【比推每日新闻精选】特朗普宣布与日本达成贸易协议:关税15%+5500亿美元对美投资;SpaceX:马斯克可能会重返美国政坛;消息人士:预测市场平台Polymarket考虑发行自有稳定币;美SEC批准Bitwise加密指数基金转换申请后暂缓执行

比推Dipublikasikan tanggal 2025-07-23Terakhir diperbarui pada 2025-07-23

比推小编每日为您精选的Web3新闻:

【特朗普宣布与日本达成贸易协议:关税15%+5500亿美元对美投资】

比推消息,美国总统特朗普发文表示,我们刚刚与日本达成了一项大规模协议,这可能是有史以来最大的一笔协议。按照我的指示,日本将向美国投资5500亿美元,美国将获得90%的利润。这项协议将创造成千上万的就业机会——这是前所未有的。也许最重要的是,日本将开放其国家的贸易,包括汽车和卡车,大米和某些其他农产品,以及其他东西。日本将向美国支付15%的对等关税。对于美国来说,这是一个非常激动人心的时刻,特别是我们将继续与日本保持良好的关系。

【SpaceX:马斯克可能会重返美国政坛】

比推消息,埃隆·马斯克(Elon Musk)旗下太空探索技术公司(SpaceX)的要约收购文件中新增了一项警告:这位亿万富翁可能尚未完全退出政坛。

根据彭博社查阅的文件及知情人士透露,在SpaceX提交给投资者的交易文件中新增了相关风险披露条款。知情人士称,这是此类股权要约文件中首次出现类似表述。

目前SpaceX最新估值已达约4000亿美元,有望成为全球最具价值的非上市公司。马斯克及SpaceX的代表未就此事置评请求作出回应。

【消息人士:预测市场平台Polymarket考虑发行自有稳定币】

比推消息,据Coindesk援引知情人士透露,加密货币预测市场平台Polymarket正在评估发行自有稳定币的可能性。该平台目前估值已超过10亿美元。

消息人士表示,Polymarket考虑通过发行稳定币来获取其平台上USDC储备金产生的收益。目前平台用户需使用Circle发行的USDC进行投注,相关资金储备产生的利息归Circle所有。

知情人士称,由于Polymarket是一个封闭生态系统,发行稳定币的技术门槛相对较低,只需实现USDC与其自有稳定币的兑换功能即可,无需处理法币出入金等复杂环节。

Polymarket发言人对此回应称,关于稳定币的决策尚未最终确定。数据显示,该平台在去年美国大选期间处理了约80亿美元的投注额,今年5月访问量达1590万次。

值得注意的是,美国上周通过的稳定币监管法案,使得发行稳定币对加密企业更具吸引力。与此同时,Circle正在与多家交易所和金融科技公司达成收益分成协议,以保持USDC的市场竞争力。

【美SEC批准Bitwise加密指数基金转换申请后暂缓执行】

比推消息,据The Block报道,美国证券交易委员会(SEC)交易与市场部门批准了Bitwise 10加密货币指数ETF的"加速转换"申请。但随后SEC助理秘书Sherry R. Haywood发布通知,表示委员会将重新审查该决定,并暂缓执行此前批准令。

根据SEC文件显示,Bitwise 10加密货币指数基金(代码:BITW)目前包含比特币、以太坊、瑞波币、Solana和DOT等加密货币,采用市值加权配置。此次暂缓决定与SEC本月早些时候对灰度数字大盘基金(Grayscale Digital Large Cap Fund)采取的做法类似。

市场分析人士在社交媒体上对SEC这一做法提出不同解读。Van Buren Capital普通合伙人Scott Johnsson认为,SEC可能在民主党委员Caroline Crenshaw反对下做出这一决定。彭博ETF分析师James Seyffart则表示,SEC可能正在制定加密货币ETF的统一上市标准,以简化审批流程。

【LetsBonk 在 Solana Meme 代币启动平台上的市场份额增长至 64%】

比推消息,基于Solana的Meme代币启动平台LetsBonk市场份额已从一个月前的5%增长至目前的64%,而竞争对手Pump.fun的市场份额同期从90%骤降至24%。

Dan Tapiero旗下基金更名50T并推出5亿美元新基金,预测加密生态将达50万亿美元规模】

比推消息,资深宏观投资者Dan Tapiero旗下的两家加密成长股权基金——10T Holdings(10T)和1RoundTable Partners(1RT)宣布合并,并更名为50T。同时,新品牌推出了规模达5亿美元的新基金50T Fund V,专注于区块链、加密货币及Web3基础设施领域的成长型股权投资。

