Bitmine Stocks Jump 60% in 5 days Following ETH Rally

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-08-03Terakhir diperbarui pada 2025-08-13

Bitmine Immersion Technologies (NYSE: BMNR) witnessed its stock surge over 60% in massive gains over the last 5 days as Ethereum, the firm’s focused treasury token, rallied, nearly reaching its all time high of $4891 today.

Currently, BMNR is up 11%, trading for $69.85 after surging from $65.89 during early trading hours. One catalyst that propelled the stock is the company’s new plan to raise $24.5 billion through a massive common stock sale. 

Bmnr Stock Price Over The Last 5 Days
BMNR Stock Price over the last 5 days | Source: Yahoo Finance

According to the U.S. Securities and Exchange Commission filing dated August 11, Bitmine aims to use this capital to increase its Ethereum holdings, which is already the largest among public companies. 

The firm currently owns about 1.15 million ETH worth over $5 billion and intends to eventually control around 5% of the total ETH supply.

According to previous reports, the stock sale will be conducted under an at-the-market agreement with ThinkEquity and Cantor Fitzgerald. Bitmine stated the shares will be priced at $0.0001 each, which is one of the most aggressive treasury expansion moves seen in the crypto market this year.

ETH is up 5% in 24 hours

Moreover, Ethereum’s rally is also adding to the excitement. As of the time of writing, ETH is trading for $4,626, this is about a 5% surge from the previous day after reaching a daily high of $4,728 during Asia’s session hours with 28% to $65.53 billion in trading volume.

Eth Price Chart
ETH Price Chart | Source: CoinMarketCap

The cryptocurrency is just a few dollars away from breaking its record and investors are actively buying in through both direct purchases and exchange-traded funds.

Bitmine has been steadily increasing its ETH stash over the past three months. Earlier this year, it sold $4.5 billion worth of stock under a previous authorization. Before the latest filing, it still had $723 million in unused stock sale capacity, now joined by the fresh $20 billion allowance. 

Other corporate players are also moving into Ethereum. Sharplink Gaming, the second-largest corporate ETH holder, is preparing to raise nearly $500 million to expand its reserves. 

Also Read: Bullish Crypto Exchange Raises $1.1B in NYSE IPO



Bacaan Terkait

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin tidak hanya terletak pada kemungkinan "depegging" (kehilangan patokan nilai), tetapi pada tantangan untuk memasukkannya ke dalam sistem keuangan yang dapat diidentifikasi, dipantau, dipertanggungjawabkan, dan diregulasi. Laporan berjudul "Anchoring Trust in Money" menekankan bahwa uang bukan sekadar produk teknologi. Kepercayaan datang dari kerangka hukum, likuiditas, unit akun bersama, dan integritas keuangan. Dalam sistem tradisional, bank bertanggung jawab atas KYC, pemantauan transaksi, dan pelaporan. Sebaliknya, stablecoin yang beredar di blockchain tanpa izin menghadapi risiko kombinasi: anonimitas semu, dompet non-kustodial, jembatan lintas rantai, dan kurangnya kejelasan subjek hukum. Transparansi pada rantai (on-chain) tidak sama dengan transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak berarti identitas terungkap. Risiko stablecoin dapat merembes kembali ke keuangan tradisional melalui pintu masuk/keluar dana (on/off-ramp), platform perdagangan, dan akun pelanggan. Masa depan regulasi bukan melarang inovasi, tetapi "menanamkan aturan" ke dalam infrastruktur. Sistem keuangan token masa depan harus menyematkan identifikasi pelanggan, penyaringan risiko pra-transaksi, jejak data yang dapat diaudit, dan mekanisme kolaborasi lintas yurisdiksi sejak awal. Kepatuhan bukanlah penghalang, melainkan infrastruktur dasar yang memungkinkan inovasi keuangan berkelanjutan dan aman.

marsbit1j yang lalu

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

marsbit1j yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin bukan hanya ketidakstabilan nilai (de-pegging), tetapi kemampuan untuk diintegrasikan ke dalam sistem keuangan yang teridentifikasi, termonitor, dapat dipertanggungjawabkan, dan teregulasi. Dari perspektif kepatuhan, uang memerlukan kerangka institusional yang menjamin unit akun, pembayaran pasti, likuiditas, regulasi, dan integritas keuangan. Stablecoin, yang banyak beredar di blockchain tanpa izin, menghadapi tantangan dalam KYC, AML/CFT, dan kejelasan tanggung jawab karena pseudo-anonimitas, dompet non-tahanan, dan bridging antar-rantai. Transparansi data rantai-blok (on-chain) tidak secara otomatis berarti transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak sama dengan identitas yang diketahui. Risiko dari ekosistem stablecoin dapat berpindah kembali ke keuangan tradisional melalui titik on-ramp/off-ramp (pintu masuk/keluar dana). Oleh karena itu, arah masa depan yang diusulkan BIS adalah mengintegrasikan teknologi tokenisasi ke dalam sistem moneter berbasis bank sentral dan lembaga teratur, dengan menanamkan aturan sejak awal ("embedded rules"). Ini termasuk identifikasi klien, pra-skrining transaksi, penilaian risiko, jejak data yang dapat diaudit, serta mekanisme kolaborasi lintas lembaga dan yurisdiksi. Intinya, bagi profesional kepatuhan, setiap inovasi keuangan baru harus menjawab pertanyaan mendasar: Siapa yang mengidentifikasi klien, memantau transaksi, menangani anomali, dan bertanggung jawab? Kepatuhan bukanlah penghalang inovasi, melainkan infrastruktur dasar agar inovasi keuangan dapat berkelanjutan dan aman.

链捕手1j yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片