深陷被盗泥沼、公关失控、种族歧视: 丢了 900万美元的 Resupply 怎么了?

链捕手Dipublikasikan tanggal 2025-06-30Terakhir diperbarui pada 2025-06-30

作者:Fairy,ChainCatcher

编辑:TB,ChainCatcher

 

出事后的第一反应,往往暴露一个团队的真实底色。

去中心化稳定币协议Resupply 被盗 960 万美元,原本看似“常规”的DeFi安全事故,却在短短数日内急剧恶化:项目方不喊话不表态不悬赏,投资者OneKey 创始人公开维权。事件从技术问题迅速演变为价值观冲突,并波及背后的Curve生态。

这不再是一场简单的被盗事故,而是一场在技术失误与治理傲慢夹击下,失控到全盘牵连的连锁崩塌。

事件回顾:从安全事故到公关灾难

6 月 26 日,Resupply 遭遇攻击,损失约 950 万美元。事故发生后,团队仅发布简要推文说明情况,却无追踪黑客或发布赏金的行动,引发社区疑惑。

同时,用户反映在 Discord 提出质疑后遭到禁言、移除,社区氛围迅速恶化。OneKey 创始人 Yishi 公开发声,披露自己作为 Resupply 三大投资者之一,损失数百万美元,并指出项目方正在将坏账强行分摊给保险池存款人,即让普通质押用户为技术失误买单。

6 月 28 日,Resupply 发布攻击分析报告,称漏洞仅影响特定代币交易对,其余市场正常运行,并提出动用保险池 600 万枚 reUSD 兜底坏账的治理提案,剩余部分则计划通过未来协议收益逐步偿还。然而,此举并未平息“怒火”。

6月29 日,Yishi 再度发声,批评团队第一时间不是追责,而是“直接从用户兜里掏钱”,甚至延长解锁期、限制提现。更严重的是,社群里充斥辱骂、踢人、种族歧视等言论。

除此之外,DeFi 研究员 @22333D 发布多个视频,痛批团队在发生低级合约错误后毫无责任担当。慢雾创始人余弦也公开表示,建议将其纳入史上安全事故处置恶劣榜TOP 10 观察区。

最终,这起安全事故演变成一场涵盖“失职治理 + 舆论压制 + 社区撕裂”的多重危机。

Resupply 背后团队的“安全黑历史”

本次攻击中,黑客利用 ResupplyPair合约中的价格操纵漏洞,结合ERC4626通胀漏洞,通过 1 wei 的抵押品借出约1000万美元的reUSD。然而,这种攻击手法并不复杂,加密 KOL子时甚至称其为“最低级常见”的错误,表现出团队在核心合约设计上的严重疏忽。

而更令人担忧的是,Resupply 背后的开发团队并非首次陷入安全风波。

早在 2024 年 3 月,Resupply 前身 Prisma Finance 就因黑客攻击损失逾 1160 万美元。虽然攻击者自称白帽,并多次在链上留言。但事件最终无疾而终,直到 9 个月后,Prisma 项目正式关闭,转而启动 Resupply 作为“继任者”。

除此之外,据社区用户整理,过去数年间,该团队关联项目平均每年都出现近千万美元的资金损失。(注:Resupply 是 Convex Finance 和 Yearnfi 的 subDAO 协议。)而这一反常的“事故频率”,让社区开始质疑其背后团队是否涉嫌监守自盗。


图源:@22333D

信任蔓延的裂缝: Curve 生态

随着Resupply舆情发酵,Curve 也被卷入了这场信任危机的漩涡。尽管两者并非同一团队,但关系紧密。Resupply协议构建在Curve生态系统之上,依赖其流动性池与机制支持。上线初期,Curve 官方还曾为Resupply宣传背书。

正因如此,许多用户基于对 Curve 的信任,选择在 Resupply 上质押、参与保险池。从结果上看,Resupply 的增长也确实反哺了 Curve。

加密KOL 加密韋馱表示,Curve在22年Luna暴雷之后,TVL已是断崖暴跌,且在多次事件包括Michael买房、2次自身被黑、stETH脱矛、FTX崩盘之后不断下滑。

