Эксперт заявил о потенциале роста биткоина до $200 000 после включения в пенсионные планы

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-22Terakhir diperbarui pada 2025-08-22

  • Представитель Bitwise Андре Драгош прокомментировал включение криптоактивов в пенсионные планы в США.
  • По его словам, это событие может повлиять на цену актива даже сильнее, чем одобрение спотовых ETF.
  • Согласно прогнозу компании, курс биткоина может пробить $200 000 к концу года.

Включение биткоина в пенсионные планы, включая 401(k), может привести к росту курса актива до $200 000. Об этом заявил глава европейского отдела исследований компании Bitwise Андре Драгош в интервью для Cointelegraph.

Напомним, президент США Дональд Трамп подписал указ о включении частного капитала, недвижимости и виртуальных активов в пенсионные планы с вкладами (DC) в начале августа 2025 года. Драгош считает, что это событие по своей важности может превзойти запуск спотовых биткоин-ETF.

«Это сигнал о потенциальном привлечении еще $122 млрд нового капитала, если предположить, что на криптоактивы выделят скромный 1% от объема средств в этом секторе. Если взглянуть на 401(k) и DC в целом — они огромны. И 1% — это относительно консервативная оценка распределения для сектора в $12,2 трлн», — заявил он.

Вместе с тем, данные опроса Bitwise показывают, что большинство агентов, управляющих пенсионными планами, порекомендуют клиентам выделить под биткоин 2,5%-3%. Это значительно выше упомянутой консервативной оценки в 1%.

Это до $360 млрд в виде дополнительного притока средств. Для сравнения, по состоянию на 18 августа 2025 года сектор спотовых биткоин-ETF оценивается в $150,89 млрд, согласно SoSoValue.

По словам Драгоша, первые поступления средств с пенсионных счетов в биткоин можно ждать уже осенью 2025 года. Если Федеральная резервная система (США) снизит процентную ставку в сентябре, то к концу года курс актива достигнет $200 000, считает эксперт.

Вместе с тем отметим, что вероятность смягчения политики регулятора несколько снизилась после публикации данных об индексе цен производителей в июле 2025 года. Это же привело к коррекции на крипторынке 18 августа.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit6j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru6j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru6j yang lalu

Trading

Spot
活动图片