Tapiero调整了对数字资产生态的长期预测,认为未来十年内该领域的价值可能达到50万亿美元,远高于其2020年提出的10万亿美元预期。他解释称,这一估值不仅涵盖比特币、以太坊等加密货币,还包括行业内所有上市及私营公司的市值。目前,加密生态总估值已突破5万亿美元。

50T Fund V为10年期封闭式基金,首轮募资计划于今年第四季度完成。此次品牌整合及新基金推出的背景是,Tapiero旗下投资组合近期实现了多个重要退出案例,包括Deribit被Coinbase以29亿美元收购,以及Circle和eToro的公开上市。此外,其关联SPAC公司1RT Acquisition Corp.今年早些时候在纳斯达克超额募资1.725亿美元。

合并后的50T目前管理资产规模达20亿美元,并通过董事会席位深度参与被投公司治理。该基金采用“精选赛道+主动风控”策略,重点关注数字生态基础设施领域。


Twitter:https://twitter.com/BitpushNewsCN

比推 TG 交流群:https://t.me/BitPushCommunity

比推 TG 订阅: https://t.me/bitpush

说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

Fidelity Memperingatkan: Kemakmuran Agen AI Belum Tentu Pesta untuk Rantai Publik

Fidelity mengingatkan investor agar tidak terlalu cepat menyamakan kemajuan AI agent dengan kemakmuran public blockchain. Meskipun AI yang dapat bertindak secara mandiri berpotensi menggunakan blockchain untuk pembayaran atau penyelesaian transaksi, terdapat setidaknya enam risiko yang perlu diperhatikan. Pertama, AI agent mungkin tidak memerlukan blockchain publik. Sistem tertutup oleh perusahaan teknologi besar bisa lebih dipilih karena kecepatan, biaya, stabilitas, dan kepatuhan regulasi yang lebih baik. Kedua, peningkatan transaksi on-chain tidak serta-merta menguntungkan token asli jaringan. Aktivitas pembayaran AI mungkin didominasi stablecoin, sehingga nilai tertangkap oleh penyedia layanan pembayaran, bukan token dasar blockchain. Ketiga, AI membuat pengembangan perangkat lunak lebih murah, tetapi banyaknya kode tidak sama dengan peningkatan nilai ekonomi. Persaingan bisa beralih ke pengguna, likuiditas, dan merek. Keempat, keunggulan teknologi menjadi kurang langka karena AI dapat dengan cepat mereplikasi fungsi, sehingga sulit mempertahankan keunggulan kompetitif hanya melalui kode. Kelima, AI menurunkan biaya pengembangan sekaligus biaya serangan, berpotensi meningkatkan risiko keamanan jika infrastruktur audit tidak matang. Keenam, institusi besar mungkin lebih membutuhkan blockchain "terkendali" dengan manajemen identitas, izin, dan audit yang kuat, bukan jaringan publik yang sepenuhnya terbuka. Intinya, narasi gabungan AI dan blockchain perlu dikaji lebih kritis. Fokus seharusnya pada infrastruktur mana yang benar-benar dapat menangkap kebutuhan riil dan mengubahnya menjadi nilai bisnis yang berkelanjutan.

marsbit3m yang lalu

Fidelity Memperingatkan: Kemakmuran Agen AI Belum Tentu Pesta untuk Rantai Publik

marsbit3m yang lalu

Setelah Riset di Silicon Valley, Kesimpulan Goldman Sachs: Agent Masuki Era Eksekusi, Kompetisi AI Beralih ke Workflow, World Model Bangkit

