Эксперты назвали важный признак снижения риска коррекции для курса биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-25Terakhir diperbarui pada 2025-08-25

Текущие данные показывают, что коэффициент кредитного плеча на криптовалютных биржах снизился с июльских максимумов выше 0,27 до примерно 0,25 в начале августа. После резкого падения показатель немного восстановился, но остается ниже предыдущих пиков. Такая динамика свидетельствует о закрытии рискованных позиций или сокращении торговых объемов после периода высокой волатильности.

С мая по конец июля, стоимость BTC и сумма кредитного плеча росли параллельно, что отражало активный вход новых участников с большими позициями. Однако текущее снижение 2-го показателя при сохранении высоких котировок флагманской криптовалюты около $119 000 говорит о том, что рост поддерживается реальной ликвидностью, а не избыточной спекуляцией.

Аналитики отмечают, что умеренные значения снижают вероятность резкой коррекции. Если кредитное плечо останется в диапазоне 0,24–0,25, а цена биткоина сможет закрепиться выше $120 000, это создаст условия для продолжения восходящего тренда.

Напротив, быстрый рост плеча выше 0,27 перед тестом зоны $120 000–$124 000 может сигнализировать о высоких рисках ликвидаций и «сбрасывании» рынка. Такой сценарий чаще всего возникает при сочетании большого количества заемных средств, большой комиссии за финансирование и слабого расхождения цены.

Текущая ситуация говорит о том, что рынок стал менее подвержен резким колебаниям по сравнению с тем, что происходило в предыдущем месяце. Однако сиутация может резко измениться в любой момент. Однако, эксперты отметили, что часть спекулятивных позиций уже была ликвидирована, что снизило нагрузку на курс BTC. «Если тенденция сохранится, биткоин может получить устойчивую базу для нового витка роста, основанного на спотовом спросе, а не на чрезмерной торговле с плечом», — подытожили эксперты.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit4j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru4j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片