Суд снял арест с криптоактивов создателя скандального проекта Libra

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-22Terakhir diperbarui pada 2025-08-22

В Нью-Йорке суд вынес решение о разблокировке 500 млн токенов Libra на сумму около $4,7 млн, принадлежащих Хейдену Дэвису (Hayden Davis), одному из создателей одноименного скандального аргентинского криптопроекта.

Судья Дженнифер Рошон (Jennifer Rochon) решила, что истцы не предоставили достаточно доказательств, а у соучредителя компании Kelsier Ventures Хайдена Дэвиса слишком мало связи с Нью-Йорком, чтобы рассматривать иск именно здесь. Помимо разморозки токенов Libra, суд постановил снять ограничения на доступ команды мемкоина Libra к $57,65 млн в стейблкоинах USDC, хранящихся на двух адресах Solana.

Арест был наложен в мае по иску инвесторов Libra, обвинивших Дэвиса в мошенничестве и выводе свыше $100 млн из пулов ликвидности — по мнению инвесторов, это спровоцировало обвал токена на 94% с пиковой капитализации в $4.6 млрд.

86% трейдеров понесли убытки боле чем в $250 млн, тогда как небольшая группа инсайдеров заработала почти $180 млн, подсчитали аналитики Nansen. Дэвис неоднократно отрицал все обвинения в схеме «накачки и сброса» (pump and dump) и утверждал, что «обвал Libra стал результатом неудачного запуска криптопроекта, а не следствием мошенничества».

Скандал вокруг Libra разгорелся после стремительного роста токена, вызванного постом президента Аргентины Хавьера Милея 14 февраля в соцсети X.

Ранее Антикоррупционное управление Аргентины (OA) завершило расследование этичности поведения Милея, рекламировавшего Libra. Комиссия экспертов вынесла решение о непричастности президента страны к краху криптопроекта.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit6j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片