan pencetakan uang yang dihasilkan akan menguntungkan aset kripto dan keras.

marsbit1j yang lalu

Arthur Hayes: Menunggu Sinyal Fed, Mengisi Amunisi untuk Persiapan Bull Market Kripto

marsbit1j yang lalu

BTC Cetak Rekor Likuidasi Posisi Short Terbesar dalam Sejarah: Dana Short $1,1 Miliar Menguap dalam Semalam, Tapi Terlalu Dini untuk Teriak "Bullish Kembali"

Pada tanggal 19 Agustus, Bitcoin (BTC) mengalami lonjakan harga yang signifikan, mendekati $70,000. Aksi harga ini memicu likuidasi short (posisi jual) terbesar dalam sejarah cryptocurrency, dengan lebih dari $11 miliar posisi short dilikuidasi dalam 24 jam, terutama didorong oleh pembelian paksa untuk menutup posisi. Dua faktor utama diduga memicu kenaikan ini: Pertama, pertemuan di Gedung Putih antara mantan Presiden Trump dengan para eksekutif industri crypto yang meningkatkan ekspektasi regulasi yang lebih baik. Kedua, pengumuman Departemen Keuangan AS tentang peningkatan likuiditas dalam pembelian kembali obligasi jangka panjang, yang diinterpretasikan sebagai sinyal kelonggaran likuiditas makro. Peristiwa likuidasi besar-besaran ini mengingatkan pada likuidasi serupa pada Mei 2021 ("5.19"), meskipun saat itu likuidasi didominasi posisi long. Secara historis, likuidasi besar posisi short seringkali menandai pembentukan dasar harga jangka menengah, namun biasanya diikuti periode konsolidasi dan akumulasi selama beberapa minggu sebelum tren naik yang berkelanjutan benar-benar terbentuk. Meski ada sentimen optimis, beberapa indikator seperti indeks Fear & Greed yang masih di zona "takut" menunjukkan kehati-hatian pasar. Analis menekankan bahwa ujian sebenarnya adalah apakah Bitcoin dapat mempertahankan momentum dan menantang level $75,000. Pesan utamanya adalah bahwa meski ada sinyal positif, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa pasar bull telah kembali sepenuhnya, dan investor disarankan untuk tidak terburu-buru melakukan investasi besar-besaran.

marsbit1j yang lalu

BTC Cetak Rekor Likuidasi Posisi Short Terbesar dalam Sejarah: Dana Short $1,1 Miliar Menguap dalam Semalam, Tapi Terlalu Dini untuk Teriak "Bullish Kembali"

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片