而Resupply 在今年 3 月发射后,为 Curve 注入了活力,但如今“续命盘”陷入争议,反而将其旧账一并翻出。

在社区舆论中,一部分用户开始声称将抵制 Curve 生态项目;另一部分则认为 Curve 并不应为生态项目的技术失误兜底。但更多用户对Curve 团队及创始人 Michael 事后反应感到失望:急于澄清与 Resupply 的关系,且在公开发言中更倾向于维护Resupply项目方。

此外,Michael 在 OneKey 创始人 Yishi 公开维权后,不仅声称“今后不会再使用 OneKey 产品”,还表示将起诉 Yishi“损害 Curve 名誉”。

Resupply 的信任崩塌,不仅源于代码失误,更如一面镜子,映照出项目方在危机中暴露的道德底线,也揭示了生态在扩张中对责任、透明与担当的缺失。

事故的余波终将平息,但信任的裂痕却可能永远无法弥合。

Bacaan Terkait

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang penggalangan dana besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa seperti SpaceX, Alphabet, dan Meta, menimbulkan kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, analisis menunjukkan bahwa ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak berikutnya dalam perkembangan AI. Alasan utama optimisme terletak pada intensitas investasi modal (Capex) yang terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam. Lima penyedia cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya telah meningkatkan panduan Capex mereka untuk tahun 2026 secara signifikan, dengan angka mencapai ratusan miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun infrastruktur AI. Siklus investasi ini diperkirakan akan lebih tahan lama dibandingkan siklus perangkat keras sebelumnya karena beberapa alasan: 1. **Kompleksitas dan Hambatan Fisik:** Investasi tidak hanya untuk chip (GPU), tetapi juga untuk listrik, transformator, pendinginan, jaringan, dan ruang data. Banyak dari komponen ini menghadapi kendala pasokan yang parah dan waktu tunggu produksi yang panjang (misalnya, transformator bisa memakan waktu 4 tahun). 2. **Sifat Proyek yang Berkelanjutan:** Proyek infrastruktur berskala besar, sekali dimulai, lebih mahal untuk dihentikan di tengah jalan daripada diselesaikan. 3. **Data Pendukung:** Perusahaan seperti Eaton melaporkan lonjakan pesanan data center lebih dari 200%, menunjukkan bahwa investasi ini didukung oleh aktivitas konstruksi nyata. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI (Return on Investment):** Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, menekan arus kas bebas. Namun, model bisnis cloud historis menunjukkan bahwa fase investasi masif dapat diikuti oleh monetisasi skala besar. Sinyal untuk mengubah pandangan akan muncul jika panduan Capex diturunkan atau penggunaan produk AI meleset dari ekspektasi – yang saat ini belum terjadi. 2. **Gelembung seperti tahun 2000:** Krisis dot-com dipicu oleh kelebihan pasokan infrastruktur (serat optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru sebaliknya, ditandai oleh **kekurangan pasokan** di banyak lapisan infrastruktur fisik yang kritis dan tidak dapat diproduksi secara berlebihan dengan mudah. Kesimpulannya, gelombang penggalangan dana saat ini mencerminkan kebutuhan untuk mendanai tahap ekspansi AI berikutnya yang penuh dengan hambatan teknis dan logistik. Sinyal dari perusahaan menunjukkan investasi belum melambat. Meskipun risiko selalu ada, bukti saat ini lebih mendukung narasi bahwa siklus AI masih berlanjut, hanya saja dengan dinamika dan tantangan yang telah berubah.

