Прокуроры США обжалуют мягкий приговор основателям HashFlare за схему Понци на $577 млн

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-27Terakhir diperbarui pada 2025-08-27

Прокуроры США обжалуют приговор основателям HashFlare Сергею Потапенко (Sergei Potapenko) и Ивану Турыгину (Ivan Turõgin), которые получили лишь зачет предварительного заключения за организацию схемы Понци на $577 млн. Правительство требовало для них 10 лет тюрьмы.

26 августа представители обвинения уведомили федеральный суд Сиэтла об апелляции в Девятый окружной суд. Приговор вынес судья Роберт Ласник (Robert Lasnik) 12 августа — зачет предварительного заключения, штраф $25 000 и 360 часов общественных работ под надзором, которые предстоит отбывать в Эстонии.

Потапенко и Турыгин провели в заключении 16 месяцев на родине после ареста в октябре 2022 года. В мае 2024 года их экстрадировали в США, где они признали вину в сговоре с целью мошенничества.

$577 млн через фиктивные показатели майнинга

С 2015 по 2019 год продажи HashFlare превысили $577 млн. Основатели сервиса для майнинга криптовалют создавали поддельные панели управления, которые показывали ложные данные о майнинговых мощностях компании и доходности инвестиций.

Старых участников платформы выплачивали за счет средств новых клиентов — классическая схема Понци. Обвинение утверждало, что HashFlare нанесла серьезный ущерб жертвам и стала самым крупным мошенничеством в истории этого суда.

Защитники Потапенко и Турыгина возражали: несмотря на завышенные данные о майнинговых мощностях, клиенты HashFlare в итоге получили криптовалюту на сумму, превышающую их первоначальные вложения. Это произошло благодаря росту цен на криптовалютном рынке после закрытия схемы.

Адвокаты также заявили, что пострадавшие получат полную компенсацию из конфискованных активов стоимостью свыше $400 млн, которые были изъяты в рамках сделки о признании вины в феврале. Однако прокуроры называют эти данные сфабрикованными, а аргументы — неточными.

Апелляция по делу HashFlare демонстрирует попытки властей ужесточить наказания за крупномасштабные криптовалютные мошенничества. Исход рассмотрения в Девятом окружном суде может повлиять на будущие приговоры в аналогичных делах и общий подход к борьбе с преступлениями в сфере цифровых активов.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit3j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit3j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru3j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片