Raoul Pal Calls XRP, Cardano And Dogecoin The ‘Moron Trade’: Here’s Why

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-08-11Terakhir diperbarui pada 2025-08-11

Abstrak

In his latest interview, Raoul Pal sharpened a long-running argument about how retail capital enters crypto markets, placing nominal price—what...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

In his latest interview, Raoul Pal sharpened a long-running argument about how retail capital enters crypto markets, placing nominal price—what a single unit costs—at the center of early-cycle behavior. “Sorry, but people are going to buy XRP and Doge and Cardano, whether you like it or not. Because they’re cheap, in the absolute term of, you know, how much you pay for a token. So people will do that,” he said.

He mapped the field into three risk buckets: large, adopted layer-1s he called “idiot-proof,” a harder “middle” composed of disparate DeFi names, and a mechanically simple momentum bet he labeled “the Moron Trade”—not as an insult to holders, he stressed, but as a description of what newcomers tend to do when faced with sticker shock at the top of the table.

Why XRP, ADA And DOGE Are The ‘Moron Trade’

Pal walked through the on-ramp psychology in plain numbers. Newcomers, in his telling, open a screen and see “Bitcoin… $116,000… I can barely afford lunch,” and “Ethereum… well, that’s pretty expensive.” By contrast, they recognize brand-heavy mid-caps with low unit prices and accessible narratives: “Oh, XRP… it’s $3… Doge… Elon likes Doge… it’s $0.22… and Cardano… it’s $0.78.”

The effect, he argued, is predictable: flows gravitate to coins that feel affordable in absolute terms, regardless of fully diluted value or liquidity profile. “I’m not saying that these are moronic and people are moronic for owning them,” he said, reiterating that he was describing a pattern he has “seen play out” whenever retail returns.

The framework leaves space, in Pal’s view, for two parallel trades. On one side are what he called “big layer ones that get adopted,” where he explicitly cited Solana and Sui—“a few others, great”—as the sort of “idiot-proof” exposure that “go[es] up a lot and [is] less risky” when network activity and developer traction compound.

On the other side sit the “middle part,” which he described as “the harder play,” typified by “I’ve got this DeFi token that could be amazing” but will demand better timing, patience, or specialist knowledge. Between those poles sits what he called “the Moron Trade… just buy the cheapest thing in the top 10,” a style he illustrated live—“I’m going to show you the Moron Trade now”—to make the point that unit bias remains a powerful magnet when retail re-engages.

Pal tied the interview themes back to the cycle narrative he and his research businesses have promoted for a year. In an August 10 post on X, he reminded followers that Global Macro Investor and Real Vision Pro “called the start of the Banana Zone in August 2024,” adding that those who followed the “Don’t Fuck This Up” thesis and “hold the top tokens” would be “between 50% and 650% wealthier” since that call.

He listed Sui at +650%, XRP at +630%, Dogecoin at +210%, Bitcoin at +140%, Ether at +105%, and Solana at +51%, before underscoring that Sui was his “best pick” and “remains so.” He attributed the broader framework to what he calls “The Everything Code“.

Taken together, the interview and the follow-up post sketch Pal’s current market map with unusual clarity. First, he expects retail behavior to continue clustering around low unit-price, high-recognition assets such as XRP, Dogecoin, and Cardano as headline prices for Bitcoin and Ether rise.

Second, he continues to favor adopted layer-1s where on-chain activity and developer momentum serve as tailwinds—Solana and Sui being the explicit examples he offered. Third, he remains skeptical of the mid-shelf, thesis-driven DeFi trade for non-specialists, calling it “harder” relative to broad-beta alternatives.

At press time, XRP traded at $3.27.

