Минюст США: разработка DeFi-приложений без злого умысла не будет считаться преступлением

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-22Terakhir diperbarui pada 2025-08-22

Официальный представитель Минюста США (DOJ) Мэтью Дж. Галеотти заявил, что написание программного кода без преступного умысла не является злодеянием. Он выступил на мероприятии, организованном American Innovation Project, и отметил, что ведомство будет сосредотачиваться только на делах, связанных с мошенничеством, отмыванием денег и обходом санкций. Эти слова прозвучали вскоре после того, как присяжные в Нью-Йорке признали создателя Tornado Cash Романа Сторма виновным в сговоре по управлению нелицензированной платежной системой.

Галеотти пояснил, что если софт действительно децентрализован и работает в автоматическом режиме без контроля над активами пользователей, то новые обвинения по статье 18 U.S.C. 1960 предъявляться не будут. Он подчеркнул, что прокуратура не станет использовать уголовное право как инструмент для навязывания новых регуляторных норм для цифровой индустрии. Однако при наличии злого умысла в содействии преступлениям могут применяться и другие статьи.

На заявление отреагировали представители криптосектора. Юрист и директор по правовым вопросам Variant Fund Джейк Червински заявил, что в таком случае дело против Романа Сторма должно быть прекращено. По его словам, справедливость означает отмену обвинений, так как они построены на тех же обстоятельствах, которые Минюст теперь считает неподсудными.

Изменение DOJ отражает сдвиг в политике США в отношении криптовалют при новой администрации. В период президентства Джо Байдена прокуратура занимала более жесткую позицию, активно применяя уголовное законодательство против проектов в сфере цифровых валют. При Дональде Трампе ведомство выпустило меморандум. Согласно ему, нельзя использовать уголовные статьи для создания параллельного регуляторного режима.

Галеотти подтвердил, что ведомство будет следовать этим принципам и не станет расширять действие федерального уголовного законодательства для регулирования криптоиндустрии. Таким образом, надзор за отраслью остается за профильными органами, а уголовные дела будут возбуждаться только в случае реальных преступлений. Для рынка это может стать поворотным моментом, а судьба дела Сторма станет главным индикатором искренности новой позиции Минюста.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit6j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片