СМИ: Revolut ведет переговоры по запуску стейблкоина на фоне законодательных изменений в США

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-03-20Terakhir diperbarui pada 2025-06-20

  • Финтех-компания Revolut исследует рынок для запуска собственного стейблкоина, согласно осведомленным с вопросом источникам.
  • Она проводит переговоры с одной криптокомпанией.
  • Среди других компаний, которые также нацелены на этот сегмент крипторынка — JP Morgan, Citigroup, Bank of America, Amazon, Walmart, Expedia Group и др.

Британский необанк Revolut активно рассматривает возможность запуска собственного стейблкоина. Об этом сообщили в Decrypt со ссылкой на источники, знакомые с планами компании.

Идея создания стейблкоина возникла на фоне растущей волны интереса со стороны компаний, которые не являются нативно криптовалютными, и продвижения благоприятного законодательства в США.

«Мы имеем четкую миссию — стать наиболее надежным и доступным поставщиком услуг с криптоактивами в Великобритании, Европейской экономической зоне и, наконец, за их пределами», — заявил представитель Revolut.

По информации источников, Revolut уже ведет переговоры как минимум с одной криптокомпанией, чтобы реализовать запуск собственного стейблкоина. Это станет логическим продолжением расширения криптопортфеля компании после запуска централизованной биржи Revolut X в мае 2024 года.

В издании отметили, что финансовые учреждения видят в стейблкоинах возможность снижения затрат на трансакции и ускорения расчетов. Кроме того, резервы, которыми обеспечены эти токены, могут генерировать прибыль, как это делают Circle и Tether с USDC и USDT.

Revolut, который обслуживает более 55 млн розничных клиентов и 500 000 бизнесов в 160 странах, не единственный, кто рассматривает это направление.

Напомним, что согласно данным The Wall Street Journal, Amazon, Walmart, Expedia Group и другие корпорации также планируют запустить собственные стейблкоины.

Спрос на стейблкоины усилился после того, как Сенат США принял законопроект GENIUS, устанавливающий четкую правовую базу для выпуска таких токенов.

Ожидается, что президент страны Дональд Трамп подпишет его до августа.

«Это не просто технология — это потенциальная угроза для конкуренции, конфиденциальности и прав потребителей», — раскритиковала планы Big Tech сенатор Элизабет Уоррен, предостерегая, что стейблкоины могут стать средством отслеживания покупок и сбора персональных данных.

Однако большинство крупных игроков финансового рынка, включая JP Morgan, Citigroup и Bank of America, уже открыто заявили о заинтересованности в запуске собственных цифровых валют при условии принятия благоприятного законодательства.

Аналитики прогнозируют, что в ближайшие месяцы рынок заполонят сотни, а возможно — тысячи новых стейблкоинов, что бросит вызов монополии Tether и Circle, которые сейчас контролируют львиную долю сектора стоимостью $217 млрд, по данным CoinMarketCap на момент написания материала.

На этом фоне планы Revolut выглядят стратегически мотивированными: в сочетании с имеющейся инфраструктурой и многомиллионной аудиторией, компания имеет все шансы стать новым игроком на рынке глобальных цифровых валют.

Ранее мы писали, что о намерении Revolut запустить стейблкоин стало известно еще в сентябре прошлого года.