XRP price
XRP price, 1-day chart | Source: XRPUSDT on TradingView.com
Featured image from YouTube, chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Kerajaan Crypto Trump Hasilkan $1,4 Miliar pada 2025: WLFI, TRUMP Diperiksa Ketat

Pengungkapan keuangan terbaru Presiden Donald Trump menunjukkan pergeseran signifikan dalam kekayaannya, dengan investasi kripto kini menjadi sumber pendapatan terbesarnya, melampaui bisnis tradisional. Pada 2025, proyek kripto yang didukung keluarganya dilaporkan menghasilkan lebih dari $1,4 miliar, termasuk sekitar $600 juta dari penjualan token World Liberty Financial (WLFI) dan sekitar $636 juta dari memecoin TRUMP meski harganya anjlok. Kekayaan digital Trump ini terutama didorong oleh perjanjian lisensi, penjualan token, dan transaksi ekuitas, bukan semata-mata nilai aset kriptonya. Kesuksesan ini membawa fokus baru pada kebijakan, terutama setelah administrasinya mengeluarkan perintah eksekutif GENIUS Act dan CLARITY Act yang bertujuan mengatur stablecoin dan pasar aset digital. Tumpang tindih antara kepentingan bisnis Trump dan reformasi regulasi yang lebih ramah meningkatkan pengawasan etika dan tuntutan untuk transparansi yang lebih kuat dari para pembuat kebijakan. Sementara itu, pengawasan regulator terhadap industri kripto telah bergeser dari penegakan hukum ke pembuatan aturan. Data menunjukkan penurunan drastis tindakan penegakan oleh SEC dan CFTC pada 2025, mencerminkan fokus baru pada pengembangan kerangka kerja untuk stablecoin. Namun, pasar tampaknya masih lebih dipengaruhi suku bunga, aliran ETF, dan kondisi makroekonomi daripada perkembangan politik. Ke depan, meningkatnya pengawasan etika diperkirakan akan membentuk kembali standar regulasi dan akuntabilitas kelembagaan dalam pengawasan kripto.

ambcrypto57m yang lalu

Kerajaan Crypto Trump Hasilkan $1,4 Miliar pada 2025: WLFI, TRUMP Diperiksa Ketat

