Германский суд оправдал обвиняемого в краже криптовалют на $2,9 млн

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-29Terakhir diperbarui pada 2025-08-29

Высший земельный суд Брауншвейга оправдал мужчину, обвиняемого в краже криптовалюты на 2,5 млн евро (около $2,9 млн) путем несанкционированного перевода цифровых активов на контролируемые адреса.

Согласно судебным документам, ответчик помог пострадавшему создать криптовалютный адрес и получил доступ к его секретной сид-фразе, состоящей из 24 слов. Затем он перевел 25 млн неназванных токенов с кошелька жертвы на два других криптоадреса, которые истец не контролировал.

Суд отклонил пункт обвинения о краже криптовалют. Согласно статье 242 Уголовного кодекса Германии, кражей считается завладение чужим движимым имуществом. Учитывая, что криптовалюты не имеют физической формы и не могут считаться вещью, обвинение в краже не имеет под собой оснований, решил суд.

Суд постановил, что к этому делу не применимо и «компьютерное мошенничество с использованием электронных средств связи», поскольку транзакция в блокчейне не может быть однозначно связана с манипулированием данными для получения выгоды. Суд также отклонил обвинение в фальсификации данных, сославшись на невозможность идентификации эмитента токенов. Несмотря на то, что обвиняемый избежал уголовного преследования, теперь ему может быть предъявлен гражданский иск.

Немецкая юридическая фирма Winheller, специализирующаяся на криптовалютах, заявила, что решение суда создает огромный пробел в защите пользователей — злоумышленники смогут похищать миллионы в криптовалютах без уголовных последствий. По мнению юристов, в законодательство Германии необходимо внести срочные поправки, связанные с криптовалютами и их кражей.

В феврале партия «Альтернатива для Германии» предложила полностью отменить регулирование биткоина, объясняя желанием привлечь в страну высокотехнологичные проекты и стартапы. В начале года бывший министр финансов Германии Кристиан Линднер (Christian Lindner) предложил три стратегии внедрения биткоина в финансовый сектор экономики страны.

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit2j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit2j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru2j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片