Bacaan Terkait

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

Penulis: Nancy, PANews Proyek TCG Collector Crypt baru-baru ini menduduki peringkat 10 besar dalam daftar pendapatan protokol global dan pernah menjadi protokol dengan pendapatan tertinggi di Solana. Sebagai perwakilan dari sektor TCG yang ditokenisasi, platform ini menggabungkan kegembiraan koleksi dan "gacha" (buka paket) ke dalam blockchain. Pasar TCG on-chain mengalami pertumbuhan pesat, dengan volume transaksi Juni 2026 mencapai $490 juta, meningkat 7.6x dibandingkan tahun sebelumnya. Solana mendominasi 80.8% pangsa pasar ini, terutama didorong oleh Collector Crypt. Collector Crypt mendominasi pasar dengan volume transaksi kumulatif $1.4 miliar dan pendapatan protokol $68 juta. Pada Juni, platform ini menghasilkan pendapatan sekitar $13.4 juta. Namun, struktur pendapatannya sangat bergantung pada "paus" (whale). Data menunjukkan 0.6% pengguna (yang membelanjakan >$1 juta) menyumbang 51.8% pendapatan, dan secara keseluruhan, 14.6% pengguna teratas berkontribusi terhadap 97.1% pendapatan platform. Jumlah pengguna aktif hariannya kurang dari 1000 orang. Kesuksesan Collector Crypt didorong oleh mekanisme "gacha" on-chain, yang menyumbang hampir semua volume transaksinya, serta daya tarik IP Pokémon yang kuat. Token CARDS juga memainkan peran penting melalui mekanisme buyback ganda, meskipun perlu diperhatikan adanya potensi tekanan jual dari pembukaan kunci (unlock) token yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, Collector Crypt telah membuktikan kelayakan model bisnis TCG on-chain, meskipun sektor ini masih dalam tahap awal dengan ketergantungan tinggi pada segelintir pengguna besar dan ruang untuk pertumbuhan yang lebih luas.

marsbit19m yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

marsbit19m yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

Profesor Dawn Song (Song Xiaodong) dari UC Berkeley, yang dijuluki sebagai "tokoh keamanan komputer nomor satu", bergabung dengan laboratorium Superintelligence Meta sebagai Wakil Presiden Penelitian AI. Dia akan melapor langsung kepada kepala lab, Nat Friedman. Song adalah peneliti berpengaruh di bidang keamanan komputer dan keamanan AI, penerima MacArthur Fellowship, serta anggota ACM, IEEE, dan AAAS. Karyanya yang terkenal termasuk "Dynamic Taint Analysis" (2005). Laboratoriumnya di UC Berkeley dianggap sebagai pusat pelatihan terkemuka di bidang keamanan komputer. Penelitian Song mencakup keamanan perangkat lunak, pembelajaran mesin adversarial, dan keamanan agen AI. Dia juga pendiri Oasis Labs dan Virtue AI, perusahaan yang fokus pada infrastruktur keamanan AI untuk perusahaan, terutama pengujian penetrasi (red-teaming) otomatis dan pengaman runtime untuk agen AI. Bersama Song, pendiri Virtue AI lainnya, Bo Li dan Sanmi Koyejo, serta beberapa anggota tim, juga bergabung dengan Meta. Langkah ini dilihat sebagai upaya Meta untuk memperkuat langkah-langkah keamanan dalam pengembangan agen AI, terutama setelah masalah keamanan model AI seperti Anthropic's mythos menarik perhatian industri. Meta ingin menerapkan AI ke dalam produk-produk sosialnya yang digunakan miliaran orang dan terus mengedepankan strategi sumber terbuka, sehingga membutuhkan kemampuan keamanan yang tangguh. Artikel ini juga menyebutkan bahwa Denny Zhou, pendiri Gemini Reasoning Team di Google, dilaporkan telah bergabung dengan Meta TBDLab beberapa bulan sebelumnya. Zhou adalah tokoh kunci di bidang penalaran AI, berkontribusi pada metode seperti Chain-of-Thought dan Self-Consistency, yang membantu mengembangkan kemampuan penalaran model bahasa besar.