ambcrypto57m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu XRP 2.0

XRP 2.0: Sebuah Frontier Baru dalam Lanskap Cryptocurrency Pengenalan XRP 2.0 Dalam dunia cryptocurrency yang terus berkembang, proyek baru terus muncul, bersaing untuk mendapatkan perhatian dan adopsi. Salah satu inisiatif menjanjikan adalah XRP 2.0, sebuah proyek cryptocurrency baru yang dirancang untuk memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih dan metodologi enkripsi yang kuat. Meskipun namanya memiliki kesamaan dengan XRP dari Ripple, penting untuk dicatat bahwa XRP 2.0 beroperasi secara independen, dengan fokus pada peningkatan keamanan transaksi, privasi, dan skalabilitas. Seiring dengan semakin banyaknya solusi terdesentralisasi yang diadopsi oleh lanskap keuangan digital, XRP 2.0 bertujuan untuk berkontribusi secara bermakna pada web3 dan ekspansi keseluruhan proyek crypto. Apa itu XRP 2.0? Pada dasarnya, XRP 2.0 adalah proyek cryptocurrency yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem mata uang digital yang aman dan terdesentralisasi. Teknologi dasarnya mengintegrasikan prinsip blockchain yang canggih dengan teknik enkripsi mutakhir. Tujuan utama dari XRP 2.0 adalah untuk menetapkan dirinya sebagai platform yang dapat diandalkan dan efisien yang memungkinkan eksekusi transaksi yang cepat sambil memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik untuk para penggunanya. Proyek ini dipromosikan sebagai solusi untuk berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh cryptocurrency yang ada, dengan mengusulkan sistem yang dapat menangani volume transaksi yang lebih tinggi dengan kecepatan dan privasi yang ditingkatkan. Fleksibilitas ini menjadikan XRP 2.0 sebagai pesaing yang signifikan di pasar yang dipenuhi dengan berbagai mata uang digital. Siapa Pencipta XRP 2.0? Identitas pencipta di balik XRP 2.0 tercatat sebagai ‘Wilbur.’ Namun, rincian komprehensif mengenai Wilbur atau entitas terkait mereka masih sulit ditemukan. Anonimitas banyak pencipta cryptocurrency bukanlah fenomena yang tidak umum dalam industri, sering kali dirancang untuk mempertahankan tingkat privasi dan keamanan. Siapa Investor XRP 2.0? Saat ini, informasi spesifik terkait yayasan investasi atau organisasi yang mendukung XRP 2.0 tidak tersedia untuk publik. Dalam sektor cryptocurrency, dukungan oleh investor terkemuka dapat secara signifikan mempengaruhi kredibilitas dan keberhasilan sebuah proyek, namun transparansi mengenai pendukung finansial XRP 2.0 belum ditetapkan. Bagaimana Cara Kerja XRP 2.0? XRP 2.0 menonjol dengan menerapkan kombinasi teknologi blockchain dan algoritma enkripsi canggih yang memastikan transaksi yang aman dan terdesentralisasi. Struktur inovatifnya mencakup fitur unik yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperluas fungsi di luar transaksi cryptocurrency konvensional. Di antara fitur-fitur ini, XRP 2.0 mengintegrasikan kemampuan yang ditenagai oleh AI, seperti fungsi teks-ke-gambar dan teks-ke-suara. Penambahan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman interaktif bagi pengguna, mendorong penerapan yang lebih luas di berbagai sektor. Dengan menjembatani kemajuan teknologi dengan desain yang berorientasi pada pengguna, XRP 2.0 bertujuan untuk menarik perhatian berbagai individu dan perusahaan yang ingin mengintegrasikan solusi cryptocurrency ke dalam kerangka operasional mereka. Garis Waktu XRP 2.0 Memahami XRP 2.0 memerlukan pemeriksaan tonggak yang telah mendefinisikan perjalanannya sejauh ini: 23 Juli 2023: XRP 2.0 diperkenalkan sebagai proyek cryptocurrency baru, bertujuan untuk merevolusi kemampuan transaksi yang aman dan terdesentralisasi di bidang blockchain. 8 September 2023: Peluncuran proyek lain, XRP20, terjadi, menandai munculnya token ERC-20 di blockchain Ethereum yang tidak terkait dengan XRP 2.0. 13 November 2023: XRP Ledger mengalami pembaruan signifikan dengan rilis perangkat lunak server rippled versi 2.0.0. Penting untuk dicatat bahwa perkembangan ini tidak terhubung dengan proyek cryptocurrency XRP 2.0. Poin Kunci Tentang XRP 2.0 Untuk mengekstrak esensi dari XRP 2.0, beberapa faktor kritis muncul: Fitur Unik: Penyertaan fitur seperti teks-ke-gambar dan teks-ke-suara yang ditenagai AI semakin memperluas aplikasi potensial XRP 2.0. Teknologi Blockchain: Kerangka kerja menggunakan mekanisme blockchain canggih dan protokol enkripsi, memastikan lingkungan yang aman dan terdesentralisasi untuk transaksi. Skalabilitas dan Privasi: XRP 2.0 memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik dalam proses transaksi dan skalabilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi basis pengguna yang berkembang. Tidak Terafiliasi dengan Ripple: Penting untuk dicatat, meskipun namanya, XRP 2.0 tidak memiliki kesetiaan atau kolaborasi dengan XRP dari Ripple, membedakan kerangka operasi dan tujuannya dalam ekosistem cryptocurrency. Kesimpulan XRP 2.0 mewakili usaha ambisius dalam lingkup cryptocurrency, bertujuan untuk menawarkan kombinasi keamanan, privasi, dan efisiensi dalam transaksi digital. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan fitur yang ramah pengguna, proyek ini berupaya memperluas cakrawala apa yang dapat dicapai oleh cryptocurrency di ekonomi digital saat ini. Sementara anonimitas penciptanya dan kurangnya investor yang diungkapkan mungkin menimbulkan pertanyaan bagi beberapa orang, fokus XRP 2.0 pada fungsionalitas canggih dan desentralisasi meningkatkan daya tariknya di tengah pasar crypto yang semakin ramai. Seiring dengan terus berkembangnya lanskap cryptocurrency, XRP 2.0 mungkin akan muncul sebagai pemain kunci dalam ekspansi solusi blockchain yang aman dan skalabel.

251 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.06Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu XRP 2.0

Cara Membeli XRP

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian XRP (XRP) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli XRP (XRP) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan XRP (XRP) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan XRP (XRP) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading XRP (XRP)Lakukan trading XRP (XRP) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.0k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XRP

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XRP (XRP) disajikan di bawah ini.

活动图片