Биткоин может отправиться на штурм $130 000 и вот почему

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-07-28Terakhir diperbarui pada 2025-07-28

В начале новой рабочей недели биткоин восстановился до прежних уровней. Впереди рынок ждет заседание ФРС и пресс-конференция главы регулятора, которая может определить перспективы движения BTC в ближайшее время

Редакция BeInCrypto собрала в одном обзоре информацию о предстоящих событиях, а также прогнозы опытных аналитиков по биткоину. Вот почему в ближайшее время BTC может устремиться к уровням выше $130 000.

Криптоблогер COIN 22 напомнил, что 30 июля 2025 года состоится заседание ФРС. Несмотря на то, что по прогнозу на этот раз регулятор вероятнее всего не пойдет на снижение ставки, оно может быть крайне важным для криптоиндустрии.

Во-первых, по рынку ходят слухи о вероятной отставке главы ФРС Джерома Пауэлла. Дональд Трамп уже не первый месяц пытается продавить банкира на снижение ставки. Президент США крайне негативно реагирует на отказы главы ФРС. Есть предположения о том, что заседание 30 июля может быть последним для Пауэлла. Впрочем, особенности положения ФРС и ограничения в полномочиях Трампа вряд ли позволят политику организовать отставку банкира. При этом слухи о том, что в ближайшее время у Пауэлла может появиться преемник, могут подогреть рынок.

Во-вторых, во время пресс-конференции ФРС после заседания представители регулятора могут дать долгожданные позитивные комментарии, которые поддержат рост рынка. На момент написания обзора, большинство инвесторов ждут первого снижения ставки в сентябре 2025. Ранее ФРС намекала на возможность двух снижений до конца года.

COIN 22 обратил внимание на то, что грядущие перемены могут поддержать рост биткоина. Снижение ставки повышает инвестиционную привлекательность таких высокорискованных активов как крипта. Также автор подчеркнул, что четвертый квартал года исторически — позитивный для BTC. Поэтому, по его мнению, впереди рынок может увидеть новые максимумы биткоина.

Популярный в криптосообществе аналитик Doctor Profit также ждет нового импульса биткоина. По его мнению, следующая цель — выше $130 тыс. Рост, как он считает, может быть реализован на фоне прорыва на месячном графике и роста M2, мировой ликвидности.

Анализ графика биткоина от Doctor Profit

По мнению аналитика, BTC способен войти в зону $130 000+ в ближайшие недели. По его оценке, техническая картина на старших таймфреймах и макрофакторы указывают на силу быков.

Автор обратил внимание на то, что в июле BTC пробил диагональное сопротивление на месячном таймфрейме, которое четыре месяца подряд (ноябрь и декабрь 2024, январь и февраль 2025) сдерживало цену под уровнем, связанным с историческим максимумом 2021 года. Он утверждает, что на графике уже зафиксированы чистый прорыв, ретест и формирующийся бычий импульс, что указывает на загрузку следующей «ноги» роста.

В пользу быков, по его мнению, указывают и новости о новых торговых договоренностях в рамках развязанной Трампом торговой войны. Снижение связанных с ней рисков способно поддержать американские акции, а вместе с ними и биткоин.

Панику на фоне распродажи BTC со стороны Galaxy Digital, которая привела к снижению монеты в моменте до $114 500, Doctor Profit считает необоснованной. Он утверждает, что притоки в спотовые биткоин‑ETF уже несколько месяцев превышают ежедневные объемы продаж и добычи. Инвестиционный гигант с Уолл-стрит BlackRock, по его словам, действует как «пылесос», вымывая свободные монеты с рынка.

Ключевым макродрайвером автор называет изменения мировой ликвидности. По его оценке, с начала 2025 года M2 вырос примерно на 2,3%, а самый агрессивный прирост пришелся на май—июнь (+0,63% м/м). Ссылаясь на историческую грубую зависимость (30–35% роста BTC на каждый +1% M2) и типичный лаг 60–90 дней, он выводит краткосрочный потенциал +15–17,5%, который, по его словам, и открывает криптовалюте путь к $130 000+.

Напомним, ранее нейросеть Илона Маска сказала, когда биткоин будет стоить $1 млн.