marsbit52m yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

marsbit52m yang lalu

Kompetisi Kripto Lembaga Korea: Ledakan Stabilkoin dan RWA

Artikel ini membahas evolusi pasar kripto Korea Selatan, yang kini beralih dari fokus pada perdagangan ritel ke pembangunan infrastruktur blockchain institusional. Dua tren utama yang mendorong perubahan ini adalah stablecoin dan tokenisasi aset riil (RWA). Stablecoin won Korea yang diatur kini menjadi prioritas bagi regulator, bank, dan perusahaan untuk mencegah aliran keluar modal ke stablecoin dolar AS. Berbagai lembaga seperti KB Financial, Hana Financial, NH Nonghyup Bank, dan KBank sedang melakukan uji coba untuk pembayaran dan transfer lintas batas. Penyedia pembayaran seperti Shinhan Card, BC Card, dan Danal juga mengembangkan solusi. Platform internet seperti KakaoPay dan NAVER Pay, dengan basis pengguna yang luas, berencana mengintegrasikan stablecoin ke dalam ekosistem mereka. Bagi proyek kripto, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga ini. Di sisi RWA, Korea Selatan memusatkan perhatian pada tokenisasi aset di sektor unggulannya seperti perkapalan, rantai pasok industri, dan kekayaan intelektual hiburan (K-pop). Perusahaan sekuritas seperti Mirae Asset dan Hanwha Investment sedang memimpin inisiatif ini. Kerangka regulasi yang jelas diharapkan berlaku pada awal 2027. Peluang bagi proyek kripto terletak pada penyediaan infrastruktur seperti saluran distribusi global, solusi likuiditas dan interoperabilitas lintas rantai, serta alat pendukung untuk lembaga. Akses ke pengguna akhir akan sangat bergantung pada platform konsumen utama seperti NAVER (yang berencana mengakuisisi operator Upbit, Dunamu), Kakao (mengembangkan dompet terpadu), dan Toss (dompet finansial semua dalam satu). Industri kripto Korea Selatan sedang mendekati titik kritis, di mana proyek-proyek yang dapat membangun kemitraan dan kasus penggunaan nyata dengan lembaga lokal akan membantu membentuk masa depan aset digital di negara tersebut.

Foresight News59m yang lalu

Kompetisi Kripto Lembaga Korea: Ledakan Stabilkoin dan RWA

Foresight News59m yang lalu

Bagaimana Menilai Keaslian Video AI? Merangkum Sistem Deteksi yang Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Diinterpretasikan

Bagaimana Menentukan Keaslian Video AI? Tinjauan Sistem Deteksi Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Dijelaskan Generasi video AI telah berkembang pesat, mencapai kualitas sinematis. Namun, deteksi video palsu tertinggal, menimbulkan risiko sosial. Makalah tinjauan ini menetapkan kembali tujuan deteksi menjadi **"verifikasi kesetiaan fakta"**, memeriksa apakah konten video selaras dengan dunia nyata. Video AI dikategorikan menjadi tiga paradigma: **Manipulasi Lokal (LMV)**, **Edit Audio-Visual (AVE)**, dan **Sintesis Video Generatif (GVS)**. Untuk mendeteksinya, tinjauan mengusulkan kerangka kerja **empat lapis dari perspektif ganda Visi-Bahasa**: 1. **Analisis Isyarat Visual Intrinsik**: Memeriksa anomali statistik tingkat rendah seperti pola noise dan sinyal fisiologis. 2. **Konsistensi Spasial-Temporal**: Menganalisis kelancaran gerakan objek dan dinamika adegan sepanjang waktu. 3. **Konsistensi Antarmoda**: Memverifikasi keselarasan antara elemen visual, audio, dan teks dalam video. 4. **Penalaran Tingkat Dunia Dipandu Bahasa**: Mengevaluasi konsistensi konten video dengan pengetahuan dunia nyata, fakta, dan hukum fisika menggunakan penalaran semantik. Fokus metode deteksi bergeser dari lapisan 1 & 2 (visi) ke lapisan 3 & 4 (bahasa) seiring membaiknya kualitas video AI. Evaluasi juga perlu berkembang melampaui metrik akurasi dasar, menuju sistem penilaian **dinamis yang mengutamakan bukti**, serta sistem deteksi yang **dapat dipercaya dan dijelaskan** dengan menggabungkan bukti visual dan penalaran semantik. Deteksi yang andal memerlukan kolaborasi antar bidang seperti Visi Komputer, NLP, dan pemahaman multimodal.

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Menilai Keaslian Video AI? Merangkum Sistem Deteksi yang Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Diinterpretasikan

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片