评论:为何艺术展正在消失,加密货币成了富人的洗钱工具?

marsbitDipublikasikan tanggal 2025-07-29Terakhir diperbarui pada 2025-07-30

富人们惯常讨论如何「节税」,至于艺术品,更多人戏称是富人拿来「洗钱」的好工具。

上个礼拜,脸书上的艺术内容创作者 Jean Tsai 抛出了贴文感叹,在台北举办的「台湾当代艺术博览会宣布停办」,在许多人眼里,或许只是艺术版面上则无关痛痒的讯息。

资本流动

但对任何一个长期追踪资本流动轨迹的人来说,这意味着长期以来作为富人们储存价值、对冲风险,乃至在灰色地带游走的传统工具,艺术品,它的护城河正在被更凶猛,更有效率的加密力量所冲垮。

台北当代艺术博览会的停办,官方说法是「策略性调整」,以应对艺术市场的改变。这当然是事实,但这只是病征,而非病因。社群提出艺术展不好办的真正的问题是,为什么艺术市场在收缩?

那些原本应该流入画廊、拍卖会的「热钱」去了哪里?答案,就藏在加密货币那高达 4 兆美元的总市值里,是传统艺术市场难以追上的巨大资金池。

资本的逻辑从来就不走浪漫,它只选择阻力最小,效率最高的路径。

传统艺术品怎么「节税」?

我们先不讨论真拿艺术品来洗钱方式,但传统来说,富人喜购艺术品除非美感追求上,更有强力的节税、增值、匿名交易、转移等需求。

使用 1031 Exchange(美国法规)

这是一个用于「延迟资本利得税」的工具,原本是用来交换房地产的,但过去一段时间很多美国富人拿来操作艺术品节税。

卖掉一幅画获利,理论上应该要缴资本利得税(美国最高28%),但你马上用这笔钱去买另一幅价值相近或更高的画,就可以合法延后课税。就像DeFi套娃,一层一层换下去,永远都不用缴税。

*川普政府在2017年改革中限制了这招只能用在不动产,但之前玩的人赚翻,现在美国房地产交易量低落,可能会有对富人的刺激性税务改革

设立艺术信托或基金会

把艺术品捐赠给自己创立的艺术基金会(例如「XX家族文化信托」),捐赠时还可以抵税,同时艺术品仍然挂在自己家墙上展示,只是帐面上属于基金会。这种「拥有与使用权分离」的玩法,国税局很难查这种操作,所以富人家里有些高价收藏品,实属正常。

存放在「自由港」(Freeport, 像是瑞士日内瓦)

把艺术品存放在免税区(Freeport),在帐面上只是「过境中」,还没进入市场。在那边可以进行匿名转手、等待市场价格浮动、甚至质押借款。自由港就像艺术界的暗网仓库,所有高价艺术品静静躺在那边当避风港,国税局看不到、碰不到。大概只有电影《天能》的罗伯派丁森可以侵入。

资本无情抉择:Crypto

现在来做最直接的比较。当一位高净值人士决定将一笔千万美元级别的资金投入市场,他面临两种选择。

选择一,买一幅当代艺术画作。他需要联系画廊、被审核购买资格、聘请顾问鉴定真伪与估价、被以上的专业人士抽成,后期需要处理复杂的国际运输、报关与税务问题。

整个流程,从一个念头到艺术品真正挂上墙,耗时数周甚至数月,期间的摩擦成本与不确定性极高,就像是用一套古老的、基于信任和人脉的镖局来运送黄金,缓慢且昂贵。

选择二,是将这笔资金投入加密货币市场。他只需要在 3C 产品上点击几下,几分钟内就能完成一笔全球性的交易。这个市场7天24小时不间断运作,流动性遍及全球。他可以轻易地将资产分散到不同的代币中,甚至透过DeFi(去中心化金融)协议将其出借,赚取额外收益。

区块链系统的透明度(所有交易皆可在链上追踪)、低廉的交易成本与即时性,完全碾压了传统艺术市场。某些家族办公室对数字资产的配置比例已高达25%,这证明了新生代的财富管理者,正在用脚投票。

资本的本质是逐利的,减低磨损就是利润。当一个市场的交易成本高,它就必然会被更有效率的市场所取代,这是艺术市场部分被加密市场夺取的原因。

洗钱管道的世代交替

现在,让我们认真来谈「洗钱」。长久以来,艺术市场因其定价的主观性、交易的私密性以及跨境运输的便利性,被视为理想的洗钱工具。一幅画作的价值可以轻易地在「专家意见」下被高估或低估,为非法资金的转移提供了完美的借口。然而看似完美的方法,在全球反洗钱(AML)与反资恐融资(CFT)法规日益收紧的近二十年,正变得越来越脆弱。

