В сети Avalanche наблюдается рост числа транзакций на 766%

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-22Terakhir diperbarui pada 2025-08-22

Аналитики зафиксировали в сети Avalanche C-Chain сильную активность, начиная с февраля 2025 года. Количество ежедневных транзакций увеличилось с 150 тыс. до 1,3 млн, что означает рост на 766%. Одновременно с этим цена AVAX поднялась с $12 до $25, прибавив 108%. Такой резкий скаочк активности стал важным фактором изменения динамики цепочки.

В период с марта по апрель наблюдалась стадия накопления, когда активность оставалась низкой, а цена находилась в стагнации. С мая по июнь началось постепенное оживление сети. Настоящий прорыв произошел в июле–августе, когда количество транзакций достигло рекордных 1,3 млн в день.

После 14 августа случилась коррекция, и объемы опустились на 31%. Тем не менее уровень около 900 тыс. транзакций в сутки остается выше среднего значения за последние 6 месяцев более чем на 500%. Аналитики отмечают, что подобная консолидация после стремительного роста выглядит естественной и указывает на здоровое состояние сети.

Ключевым уровнем поддержки сейчас стала отметка в 800 тыс.транзакций в сутки. Если этот показатель будет удержан, Avalanche способна сформировать прочный фундамент для дальнейшего роста активности и цены. Потеря этого результата может означать временное ослабление динамики.

По мнению аналитиков из CryptoOnchain, стратегия для трейдеров остается смешанной. Долгосрочный прогноз позитивен при сохранении активности выше 800 тыс. переводов. Однако краткосрочно стоит учитывать риски, связанные с дивергенцией между динамикой числа транзакций и ценой цифрового актива.

В случае возвращения объемов к уровню 1,2 млн переводов в день, для криптовалюты AVAX открывается перспектива роста к отметке $30. По словам экспертов, такой сценарий будет указывать на восстановление восходящего тренда и новый импульс для участников рынка.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit6j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片