Rumble может купить Northern Data за €1 млрд, Peak Mining продается за $235 млн

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-11-10Terakhir diperbarui pada 2025-11-10

Платформа видеохостинга и облачных сервисов Rumble Inc. (NASDAQ: RUM) с рыночной капитализацией $2 млрд, заявила, что рассматривает возможность приобретения Northern Data — немецкого оператора биткоин-майнинга и центров обработки данных для искусственного интеллекта.

В рамках потенциальной сделки акционеры Northern Data получат 2,319 новых акций класса A компании Rumble за каждую акцию в обращении. Это обеспечит им примерно 33,3% доли в объединённой компании при условии полного обмена. Соотношение может быть пересмотрено с учётом балансовой корректировки, включая ожидаемую продажу подразделения Peak Mining, входящего в состав Northern Data.

В понедельник Northern Data подтвердила подписание необязательного и неисключительного соглашения о продаже Peak Mining — своего подразделения по майнингу биткоина — компании Elektron Energy LP за сумму до $235 млн наличными.

Сделка предполагает авансовый платёж в размере $175 млн, а оставшаяся часть зависит от достижения целевых показателей производительности и передачи депозитного соглашения с производителем оборудования для майнинга. Подразделение Ardent компании Northern Data сохранит право участвовать в возможных проектах по высокопроизводительным вычислениям на базе объекта Corpus Christi II, которым будет управлять Elektron. Завершение сделки ожидается во второй половине 2025 года при выполнении стандартных условий.

Предложение со стороны Rumble предполагает, что продажа Peak Mining состоится до закрытия основной сделки, а чистая выручка пойдёт на погашение части акционерного кредита, предоставленного Tether, которой принадлежит около 54% Northern Data. Оставшаяся часть долга будет пересогласована, но останется непогашенной. Rumble заявила, что не намерена брать на себя ответственность за этот долг.

Если сделка будет реализована, операции дата-центров Ardent компании Northern Data и платформа Taiga GPU-as-a-service, включающая около 20 480 видеокарт Nvidia H100 и 2048 H200, станут частью облачного бизнеса Rumble. Northern Data управляет пятью дата-центрами с совокупной потенциальной мощностью почти 850 МВт, включая объект в Мейсвилле, штат Джорджия, где установленная мощность может достичь 180 МВт.

Tether, ранее инвестировавшая $775 млн в Rumble в текущем году, поддержала потенциальное приобретение и намерена обменять свою долю в Northern Data на акции Rumble по согласованному соотношению. Кроме того, Tether станет крупным клиентом Rumble в рамках долгосрочного соглашения о поставке графических процессоров и внесёт изменения в условия кредита, предоставленного Northern Data.

Rumble подчеркнула, что окончательное решение о запуске предложения пока не принято. Процесс предполагает детальную проверку, согласование финальных документов и одобрение регулирующими органами, включая Федеральное агентство по финансовому надзору Германии (BaFin).

