MetaMask Wallet Now Supports Sei Blockchain and Ecosystem

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-08-03Terakhir diperbarui pada 2025-08-07

MetaMask, the well-known crypto wallet used by over 100 million people, has now added support for Sei (SEI), a Layer 1 blockchain, taking the total number of supported blockchains on MetaMask to over ten.

With this update, users can now access Sei-based apps, tokens, NFTs, and other assets straight from MetaMask, no extra setup or tools needed. They can also buy, swap, or bridge SEI tokens using built-in payment options like credit cards or Apple Pay.

MetaMask has also created a dedicated page for the Sei ecosystem inside its Portfolio section, where users can check out dApps and keep track of what’s going on in the network. The aim is to make it simpler and safer for people to explore new blockchains, no complicated setups or confusing third-party tools needed.

“Expanding MetaMask to support emerging networks like Sei is about solving real problems for users,” said Gal Eldar, global product lead at MetaMask. “Web3 is moving toward a multi-chain reality, and users shouldn’t have to wrestle with different wallets or complex bridges to participate.”

Sei, which launched its mainnet in 2023, has seen rapid growth, particularly following the release of Sei V2, an Ethereum Virtual Machine (EVM)-compatible chain. The blockchain now processes over 4.2 million transactions daily, has more than 11 million monthly active users, and holds over $600 million in total value locked (TVL).

SEI is currently the 56th biggest cryptocurrency, trading at around $0.2889, up about 3% in the last 24 hours, with a market cap close to $1.67 billion, as per CoinMarketCap.

Over the years, MetaMask has grown beyond just Ethereum. It now supports a mix of EVM and non-EVM blockchains as it works towards becoming a single, go-to wallet for all onchain activity. Some of the major blockchains it supports include Arbitrum, Base, Solana, BNB Chain, Linea, and others.

Meanwhile, MetaMask co-founder Dan Finlay recently revealed that the team is still considering the launch of a native token. Finlay stated that if a token is ever launched, it would be promoted directly within the MetaMask wallet, and users would be able to find a link inside the wallet itself. Parent company Consensys has been exploring the idea of issuing tokens across its product suite as part of a broader effort toward progressive decentralization.

Also Read: Is MetaMask Launching a Stablecoin With Stripe?



Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin tidak hanya terletak pada kemungkinan "depegging" (kehilangan patokan nilai), tetapi pada tantangan untuk memasukkannya ke dalam sistem keuangan yang dapat diidentifikasi, dipantau, dipertanggungjawabkan, dan diregulasi. Laporan berjudul "Anchoring Trust in Money" menekankan bahwa uang bukan sekadar produk teknologi. Kepercayaan datang dari kerangka hukum, likuiditas, unit akun bersama, dan integritas keuangan. Dalam sistem tradisional, bank bertanggung jawab atas KYC, pemantauan transaksi, dan pelaporan. Sebaliknya, stablecoin yang beredar di blockchain tanpa izin menghadapi risiko kombinasi: anonimitas semu, dompet non-kustodial, jembatan lintas rantai, dan kurangnya kejelasan subjek hukum. Transparansi pada rantai (on-chain) tidak sama dengan transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak berarti identitas terungkap. Risiko stablecoin dapat merembes kembali ke keuangan tradisional melalui pintu masuk/keluar dana (on/off-ramp), platform perdagangan, dan akun pelanggan. Masa depan regulasi bukan melarang inovasi, tetapi "menanamkan aturan" ke dalam infrastruktur. Sistem keuangan token masa depan harus menyematkan identifikasi pelanggan, penyaringan risiko pra-transaksi, jejak data yang dapat diaudit, dan mekanisme kolaborasi lintas yurisdiksi sejak awal. Kepatuhan bukanlah penghalang, melainkan infrastruktur dasar yang memungkinkan inovasi keuangan berkelanjutan dan aman.

marsbit2j yang lalu

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli SEI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sei Network (SEI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sei Network (SEI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sei Network (SEI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sei Network (SEI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sei Network (SEI)Lakukan trading Sei Network (SEI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

196 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli SEI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga SEI (SEI) disajikan di bawah ini.

活动图片