每一次的实体交易,都可能留下海关纪录、金流轨迹与保险文件。相比之下,加密货币提供了更强的匿名性。

透过区块链混币器(Mixer)等工具,资金的来源可以被层层打乱,难以追踪。一笔数亿美元的资金,可以在几秒钟内跨越国境,而无需向任何海关或金融机构申报。这对于追求隐匿性的非法资金而言,吸引力是致命的。

另外,你知道大市值的迷因币,是谁发行的吗?谁在操盘?一波在一个月内市值上飙数千万美元的代币,在 DeFi 里面 Swap 也是利用加密货币洗钱不公开的秘密。

顶级艺术品神话

当然一定会有人反驳,看看佳士得和苏富比拍卖,那些顶级的蓝筹艺术品不是还在创造价格天花板吗?毕卡索、莫内的作品依然是全球富豪榜们争相追逐的传家宝。这不是意味着艺术市场依然稳定?

这个观点只说了一半,资本传承正在发生剧烈的「资产分化」。那些亿级美元的「传承资本」(Preservation Capital),他们购买顶级艺术品,买的不仅是资产,更是社会地位、文化资本以及一张进入菁英圈的入场券。

这是一种极度厌恶风险、追求实物与稳定性的资金,加密货币的高波动性和「没有历史的不可靠感」无法满足他们的需求。因此艺术品金字塔顶端的市场,确实依然稳固。

然而健康的市场生态,不能只靠几条艺术大佬存活。真正撑起整个产业链,养活无数画廊、策展人、艺术家、艺术代销,是金字塔中层和底层的广大市场。而艺术展是中端市场最重要的交易发生场所。

追求超额回报的「投机资本」(Speculative Capital)被加密货币吸走后,被掏空的正是这个中端市场。台北当代的停办,恰恰证明了这一点。顶级市场的繁荣,反而凸显了艺术中端市场的萧条。

当万物皆可代币化

那么,艺术的未来在哪里?答案不是与科技为敌,而是拥抱它。这场危机,同时也是一场前所未有的机遇,那就是将现实世界的资产,透过区块链进行「代币化」(RWA, Real-World Asset Tokenization)。

每个艺术品的产权,每次交易纪录、每次的鉴定报告,都被写入一个代币中,永久储存在区块链上,无法窜改。这彻底解决了艺术品市场最大的痛点,真伪与溯源问题。这枚代表画作所有权的代币可以被分割成无数份,让小额投资者也能参与。

它可以在全球的数字资产交易所上 7 天 24 小时自由交易,流动性问题可望解决。它甚至可以被抵押到DeFi 协议中,借出稳定币,成为高效的生息资产。

接下来的叙事,币圈的朋友一定很熟悉了,不需要我再炒冷饭一次。虽然 NFT 已经落下神坛,但不能否认的,艺术品代币化的确能解决部分传统艺术圈的生存问题。

Bacaan Terkait

Near Kembali ke Panggung AI: Transformasi ke Blockchain Publik karena "Kesulitan Gaji", Agen AI dan Privasi Jadi Kisah Pertumbuhan Baru

**Near Kembali ke Dunia AI: Dari Masalah Gaji Jadi Blockchain Publik, Fokus pada Agent dan Privasi** Near, yang didirikan oleh Illia Polosukhin (salah satu penulis makalah Transformer AI), awalnya adalah startup AI yang beralih membangun blockchain publik pada 2018. Penyebabnya adalah kesulitan membayar gaji developer global secara lintas batas menggunakan sistem pembayaran tradisional atau blockchain awal yang mahal dan lambat. Setelah melalui masa sebagai blockchain berkinerja tinggi dengan teknologi sharding dan meraih momentum di era *cross-chain*, Near kini kembali ke akar AI-nya. Momen kunci adalah ketika Polosukhin diundang oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, pada Maret 2024, mengingatkan dunia tentang "darah AI" asli Near. Dengan fokus baru pada **Near Intents (Niat)** dan **Transaksi Privasi**, Near membidik pertumbuhan berikutnya: 1. **Near Intents**: Menyederhanakan pengalaman *cross-chain* dan DeFi. Pengguna atau AI Agent cukup menyatakan keinginan (misal, "tukar BTC jadi ETH"), dan jaringan *solver* akan menemukan rute terbaik. Mekanisme ini telah menangani **lebih dari $200 miliar** volume transaksi *cross-chain* dan menghasilkan **$34 juta** pendapatan biaya, dengan mayoritas (70%) datang dalam dua kuartal terakhir. 2. **Transaksi Privasi (*Confidential Swaps*)**: Menanggapi kebutuhan pasar akan privasi untuk menghindari MEV dan kebocoran strategi. Dalam 30 hari terakhir, transaksi privat menyumbang **41.63%** dari total volume transaksi di Near ($87 juta dari $209 juta). Fitur ini berpotensi menarik institusi tetapi juga membawa risiko perhatian regulator. Dengan kombinasi latar belakang pendiri di AI, infrastruktur *intent* yang ramah pengguna dan Agent, serta penawaran transaksi privat, Near berupaya membangun cerita pertumbuhan baru di persimpangan blockchain dan AI.