Bacaan Terkait

2 Juta Pengguna Bulanan, Total Pendanaan $16,5 Juta, Proyek DeFi Terkenal Zapper Akhirnya Juga Runtuh

Pada 8 Juli 2026, CEO Zapper Seb Audet mengumumkan penutupan platform DeFi ternama tersebut pada 3 Agustus, mengakhiri operasional selama hampir tujuh tahun. Zapper, pelacak portofolio DeFi dengan 2 juta pengguna aktif bulanan dan volume transaksi lebih dari $13 miliar, harus menyerah karena tidak menemukan model bisnis yang berkelanjutan. Platform yang bermula dari merger DeFi Snap dan DeFi Zap pada 2019 ini sempat mendapatkan pendanaan $1,65 juta dari Framework Ventures dan lainnya. Fungsionalitas utamanya adalah melacak aset di berbagai jaringan dan protokol DeFi, memungkinkan pengguna memantau semua aset mereka di satu tempat. Fitur unggulan "Zap" juga mempermudah transaksi DeFi yang kompleks. Meskipun memiliki basis pengguna yang besar dan setia, Zapper kesulitan menghasilkan pendapatan yang cukup. Model bisnisnya bergantung pada biaya kecil dari agregasi pertukaran, namun biaya tersebut tertekan oleh persaingan sengit. Sementara itu, biaya infrastruktur untuk memelihara indeks data real-time di ratusan protokol dan banyak blockchain terus membebani. Proyek ini melakukan beberapa upaya pivot, seperti meluncurkan aplikasi sosial Chainchat pada 2023 dan mengumumkan Zapper Protocol dengan rencana token $ZAP pada 2024, namun upaya-upaya ini gagal dilaksanakan sepenuhnya dan tidak mengubah nasibnya. Penutupan Zapper mencerminkan tantangan yang dihadapi produk alat murni di ruang DeFi, menekankan pentingnya menemukan saluran monetisasi yang kuat di luar sekadar mengumpulkan pengguna.

链捕手1j yang lalu

2 Juta Pengguna Bulanan, Total Pendanaan $16,5 Juta, Proyek DeFi Terkenal Zapper Akhirnya Juga Runtuh

链捕手1j yang lalu

37.7°C Membuat Pingsan, Superkomputer AI Universitas Cambridge Lumpuh, 350 Proyek Riset Berhenti Total

Suhu 37,7°C Lumpuhkan Superkomputer AI Cambridge, 350 Proyek Riset Terhenti Gelombang panas ekstrem yang melanda Inggris pada akhir Juni mencapai rekor 37,7°C, menyebabkan sistem pendingin superkomputer AI Dawn di Universitas Cambridge mengalami kegagalan. Dawn, yang merupakan bagian inti dari rencana pemerintah Inggris senilai £300 juta dan menampung 1024 GPU Intel, terpaksa dinonaktifkan selama lebih dari satu minggu (27 Juni - 6 Juli). Pemadaman ini menghentikan lebih dari 350 proyek penelitian penting. Beberapa di antaranya termasuk penyaringan molekular untuk obat Parkinson baru, penemuan target vaksin kanker yang dipercepat AI, pemodelan prediksi es laut Antartika, dan proyek skrining kanker ginjal berbasis AI. Untungnya, tidak ada data yang hilang atau pekerjaan yang perlu diulang dari nol. Penyedia sistem pendingin, USystems (Legrand), menyatakan peralatannya beroperasi sesuai spesifikasi desain, mengisyaratkan bahwa suhu lingkungan telah melampaui batas yang direncanakan. Insiden serupa pernah terjadi pada 2022, ketika pusat data Google dan Oracle di London juga mengalami gangguan karena panas. Masalah intinya terletak pada tantangan pendinginan akhir. Berapa pun canggihnya sistem pendingin di dalam rak server (seperti pendinginan cair langsung di Dawn), panas akhirnya harus dibuang ke udara luar. Ketika suhu atmosfer mendekati 40°C, efisiensi pembuangan panas menurun drastis, dan peralatan bisa mengalami throttle termal atau dimatikan secara paksa untuk mencegah kerusakan. Insiden ini menyoroti paradoks dan tantangan besar di era AI: infrastruktur komputasi canggih yang digunakan untuk mempelajari perubahan iklim justru menjadi rentan terhadap dampak dari perubahan iklim itu sendiri. Kebutuhan daya dan kepadatan panas pusat data AI terus melonjak (dari rak 5-10 kW menjadi 100+ kW), sementara suhu global juga terus meningkat. Insiden Dawn menjadi peringatan bahwa ketahanan infrastruktur digital terhadap cuaca ekstrem perlu menjadi prioritas perencanaan di masa depan.

marsbit1j yang lalu

37.7°C Membuat Pingsan, Superkomputer AI Universitas Cambridge Lumpuh, 350 Proyek Riset Berhenti Total

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片