Власти Франции хотят добывать биткоины на избыточной ядерной энергии

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-04Terakhir diperbarui pada 2025-08-04

Группа французских парламентариев разрабатывает законопроект, который позволит использовать избыточную энергию атомных электростанций для добычи флагманской криптовалюты биткоин (BTC). Как сообщает Le Monde, идея предусматривает установку оборудования на объектах государственной компании Électricité de France (EDF), крупнейшего поставщика сектора в стране.

Франция остается лидером по производству ядерной энергии в ЕС. По данным Eurostat за 2023 год, на страну приходится более 338 тыс. гигаватт-часов — около свыше 50% от общего объема 27 государств Евросоюза. Однако около 66% выработанного тепла теряется при преобразовании в электричество, что делает использование избытков особенно актуальным. Именно поэтому было принято решение обратить внимание на индустрию добвычи цифровых валют.

По словам депутата Аурельена Лопеса-Лигуори, данная идея безопасна и «исключительно прибыльна». Новый законопроект основан на последней инициативе по оценке вклада майнинга в энергобаланс Франции, которая была предварительно отклонена. Сейчас работа над текстом обновленного документа находится на раннем этапе.

Использование избыточной энергии для майнинга криптовалют уже применяется в других странах. К примеру, в мае власти Пакистана выделили 2 тыс. мегаватт для добычи цифровых монет BTC и питания ИИ-центров на базе недозагруженных угольных ТЭС. Также компания Tether инвестирует в подобную бизнес-модель в Южной Америке — через агрофирму Adecoagro, владея долей организации в размере 70%. Если инициатива получит поддержку, Франция может стать первой страной в ЕС, официально внедрившей стратегию интеграции майнинга в национальную энергосистему.

По данным на 13:30 по МСК 4 августа 2025 года, курс биткоина находился вблизи отметки $114 410. Цена криптовалюты опустилась на 3,81% за неделю. При этом котировки все еще находятся на 22,5% выше, чем в начале года.

Bacaan Terkait

Boom AI Hadapi Masalah Overleverage Setelah Kejatuhan Dana dengan 67% Investasi

Boom AI Hadapi Masalah Penggunaan Utang Berlebihan Setelah Runtuhnya Dana dengan 67% Investasi Dana lindung nilai Situational Awareness AI milik Leopold Aschenbrenner anjlok sekitar 67% pada Juli karena margin call, memaksa penjualan seluruh portofolio publiknya. Keruntuhan ini mempertanyakan prospek pasar saham untuk paruh kedua 2026. Meski prediksi permintaan AI akurat, dana yang sebelumnya mencetak return 439% dengan leverage 4x hampir mengalami bencana akibat penurunan 35-47% pada posisi utamanya di infrastruktur dan chip AI. Kesalahan bukan pada taruhannya. Portofolio dana banyak berisi saham seperti SanDisk dan Micron, didukung data pertumbuhan permintaan chip memori dan kenaikan harga NAND serta DRAM. Namun, indeks semikonduktor Philadelphia turun hampir 30% dari puncaknya, dan leverage tinggi mencegah dana bertahan hingga pemulihan. Bank sentral seperti Bank of England telah memperingatkan risiko peningkatan leverage di pasar saham, terutama pada perusahaan AI yang dinilai terlalu tinggi. Mereka mengingatkan insiden seperti Archegos 2021. Pertanyaan terbuka adalah apakah perdagangan AI institusional akan bertahan. JP Morgan menyebut efek leverage mungkin masih ada, tetapi investor cenderung beralih ke aset riil berjangka panjang. Investasi AI tidak melambat (diperkirakan mencapai $7.6 triliun untuk daya komputasi dan data center), namun pasar mungkin lebih berhati-hati dalam menerima risiko, dan apakah penurunan berikutnya akan dihadapi modal sabar atau penjualan panic oleh pemegang saham dengan leverage tinggi.

cryptonews.ru3m yang lalu

Boom AI Hadapi Masalah Overleverage Setelah Kejatuhan Dana dengan 67% Investasi

cryptonews.ru3m yang lalu

Blockstream Swaps Masuk Fase Beta, Mengisi Kekosongan di Ekosistem BTC yang Ditinggalkan Boltz

Blockstream telah mengumumkan dimulainya fase beta untuk layanan pertukaran aset tanpa kepercayaan (trustless swap) mereka, yang disebut Blockstream Swaps. Layanan ini dirancang untuk memfasilitasi perpindahan Bitcoin antara jaringan utama (mainchain), Lightning Network, dan sidechain Liquid. Keputusan ini muncul tak lama setelah Boltz, penyedia layanan serupa, menutup operasinya karena serangan yang dilakukan oleh agen kecerdasan buatan (AI). Blockstream menekankan bahwa mereka tidak bermaksud menggantikan Boltz, melainkan untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan ekosistem Bitcoin. Mereka telah mengembangkan layanan ini sebelumnya, namun penutupan Boltz memberikan dorongan urgensi. Blockstream Swaps melengkapi kemampuan pertukaran atom antara Lightning dan Liquid yang telah ada, dengan menambahkan dukungan untuk Bitcoin jaringan utama, sehingga menciptakan konektivitas penuh antara ketiga lapisan tersebut. Sementara itu, penutupan Boltz dan insiden keamanan pada operator Lightning Network lainnya seperti ZEUS telah menimbulkan kekhawatiran. Namun, data menunjukkan bahwa jaringan Lightning Network secara keseluruhan tetap tumbuh selama periode tersebut, mengindikasikan masalah terletak pada level operator, bukan protokol inti. Industri saat ini sedang menghadapi perlombaan senjata dalam keamanan siber, dengan banyak perusahaan Bitcoin yang kini beralih ke laboratorium AI canggih untuk melawan ancaman yang semakin canggih dari penyerang yang memanfaatkan AI.

cryptonews.ru6m yang lalu

Blockstream Swaps Masuk Fase Beta, Mengisi Kekosongan di Ekosistem BTC yang Ditinggalkan Boltz

cryptonews.ru6m yang lalu

Trading

Spot
活动图片