Какие события августа могут повлиять на крипторынок

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-12-31Terakhir diperbarui pada 2025-08-01

Рассказываем, на какие события стоит обратить внимание и как на те или иные решения регулятора может отреагировать рынок.

О том, на какие события августа 2025 стоит обратить внимание и как они могут повлиять на крипторынок, рассказал блогер COIN 22 . Вот на что он обратил внимание:

1 августа заканчивается очередной дедлайн в рамках объявленной Трампом войны тарифов. Глава ФРС Джером Пауэлл считает, что развязанное президентом США противостояние может больно ударить по экономике страны. В том числе, банкир опасается роста инфляции. Изменения могут отдалить решение ФРС о переходе к снижению ставки. Сторонники Трампа в свою очередь уверены в том, что Пауэлл преувеличивает возможное влияние тарифной политики президента.

На момент написания обзора неясно, последует ли за 1 августом новая пауза, или же ввод тарифов до 60%. Неопределенность может помешать росту рынка. Новые соглашения — напротив могут позитивно повлиять криптоиндустрию.

Также на 1 августа запланирован отчет по безработице. Его результаты окажут влияние на решение ФРС по ставке в сентябре.

12 августа выйдет свежий отчет по ИПЦ. Рост инфляции может стать отменой прогноза первого снижения ставки в начале осени.

20 августа выйдут протоколы FOMC. В них будет отображена позиция представителей ФРС по вопросу корректировки ставки 30 июля 2025. Благодаря протоколу участники рынка смогут понять настрой регулятора, который будет влиять на исход сентябрьского заседания.

Ситуацию может прояснить запланированный на 21-23 август симпозиум в Джескон Хоул, в котором примет участие Пауэлл. Его выступление может пролить свет на вероятность снижения ставки в сентябре.

Если в августе рынки получат достаточно сигналов о готовности ФРС к снижению ставки в сентябре, у крипты появится новый драйвер роста. Негативные же сигналы регулятора — напротив могут оказать давление. Смешанные сигналы ФРС могут стать причиной удерживания крипты в боковике.

Bacaan Terkait

OpenAI dan Anthropic Ingin "Mengembangkan Chip Sendiri", Selain Biaya, Lebih Penting adalah Kendali atas Daya Komputasi

Menurut laporan, Anthropic sedang bernegosiasi dengan Samsung mengenai chip AI khusus dan telah memulai pengembangan awal chip AI buatan sendiri, mengikuti langkah OpenAI. Kedua perusahaan bergerak menuju kompetisi terintegrasi perangkat lunak dan keras. Motif utama di balik pengembangan chip mandiri ini adalah kendali atas daya komputasi, bukan sekadar pengurangan biaya. Dengan kebutuhan komputasi yang terus meningkat, ketergantungan pada penyedia eksternal seperti GPU Nvidia menimbulkan risiko pasokan dan tekanan biaya. Chip khusus memungkinkan perusahaan mengoptimalkan perangkat keras sesuai dengan arsitektur model spesifik mereka, mencapai peningkatan efisiensi melalui sinergi perangkat lunak-perangkat keras. Meskipun demikian, chip buatan sendiri tidak akan segera menggantikan pemasok eksternal. Proses pengembangan membutuhkan waktu 18-24 bulan, dan chip mandiri kemungkinan akan digunakan untuk beban kerja yang stabil dan frekuensi tinggi (seperti inferensi), sambil tetap memanfaatkan GPU/TPU untuk skenario lainnya. Hal ini berfungsi sebagai opsi cadangan dan alat negosiasi jangka panjang. Tren ini mencerminkan perlombaan yang lebih luas menuju "kemandirian daya komputasi" di industri AI, seperti yang terlihat pada inisiatif serupa dari Google, Amazon, Meta, dan Microsoft. Bagi Samsung, mendapatkan pesanan dari Anthropic akan meningkatkan posisinya dalam persaingan foundry AI. Secara keseluruhan, persaingan model besar kini meluas dari algoritme ke penguasaan atas tumpukan perangkat keras dan daya komputasi.

marsbit1j yang lalu

OpenAI dan Anthropic Ingin "Mengembangkan Chip Sendiri", Selain Biaya, Lebih Penting adalah Kendali atas Daya Komputasi

marsbit1j yang lalu

Awan Bearish Berkumpul saat Opsi Bitcoin dan Ethereum Senilai $2,13 Miliar Berakhir

Pasar kripto memasuki sesi kritis pada 3 Juli dengan kontrak opsi Bitcoin dan Ethereum senilai total $2,13 miliar mencapai masa kadaluarsa. Data ini memberikan gambaran posisi investor di tengah sentimen pasar yang berhati-hati. Sekitar 31.000 opsi Bitcoin (nilai $1,9 miliar) dengan rasio put-call 0,70 dan titik maximum pain $61.000 telah kadaluarsa. Sementara itu, 135.000 opsi Ethereum (nilai $230 juta) kadaluarsa dengan rasio put-call 1,29 dan titik maximum pain $1.650. Rasio put-call Ethereum di atas 1 menunjukkan jumlah opsi jual (put) lebih banyak daripada opsi beli (call), mengindikasikan banyak trader melakukan lindung nilai atau bersikap defensif terhadap potensi penurunan harga lebih lanjut. Aktivitas kadaluarsa terkonsentrasi di sekitar level eksposur gamma kunci, yaitu $60.000 untuk Bitcoin dan $1.700 untuk Ethereum. Meskipun Bitcoin berhasil merebut kembali level psikologis $60.000, sentimen pasar tetap terbagi. Pemulihan belum tentu menandai awal rebound berkelanjutan. Secara keseluruhan, data menunjukkan trader tetap waspada memasuki kuartal ketiga. Posisi defensif Ethereum dan konsentrasi aktivitas lindung nilai mengisyaratkan banyak peserta pasar masih bersiap untuk volatilitas tinggi, alih-alih mengantisipasi kenaikan harga yang pasti. Perhatian investor juga mulai bergeser ke pasar keuangan tradisional dan aset seperti saham ter-tokenisasi.

TheNewsCrypto2j yang lalu

Awan Bearish Berkumpul saat Opsi Bitcoin dan Ethereum Senilai $2,13 Miliar Berakhir

TheNewsCrypto2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片