Эксперты Elliptic: дело Tornado Cash усиливает давление на DeFi-разработчиков

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-30Terakhir diperbarui pada 2025-08-30

Исследователи компании по безопасности из Elliptic отметили, что Федеральное жюри присяжных в Манхэттене признало сооснователя Tornado Cash Романа Шторма виновным в управлении незарегистрированным бизнесом по переводу денег. Решение стало частичным вердиктом: присяжные не смогли достичь единого мнения по обвинениям в отмывании средств и обходе санкций. Однако они признали, что Tornado Cash следовало зарегистрировать в FinCEN как MSB (предприятие предоставляющее денежные услуги) и соблюдать законы AML/CFT.

Аналитики Elliptic отметили, что данный вердикт создает важный прецедент. Разработчики децентрализованных сервисов теперь могут нести ответственность за несоблюдение требований AML/CFT даже в случаях, когда технология функционирует без централизованного управления. По мнению экспертов, это решение может изменить подход регуляторов к DeFi-инфраструктуре в целом.

Адвокаты защиты утверждали, что Tornado Cash представляет собой набор смарт-контрактов и разработчики не имели контроля над пользовательскими средствами. Однако прокуратура настаивала, что команда сознательно сделала протокол неизменяемым, а затем продвигала его использование, зная о рисках. В Elliptic считают, что это указывает на готовность властей трактовать подобные действия как бизнес, а не просто написание кода.

По данным исследователей, сервис Tornado Cash активно используется киберпреступниками, включая северокорейские хакерские группировки. Через сервис отмыто более $1 млрд. Эти факты усилили позицию обвинения и оказали влияние на присяжных.

В криптоиндустрии решение вызвало обеспокоенность. Многие считают, что оно способно замедлить инновации, если разработчики DeFi будут обязаны регистрироваться в FinCEN и выполнять все требования AML. В Elliptic подчеркнули, что на практике это может ограничить развитие открытого программного обеспечения в финансовой сфере. Шторм планирует подать апелляцию, а судьба остальных обвинений пока не определена. Исследователи Elliptic прогнозируют, что дело Tornado Cash станет ключевым примером в будущих дискуссиях о границах регулирования DeFi и роли разработчиков в обеспечении финансовой прозрачности.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit1j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit1j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru1j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片