marsbit2j yang lalu

Near Kembali ke Panggung AI: Transformasi ke Blockchain Publik karena "Kesulitan Gaji", Agen AI dan Privasi Jadi Kisah Pertumbuhan Baru

marsbit2j yang lalu

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

Dalam beberapa kali kesempatan, Vitalik Buterin menekankan konsep "CROPS," singkatan dari Censorship Resistance (Tahan Sensor), Capture Resistance (Tahan Penangkapan), Open Source (Sumber Terbuka), Privacy (Privasi), dan Security (Keamanan). Konsep ini merupakan panduan inti bagi Ethereum Foundation, memfokuskan sumber dayanya untuk membangun kemampuan dasar yang memungkinkan pengguna mengelola aset, identitas, dan transaksi tanpa bergantung pada platform tunggal atau menyerahkan kendali akhir. Signifikansi CROPS semakin kritis dengan kemunculan AI, khususnya AI Agent yang menangani tugas seperti manajemen aset dan eksekusi transaksi otomatis. Tantangan utama adalah memastikan bahwa ketika AI bertindak sebagai perwakilan digital, ia tidak menjadi "kotak hitam" yang mengorbankan privasi, keamanan, dan kedaulatan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan "CROPS AI" – AI yang dapat berjalan secara lokal, mengurangi ketergantungan pada layanan cloud terpusat, serta transparan dan terverifikasi. Terdapat titik temu antara "CROPS Ethereum Access Layer" dan "CROPS AI." Keduanya berusaha menjawab pertanyaan serupa: bagaimana pengguna dapat mengakses kemampuan jarak jauh (seperti RPC blockchain atau model bahasa besar/LLM) tanpa mengekspos informasi pribadi, identitas, atau niat mereka secara penuh? Solusi yang diusulkan termasuk penggunaan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proofs) untuk panggilan LLM berbayar yang privat dan pembacaan RPC Ethereum yang aman. Pada akhirnya, CROPS bukan sekadar konsep abstrak. Dalam era di mana AI semakin menguasai dunia digital, prinsip-prinsip ini akan membentuk arah pengembangan produk Web3, terutama di lapisan dompet digital, untuk memastikan pengguna tetap memegang kendali atas kehidupan digital mereka. Ini adalah variabel jangka panjang yang menentukan nilai Ethereum di masa depan.

marsbit2j yang lalu

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

marsbit2j yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

Stevie Hoffman, "Godfather of Silicon Valley Venture Capital", menyatakan bahwa integrasi Web3 dan AI bisa menjadi sebuah jebakan. Dalam wawancara, ia berbagi pandangannya tentang tren AI global dan peluang startup. Hoffman percaya Silicon Valley akan tetap memimpin riset dasar model AI canggih, sementara China akan unggul dalam implementasi aplikasi praktis dan dominasi di bidang robotika. Ia menekankan pentingnya pendekatan "Global from Day 1" untuk startup, karena adaptasi nanti jauh lebih sulit dan mahal. Mengenai Autonomous Agents, Hoffman memperkirakan titik balik nyata di mana agen dapat berkolaborasi secara mandiri akan datang dalam 2-4 tahun, yang akan menyebabkan penggantian tenaga kerja berskala besar. Solusinya adalah mendesain bisnis untuk kolaborasi manusia-AI, bukan otomatisasi penuh, serta reformasi sistem pelatihan ulang dan jaminan sosial. Untuk startup AI awal, saran Hoffman adalah fokus pada inovasi mendalam di ceruk vertikal spesifik yang membutuhkan keahlian domain, karena ini adalah benteng pertahanan terhadap raksasa teknologi. Kecepatan iterasi adalah parit pertahanan terpenting. Dalam menanggapi pertanyaan tentang Web3 + AI, Hoffman dengan tegas menyatakan bahwa bagi kebanyakan konsumen dan bisnis mainstream, Web3 menambah friksi dan kompleksitas tanpa menyelesaikan kebutuhan inti mereka. AI adalah teknologi dasar universal yang benar-benar mengubah industri. Memaksakan integrasi Web3 dan AI adalah sebuah jebakan yang menambah kompleksitas tanpa melipatgandakan nilai bagi pasar mainstream. Hoffman juga membagikan rencana nirlabanya untuk mendirikan pusat penelitian di universitas guna melatih calon pemimpin dalam inovasi AI yang bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai inti manusia.

marsbit4j yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片