Bacaan Terkait

BitMart 9 Hari Terakhir: Krisis Sejati Sebuah Exchange, Bukan Sekadar Tutup

BitMart mengumumkan penutupan bertahap pada 26 Juli, dengan rencana menghentikan semua layanan perdagangan pada 26 Agustus. Namun, sembilan hari sebelum penghentian, muncul kontroversi terkait penarikan dana pengguna, aset platform, gaji karyawan, dan transparansi cadangan. Sekelompok pihak yang mengatasnamakan pengguna dan karyawan menuntut manajemen BitMart untuk mengungkapkan aset, kewajiban, dompet, dan cadangan yang tersedia untuk penarikan, serta memberikan penjelasan atas masalah penarikan yang dibatasi dan skema pembayaran kepada pengguna. Mereka menetapkan batas waktu tanggapan hingga 19 Agustus. CEO BitMart, Sheldon Lee, membantah klaim tersebut sebagai informasi palsu. Situasi ini menyoroti masalah inti pertukaran terpusat (CEX): kemampuan untuk memenuhi permintaan penarikan massal ketika platform berhenti beroperasi. Penutupan memicu tekanan likuiditas yang sebenarnya, menguji apakah cadangan platform yang dapat segera dibayarkan sesuai dengan klaim pengguna. Artikel ini membahas bagaimana kepercayaan pada CEX dibangun bukan saat pengguna melakukan deposit, tetapi diuji ketika semua ingin menarik dana mereka sekaligus. Ini menekankan perlunya mekanisme transparansi yang lebih lengkap, bukan hanya bukti cadangan (*Proof of Reserves*), tetapi juga audit independen atas aset dan kewajiban. Insiden BitMart mengangkat pertanyaan penting bagi industri tentang perlunya "mekanisme penutupan" yang aman, di mana kredibilitas sejati sebuah pertukaran ditentukan oleh kemampuannya mengembalikan semua aset pengguna hingga yang terakhir saat ia keluar dari pasar.

marsbit11m yang lalu

BitMart 9 Hari Terakhir: Krisis Sejati Sebuah Exchange, Bukan Sekadar Tutup

marsbit11m yang lalu

Tidak Menebak Koin 100 Kali Lipat, Hanya Memilih "Cash Cow": Proyek Apa Saja yang Masih Layak Dibeli Rutin di Pasar Bear?

Seiring dengan pasar kripto yang terus lesu tahun ini, alih-alih menebak aset yang mungkin melonjak, artikel ini membahas proyek-proyek yang layak dipertimbangkan untuk investasi bertahap (DCA) selama bear market, dengan fokus pada mereka yang masih menghasilkan pendapatan tunai yang stabil. Artikel ini menyoroti beberapa proyek dengan arus kas kuat berdasarkan data pendapatan dari Januari hingga Juli 2026: 1. **Pump.fun**: Platform pembuatan meme coin di Solana, berperan sebagai "penjual sekop" di ekosistem meme. Meski pendapatannya berfluktuasi dengan aktivitas meme, platform ini masih mencetak pendapatan jutaan dolar AS setiap bulannya, dengan total sekitar $256 juta dalam 7 bulan pertama 2026. 2. **Hyperliquid**: Decentralized exchange (DEX) untuk kontrak berjangka (perp) yang disebut sebagai "cahaya di bear market". Menghasilkan pendapatan tinggi dari biaya perdagangan, dengan total sekitar $352 juta dalam periode yang sama. Sebagian besar pendapatannya digunakan untuk membeli dan membakar token HYPE. 3. **Uniswap**: DEX terkemuka yang kini telah mengaktifkan "protocol fee", mengubah token UNI dari aset governance murni menjadi aset yang terhubung dengan pendapatan protokol. Pendapatan bulanannya relatif stabil, berkisar antara $3-5 juta. 4. **Chainlink**: Penyedia layanan oracle dan infrastruktur on-chain. Pendapatannya, yang berasal dari biaya layanan seperti Data Feeds dan CCIP, stabil karena berbasis kebutuhan dasar di sektor DeFi, stablecoin, dan RWA, dengan rata-rata bulanan sekitar $4.5-5.8 juta. Kesimpulannya, di tengah bear market, proyek-proyek dengan model bisnis yang menghasilkan pendapatan tunai nyata dan berkelanjutan dianggap memiliki ketahanan yang lebih baik. Daripada sekadar mengejar narasi, pendekatan investasi yang lebih realistis adalah dengan melihat kemampuan proyek dalam menghasilkan arus kas sebagai indikator ketahanan dan potensi jangka panjang.

marsbit27m yang lalu

Tidak Menebak Koin 100 Kali Lipat, Hanya Memilih "Cash Cow": Proyek Apa Saja yang Masih Layak Dibeli Rutin di Pasar Bear?

marsbit27m yang lalu

Baru Saja, Penghasilan Tahunan Anthropic Tembus US$65 Miliar, Bersiap untuk IPO Terbesar dalam Sejarah

