Биткоин вернулся к уровню выше $109 000 на фоне переноса тарифов Трампом

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-07-07Terakhir diperbarui pada 2025-07-07

  • 7 июля биткоин превысил стоимость в $109 000.
  • Причиной такого движения актива было заявление администрации Трампа об отложении тарифов для ЕС до 1 августа.
  • Сумма потерь трейдеров составила $181 млн, в основном по шортовым позициям.

7 июля 2025 года цена биткоина выросла выше $109 000, восстановившись после снижения до уровня $108 000 в течение выходных.

По данным CoinMarketCap, актив вырос на 0,84% за сутки и находится на уровне $109 164 на момент написания статьи. В то же время в Yahoo Finance сообщили, что воскресенье, 6 июня, закрылось на рекордном недельном максимуме $109 228.

Данные по биткоину. Источник: CoinMarketCap.

Между тем суточный объем торгов вырос на 36,4% — до почти $40 млрд.

Рост стоимости криптовалюты произошел на фоне заявления администрации президента США Дональда Трампа, которая перенесла введение новых пошлин на 1 августа, что вероятно снизило опасения инвесторов относительно краткосрочной волатильности на рынках.

«Ранее трейдеры опасались нестабильности перед дедлайном 9 июля. Но теперь, когда стало известно, что страны имеют больше времени на переговоры, рынок отреагировал ростом»,прокомментировал ситуацию операционный директор биржи BTSE Джефф Мэй.

Рост на крипторынке привел к ликвидациям по фьючерсным контрактам на относительно небольшую сумму в более $181 млн. Владельцы шортовых позиций понесли наибольшие потери по многим активам. В общем 60 429 трейдеров зафиксировали убытки. Доля ликвидаций среди трейдеров биткоина и Ethereum составили по $35,51 млн и $62,2 млн соответственно.

Объем ликвидаций по фьючерсным контрактам на рынке криптоактивов. Источник: CoinGlass.

Напомним, что стоимость первой криптовалюты восстановилась на отметке выше $109 000 в мае в связи с отложением Трампом таможенных тарифов для Евросоюза.

Министр финансов США Скотт Бессент подтвердил, что новые тарифы вступят в силу с 1 августа для стран, которые не имеют торговых соглашений с США. Если к тому времени переговоры потерпят крах, уровень тарифов вернется к апрельскому показателю, что может иметь последствия для мировых рынков.

Сейчас внимание инвесторов смещается к публикации индекса потребительских цен США (CPI), которая ожидается 15 июля.

По словам Мэя, этот показатель поможет оценить, достаточно ли снизилась инфляция, чтобы Федеральная резервная система начала снижение процентных ставок. Это, в свою очередь, может запустить долгосрочное ралли на крипторынке.

«После преодоления исторического максимума в $111 814 биткоин может войти в новую зону открытия цен (price discovery). Ряд альткоинов также может повторить это движение, ведь DeFi-протоколы и компании в сфере искусственного интеллекта все больше ориентируются на институциональный спрос», — сказал директор по исследованиям LVRG Research Ник Рак.

Отметим, что исторический максимум зафиксировали 21 мая, когда цена актива составила более $111 800.

В целом биткоин закрыл II квартал 2025 года с приростом в почти 30%.

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit3j yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit3j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

Pada 26 Juni, saham sektor CPO di A-Shares jatuh lebih dari 6%, dipicu oleh peluncuran platform interkoneksi optik "Glass Bridge" oleh raksasa serat optik AS, Corning. Teknologi ini menggunakan pandu gelombang kaca wafer-level untuk penyelarasan pasif antara serat optik dan chip fotonik, yang berpotensi menyederhanakan arsitektur CPO tradisional yang bergantung pada unit array serat (FAU) dan perangkat penyelarasan aktif presisi. Pasar khawatir hal ini akan mengurangi permintaan jangka panjang untuk komponen FAU tradisional. Inti Glass Bridge terletak pada tiga karakteristik: manufaktur wafer-level untuk konsistensi produksi massal, antarmuka koneksi fisik TMT yang terstandarisasi untuk integrasi yang mudah, dan arsitektur konektor densitas tinggi yang dapat dilepas untuk fleksibilitas. Corning menegaskan bahwa Glass Bridge melengkapi, bukan sepenuhnya menggantikan, solusi FAU yang ada, terutama dalam skenario kepadatan sangat tinggi. Reaksi pasar mencerminkan pergeseran nilai dalam industri interkoneksi optik AI. Dana mengalir keluar dari saham CPO dan PCB menengah, beralih ke saham terkait substrat kaca seperti Kaishan Tech dan Dier Laser. Analis melihat substrat kaca sebagai material inti kemasan generasi berikutnya, menawarkan peluang diferensiasi bagi industri domestik, terutama di tengah meningkatnya permintaan komputasi AI dan tantangan paten substrat silikon.

marsbit3j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片