Berdasarkan laporan terbaru Goldman Sachs setelah survei di Silicon Valley, industri AI sedang memasuki tahap baru dari "mampu menjawab" menuju "mampu mengeksekusi". Kompetisi beralih dari "model siapa yang lebih kuat" ke "siapa yang benar-benar menguasai alur kerja". **Agent Masuki Era Eksekusi:** Agent AI berkembang dari alat bantu menjadi pelaksana alur kerja. Kendala utama untuk adopsi besar-besaran di perusahaan bukan lagi kemampuan model, melainkan **kontrollabilitas**, pembagian tanggung jawab, dan kemampuan untuk melacak serta memperbaiki kesalahan. Alur kerja yang paling mungkin diotomatisasi pertama kali memiliki karakteristik: batasan keputusan yang jelas, hasil yang dapat diverifikasi, dan kesalahan yang dapat dikembalikan (rollback). Penyedia layanan informasi dengan konten tepercaya, model domain yang terverifikasi, dan hubungan pengawasan yang matang memiliki peluang lebih besar. **Persaingan Model: Pembagian Tugas antara Model Mutakhir dan Model Sumber Terbuka:** Pasar kemungkinan akan berkembang menjadi pembagian kerja yang lebih jelas. **Model mutakhir (seperti GPT-4)** akan menangani tugas kompleks bernilai tinggi yang membutuhkan keandalan ekstrem. Sementara **model sumber terbuka** akan mengatasi tugas standar berskala besar dan menghabiskan sebagian besar token inferensi (sekitar 90% dalam 12-18 bulan ke depan), menawarkan biaya yang lebih rendah dengan sedikit pengorbanan kinerja untuk banyak kasus penggunaan bisnis. **Kebangkitan Model Dunia (World Model) dan Implikasinya:** Perhatian penelitian bergeser dari LLM (Large Language Model) ke "Model Dunia", yang memahami lingkungan, sebab-akibat, hukum fisika, dan interaksi dinamis di dunia nyata menggunakan data dari sistem fisik dan operasi dunia nyata. Ini semakin meningkatkan nilai **data proprietary**. Transisi AI ke dunia fisik di bidang seperti industri, sains, dan robotika akan membuka ruang masalah yang lebih luas dan memicu **kurva pertumbuhan kedua untuk permintaan komputasi AI**, menguntungkan penyedia infrastruktur cloud dan komputasi seperti Microsoft, Oracle, dan CoreWeave. **Perubahan Model Bisnis:** Komersialisasi AI bergerak dari berlangganan per kursi (**seat-based**) ke pengisian berdasarkan konsumsi, volume transaksi, dan hasil (**consumption/transaction/outcome-based**). Nilai industri bermigrasi dari model itu sendiri ke data proprietary, konteks bisnis, dan keahlian domain.

marsbit3m yang lalu

Setelah Riset di Silicon Valley, Kesimpulan Goldman Sachs: Agent Masuki Era Eksekusi, Kompetisi AI Beralih ke Workflow, World Model Bangkit

marsbit3m yang lalu

Telegram Memperkenalkan Teknologi WEB-Proxy: Menyamarkan Lalu Lintas agar Terlihat Seperti Situs Web Biasa

Telegram memperkenalkan teknologi eksperimental bernama WEB-proxy pada 21 Agustus 2026. Teknologi ini menawarkan cara baru untuk mengatasi pemblokiran dengan menyamarkan lalu lintas data aplikasi agar terlihat seperti kunjungan biasa ke situs web melalui koneksi HTTPS yang aman. Cara kerjanya, Telegram Desktop menggunakan mesin browser (WebView) bawaan untuk mengirimkan semua data melalui satu sesi yang tampak seperti loading halaman web. Data dari MTProxy dikemas dalam format khusus dan dikirim melalui saluran terenkripsi HTTPS atau WebSocket. Di sisi server, relay khusus menerima aliran data ini dan meneruskannya ke MTProxy tanpa mengetahui isi atau tujuan akhirnya, sehingga menjaga privasi. WEB-proxy beroperasi pada domain HTTPS biasa yang juga menampung situs web publik asli. Halaman jembatan proxy hanya diaktifkan jika permintaan mengandung parameter rahasia tertentu yang dihitung dari konfigurasi. Tautan koneksi proxy memiliki format spesifik dan menggunakan port 443 wajib. Saat ini, teknologi ini masih dalam tahap uji konsep dan tersedia untuk Telegram Desktop serta klien Android eksperimental, dengan rencana dukungan iOS. Dengan memanfaatkan infrastruktur web standar, WEB-proxy mempersulit sistem filter untuk membedakannya dari lalu lintas internet sah tanpa memblokir keseluruhan HTTPS. Keberhasilannya akan bergantung pada ketahanannya terhadap analisis lalu lintas yang canggih dan kemampuan skalanya.

cryptonews.ru20m yang lalu

Telegram Memperkenalkan Teknologi WEB-Proxy: Menyamarkan Lalu Lintas agar Terlihat Seperti Situs Web Biasa

cryptonews.ru20m yang lalu

Trading

Spot
活动图片