从日本出发,重塑加密资产传承安全感:NexVault在IVS Japan 2025的亮相复盘

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2025-07-11Terakhir diperbarui pada 2025-07-11

Abstrak

Web3资产托管与传承的「最后一公里基础设施」。

在 Web3 基础设施日益强调合规、安全与可信的大背景下,日本成为全球加密行业关注的下一个战略高地。作为亚洲最具影响力的加密盛会之一,IVS Crypto Japan 2025 于上周在京都成功落幕,吸引了超百家项目、数千位从业者参与。

在这场被视为“亚洲 Crypto Davos”的大会中,专注于 Web3 资产自托管与家族传承方向的基础设施项目 NexVault 成为现场最受关注的企业级解决方案提供商之一。

从日本出发,重塑加密资产传承安全感:NexVault在IVS Japan 2025的亮相复盘

「遗产」也能上链?我们在日本看到了新的信任逻辑

在 NexVault 的展位前,不少参会者第一次认真思考:如果我的加密资产有一天需要被继承,该如何确保资产不会丢失、又不被轻易盗取?

我们展示了 NexVault 所打造的 “自托管多签传承机制”,通过灵活配置签名权限和恢复路径,用户无需依赖 CEX 或第三方验证,即可完成企业或家族资产的安全管理与长期传承,让链上资产真正做到可掌控、可交接、不中断。

本次参展,我们重点呈现了两类方案使用场景:

  • 高净值家族:多签继承,让遗产规划不再依赖传统法律路径;

  • 企业多签协作:防止员工离职、失联、密钥丢失等问题导致资产永久冻结。

来自海外 Web3 项目的真实反馈:“我们需要这样的工具很久了”

在三天的交流中,我们共接待了来自新加坡、日本、韩国、香港、美国等多个国家/地区的项目团队与投资人,对方普遍关注:

  • 如何以「非托管」形式实现“紧急恢复”?

  • 是否支持与 Gnosis 等系统对接?

而我们提供的多个阶段的继承方式 「多签传承+ 条件传承 + 法律兼容性支持」 ,获得了极高认同。

许多团队当场预约了后续产品 Demo,并表示希望将 NexVault 接入他们的资产账户体系中。

从日本出发,重塑加密资产传承安全感:NexVault在IVS Japan 2025的亮相复盘

为什么是 NexVault?我们专注的是“失控时刻”的确定性

NexVault 始终坚持“预防失控、保障传承”的设计理念,这不是一个钱包产品,也不是一个 CEX 替代品,而是一个:

Web3 资产托管与传承的「最后一公里基础设施」

我们解决的,是下面这些问题:

  • 如果资产私钥遗失,能否有“可验证”的恢复方式?

  • 如果家庭资产规划跨国,能否设计延时释放或触发机制?

  • 如果企业运营者突然失联,如何保障员工、股东的合法权益?

所有这些,都可以通过 NexVault 的条件逻辑、链上签名和权限策略得以解决。

下一站,我们将去哪里?

随着 IVS 的落幕,我们已经开始与数个日本厂商、跨国家族办公室展开深度交流。NexVault 将在 2025 年 Q3 推出更多版本的「传承模板」、「企业恢复逻辑」与「跨境资产配置方案」,并继续参加:

  • WebX Tokyo(8 月)

  • Bitcoin 2025 HK(8 月)

  • 多场海外私享交流晚宴(深圳、杭州、成都等)

我们希望在真正需要安全的人身边出现,而不仅仅是出现在市场热度的浪尖。

如需了解 NexVault 最新产品进展与行业应用方案,请关注我们的官网及推特账号:

官网: www.nexvault.com X: @NexVaultGlobal @NexVault

Bacaan Terkait

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

Baru saja, pertandingan tenis manusia vs robot pertama di dunia dimulai. Dalam acara pembukaan World Humanoid Robot Olympics kedua yang disiarkan secara global, robot humanoid asal Tiongkok, "Xingzai" dari Galaxy General, bertanding melawan juara tenis manusia, Zheng Jie. Pertandingan ini menampilkan duel ganda campuran manusia-robot dan tunggal. Robot tersebut menunjukkan kemampuan luar biasa: bergerak lincah, mengembalikan pukulan forehand dan backhand, serta beradaptasi dengan taktik Zheng Jie seperti moonball dan pukulan slice. Meski sempat terjatuh, robot itu mampu bangkit dengan cepat sendiri. Ia bahkan melakukan penyelamatan spektakuler dengan langkah besar, memukau penonton. Kecepatan servenya mencapai lebih dari 100 km/jam, dengan waktu reaksi hanya sepersekian detik. Pertandingan ini bukan sekadar demonstrasi keterampilan, melainkan tes tekanan ekstrem untuk *embodied AI* (kecerdasan berwujud). Tenis menuntut integrasi real-time dari persepsi, pengambilan keputusan, kendali gerak seluruh tubuh, dan strategi melawan lawan hidup dalam lingkungan fisik yang dinamis—jauh lebih kompleks daripada permainan papan seperti Go yang dimainkan AlphaGo. Kunci keberhasilan ini adalah model AI terpadu "Galaxy Star Brain" (AstraBrain). Berbeda dengan arsitektur tradisional yang memisahkan "otak" (perencanaan) dan "otak kecil" (kendali gerak), AstraBrain menggabungkan keduanya dalam satu model, menghilangkan penundaan dan kehilangan informasi. Model ini dilatih melalui dua tahap: pertama, belajar pola gerak dasar dari data manusia yang tidak sempurna; kedua, melalui evolusi dan pertandingan melawan agen AI lain di lingkungan simulasi virtual jutaan kali. Di sinilah keterampilan seperti menyelamatkan bola atau bangkit setelah jatuh "muncul" dengan sendirinya. Momen "AstraTennis" ini menandai tonggak sejarah: AI tidak hanya berpikir, tetapi sekarang bertindak dan berinteraksi dalam dunia fisik dengan ketangkasan dan ketahanan yang menakjubkan, menunjukkan kekuatan inovasi Tiongkok di era baru kolaborasi manusia dan mesin.

marsbit1j yang lalu

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

marsbit1j yang lalu

Pemain Gelap Terbesar dalam Pembayaran AI, Mungkin adalah Coinbase yang Memberikan Dompet kepada Agent

Dalam perlombaan pembayaran AI, Coinbase muncul sebagai pemain tak terduga yang memimpin dalam transaksi Agent. Data menunjukkan lebih dari 90% transaksi Agent on-chain terjadi di Base, 99% transaksi bisnis Agent diselesaikan dengan USDC, dan lebih dari 97% menggunakan protokol x402. Inti dari posisi Coinbase adalah "Agentic Wallets", infrastruktur dompet yang dirilis Februari 2026, yang memberikan identitas keuangan mandiri kepada AI Agent. Berbeda dengan Visa atau Stripe yang menghubungkan Agent ke jaringan pembayaran manusia, Coinbase memberikan dompet sendiri untuk Agent, memungkinkannya memegang aset dan melakukan transaksi secara otonom dalam batasan yang ditetapkan. Kebutuhan ini muncul karena karakteristik transaksi Agent: mikro, frekuensi tinggi, dan otomatis antara mesin. Pembayaran kartu tradisional memiliki masalah biaya tinggi, kebutuhan otorisasi berulang, dan kesulitan penelusuran. Dompet berbasis stablecoin seperti USDC di Base menawarkan biaya rendah, otorisasi berbasis kode, dan identitas transaksi yang jelas. Coinbase membangun ekosistem tertutup yang lengkap: Base (jaringan Layer 2), Agentic Wallets, protokol x402, dan aset seperti cbBTC. Ini memungkinkan pengalaman pembayaran Agent yang mulus sepenuhnya dalam ekosistemnya. Posisi terdepan ini terbentuk bukan dari perencanaan khusus untuk pembayaran Agent, tetapi dari investasi bertahun-tahun dalam infrastruktur on-chain (Base, x402) yang kebetulan sangat cocok untuk kebutuhan ekonomi Agent yang meledak. Ini menunjukkan bahwa dalam adopsi teknologi baru, pihak dengan infrastruktur siap pakai yang paling matang seringkali menuai manfaat pertama, bahkan sebelum standar akhir ditetapkan. Coinbase saat ini adalah yang terdepan dalam menjalankan pembayaran Agent secara aktual.

marsbit2j yang lalu

Pemain Gelap Terbesar dalam Pembayaran AI, Mungkin adalah Coinbase yang Memberikan Dompet kepada Agent

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片