Hanya dalam waktu setahun, sulit membayangkan kurva pendapatan Anthropic bisa sedramatis ini. Menurut laporan Bloomberg, hingga akhir Juli, _annualized revenue run rate_ (ARR) perusahaan telah mencapai **$65 miliar**. Dibandingkan dengan tingkat ARR lebih dari **$9 miliar** pada akhir 2025, angka ini telah tumbuh lebih dari **7 kali lipat** hanya dalam beberapa bulan. Percepatan komersialisasi ini sangat mencolok. Dari $9 miliar (akhir 2025), menjadi **$47 miliar** (Mei tahun ini), dan melonjak ke **$65 miliar** pada Juli, yang berarti pertumbuhan sekitar **38% hanya dalam dua bulan**. Pada kuartal II yang baru berakhir, pendapatan awal Anthropic melebihi **$11.5 miliar**, sekitar **14.6 kali lipat** dari $787 juta pada periode yang sama tahun lalu. Yang lebih penting, perusahaan juga melaporkan laba operasi yang disesuaikan (_adjusted operating profit_) menjadi positif untuk kuartal tersebut, menunjukkan leverage operasional mulai terlihat. Pendorong utama di balik lonjakan pendapatan ini adalah penetrasi pasar perusahaan, terutama melalui produk **Claude Code**. Claude Code memungkinkan pengembang melakukan tugas rekayasa perangkat lunak yang panjang dan kompleks secara otomatis, mengubah penggunaan model dari sesi tanya jawab singkat menjadi alur kerja yang terus-menerus dan banyak menghabiskan token, sehingga mendorong pendapatan secara signifikan. Momentum ini muncul di saat yang tepat, karena Anthropic dikabarkan akan melakukan IPO sekitar **Oktober** dengan valuasi potensial mencapai **$2 triliun** atau lebih. Jika terealisasi, ini akan menjadi IPO dengan valuasi tertinggi dalam sejarah. Angka ARR $65 miliar menjadi bukti kuat bagi calon investor tentang kecepatan pertumbuhan, potensi profitabilitas, dan kemampuan Anthropic untuk memonetisasi teknologi AI-nya di tengah persaingan ketat.

marsbit32m yang lalu

Baru Saja, Penghasilan Tahunan Anthropic Tembus US$65 Miliar, Bersiap untuk IPO Terbesar dalam Sejarah

marsbit32m yang lalu

Arah Pasar Saham AS (18 Agustus): Prospek Perjanjian AS-Iran Suram, Tiga Indeks Utama Alami Penurunan Dua Hari Berturut-turut, Saham Chip Menguat Terbalik Pasar

**Arah Pasar Saham AS (18 Agustus): Prospek Kesepakatan AS-Iran Suram, Tiga Indeks Utama Turun untuk Hari Kedua, Saham Chip Menguat Melawan Pasar** Pasar saham AS ditutup turun untuk hari kedua berturut-turut dengan Dow Jones mencapai level terendah dua minggu, didorong oleh prospek suram perpanjangan perjanjian sementara AS-Iran. S&P 500 turun 0,52%, Dow Jones turun 0,51%, dan Nasdaq turun 0,32%. Indeks VIX naik 6,48%. Risiko geopolitik mendorong kenaikan harga minyak, dengan Brent menutup di atas $90 per barel untuk pertama kalinya dalam tiga minggu. Imbal hasil obligasi pemerintah AS terus naik, dengan imbal hasil obligasi 30 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007 karena tekanan pasokan dari penerbitan obligasi korporasi dan pemerintah. Meskipun "Tujuh Raksasa Teknologi" semuanya turun, dengan Meta memimpin penurunan, sektor semikonduktor menunjukkan ketahanan. Indeks Semikonduktor Philadelphia bangkit 1,6%, kembali ke wilayah bullish. Saham chip memori seperti Micron dan Western Digital, serta saham komunikasi optik seperti Coherent, melonjak karena logika permintaan AI yang kuat terus menarik aliran modal. Permintaan safe-haven menguatkan emas, yang mencapai level tertinggi lebih dari dua bulan. Dolar AS melemah untuk hari ketiga berturut-turut, sementara yuan lepas pantai menguat ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun. Bitcoin juga naik di atas $64.000. Fokus hari Selasa adalah pada perkembangan lebih lanjut ketegangan AS-Iran dan laporan keuangan Baidu, yang akan menguji sentimen terhadap saham China di tengah ketidakpastian geopolitik.

marsbit33m yang lalu

Arah Pasar Saham AS (18 Agustus): Prospek Perjanjian AS-Iran Suram, Tiga Indeks Utama Alami Penurunan Dua Hari Berturut-turut, Saham Chip Menguat Terbalik Pasar

marsbit33m yang lalu

Trading

Spot
活动图片