marsbit45m yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

marsbit45m yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang besar pengumpulan modal dari raksasa teknologi seperti IPO SpaceX senilai $750 miliar dan rencana pendanaan besar-besaran oleh Alphabet dan Meta. Ini memicu kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, menurut "Tidal Investment", ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak baru. Alasan untuk tetap optimis telah berubah. Dua tahun lalu, cerita didorong oleh ledakan permintaan dan imajinasi industri. Pada pertengahan 2026, fokusnya beralih ke pertanyaan apakah intensitas investasi ini berkelanjutan. Kunci jawabannya terletak pada niat dan kemampuan para pemain kunci untuk terus berinvestasi. Data menunjukkan investasi justru semakin agresif. Panduan belanja modal (Capex) 2026 dari lima vendor cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya dinaikkan secara signifikan, mencapai angka ratusan miliar dolar AS. Bahkan perusahaan dengan arus kas kuat pun mengatur ulang struktur modalnya untuk mendanai infrastruktur AI. Siklus investasi ini sulit berhenti karena beberapa alasan. Pertama, investasi tersebar di banyak lapisan fisik seperti komputasi, memori, jaringan, dan yang paling kritis: **listrik**. Kemacetan bergeser dari chip ke komponen fisik seperti transformer, pendinginan cair, dan akses jaringan listrik, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Kedua, pesanan untuk peralatan pendukung data center (seperti dari Eaton yang melonjak 240%) membuktikan ada progres konstruksi riil di balik angka Capex yang besar. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI**: Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, meningkatkan beban penyusutan dan menekan arus kas bebas (seperti yang dialami Amazon). Namun, ini mirip dengan fase awal pengembangan cloud. Risiko ROI nyata, tetapi belum ada sinyal seperti panduan Capex yang diturunkan atau pesanan yang dibatalkan. 2. **Gelembung seperti tahun 2000**: Krisis dot-com disebabkan oleh kelebihan pasokan infrastruktur (seperti fiber optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru terbalik. Infrastruktur fisik yang dibutuhkan AI (listrik, transformer) sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, dan tidak dapat "dipra-pasang" seperti fiber optic, sehingga risiko kelebihan pasokan mendadak lebih rendah. Kesimpulannya, gelombang pendanaan besar-besaran ini lebih mencerminkan **"istirahat tengah babak"** daripada akhir permainan. Tantangan di babak selanjutnya (keterbatasan listrik, pasokan transformer) justru membutuhkan lebih banyak modal dan waktu. Siklus investasi AI masih berlangsung, hanya saja alur ceritanya yang berubah dari narasi murni pertumbuhan menjadi narasi ketahanan dan realisasi nilai dalam menghadapi kendala fisik.

链捕手51m yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

链捕手51m yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

**Ringkasan: 15 Protokol Kripto Penghasil Pendapatan yang Dinilai Terlalu Rendah Menurut Grayscale** Grayscale Research melaporkan bahwa 15 protokol on-chain dengan pendapatan tertinggi saat ini diperdagangkan pada kelipatan pendapatan (revenue multiple) yang sangat rendah, banyak di antaranya hanya 1x hingga 9x. Protokol seperti Pump.fun, PancakeSwap, dan Meteora bahkan memiliki kapitalisasi pasar yang hampir setara dengan pendapatan satu tahun mereka. Rendahnya valuasi ini terjadi meskipun protokol-protokol ini menghasilkan pendapatan ratusan juta dolar dengan biaya operasional minimal. Grayscale berpendapat bahwa potensi disahkannya *CLARITY Act* (Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital) pada bulan depan bisa menjadi katalis. Regulasi yang lebih jelas diharapkan dapat mengurangi hambatan bagi lembaga keuangan tradisional, mendorong lebih banyak aktivitas dan nilai terkunci (TVL) di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan protokol-protokol ini. Laporan ini mengelompokkan protokol berdasarkan kelipatan pendapatannya: - **"Klub 1x"**: Pump.fun (PUMP), PancakeSwap (CAKE), Meteora (MET), Collector Crypt (CARDS). - **Kelipatan satu digit**: Raydium (RAY), Lido Finance (LDO), Aerodrome (AERO), Sky (SKY), Jupiter (JUP), Ether.fi (ETHFI), Lighter (LIT), Aave (AAVE). - **Kelipatan tinggi**: Hyperliquid (HYPE, 15x), World Liberty Financial (WLFI, 17x), dan Uniswap (UNI, 37x) yang dinilai berdasarkan narasi dan nilai opsi masa depan. Grayscale juga memberikan analisis valuasi DCF (Discounted Cash Flow) untuk Aave, dengan target harga sekitar $175. Namun, penting dicatat bahwa Grayscale memiliki kepentingan komersial dalam laporan ini sebagai perusahaan pengelola aset kripto, dan katalis regulasi (CLARITY Act) belum tentu terwujud. Investor disarankan untuk melakukan penilaian mandiri.

marsbit1j yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片