Четыре американские компании вложат $844 млн в биткоин и токен Hyperliquid

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-01-18Terakhir diperbarui pada 2025-06-18

Четыре американские публичные компании объявили 17 июня о планах инвестировать в общей сложности $844 млн в криптовалютные активы, увеличивая число корпораций, которые рассчитывают на поддержку от биткоина и других цифровых валют.

DDC Enterprise привлекла $528 млн

Самое масштабное привлечение средств провела гонконгская компания DDC Enterprise Ltd, которая занимается продажей готовых блюд. Фирма заключила три соглашения о покупке на общую сумму $528 млн — все средства направят на расширение биткоин-резерва компании.

Финансирование почти полностью состоит из конвертируемых облигаций на $300 млн, кредитной линии на $200 млн и долевых инвестиций на $26 млн. Крупнейшим инвестором выступил далласский инвестиционный фонд Anson Funds, значительный вклад также внесло венчурное подразделение Animoca Brands.

DDC поставила амбициозную цель создать «самый ценный биткоин-резерв в мире» и приобрела первую партию из 21 биткоина 23 мая в обмен на почти 255 000 акций в сделке стоимостью $2,28 млн.

Fold Holdings получила $250 млн на покупку биткоина

Fold Holdings Inc, первая публично торгуемая компания финансовых услуг в сфере биткоина, сообщила об обеспечении кредитной линии на $250 млн для выпуска акций. Чистые поступления от продажи акций «в первую очередь предназначены» для финансирования дополнительных покупок биткоина.

Соглашение позволяет Fold выпускать и продавать до $250 млн новых акций для инвестирования в биткоин при условии одобрения заявления на перепродажу акций Комиссией по ценным бумагам и биржам (SEC).

По текущим ценам $250 млн могли бы позволить купить 2 390 биткоинов. Выделение даже половины этой суммы на приобретение биткоина существенно увеличило бы текущую казну компании в 1 490 биткоинов.

BitMine купила биткоины на $16 млн

Компания BitMine Immersion Technologies, которая занимается арендой оборудования для майнинга биткоина, сообщила о покупке биткоинов на $16,3 млн, используя поступления от недавнего размещения акций.

Фирма теперь владеет 154,16 биткоина, купленными по средней цене $106 033.

BitMine заявила, что покупка соответствует новой стратегии увеличения биткоин-резерва через сочетание собственного майнинга и привлечения капитала, подтверждая стремление накапливать максимальное количество первой криптовалюты.

BitMine уже использовала часть средств от размещения 6 июня для покупки первых 100 биткоинов 9 июня.

HYPE становится резервным активом

Котирующаяся на Nasdaq биотехнологическая компания Eyenovia также присоединилась к покупкам криптовалютных активов, объявив о частном размещении на $50 млн для создания резерва токенов Hyperliquid (HYPE). Компания позиционирует себя как «первая публично котирующаяся американская компания, создающая долгосрочный стратегический резевр» для этого актива.

Hyperliquid — децентрализованная биржа криптовалютных деривативов, построенная на собственном блокчейне первого уровня. Платформа работает на токене HYPE, который участвует в стейкинге, а также используется для награждения активных трейдеров через эирдропы и используется в управлении.

Eyenovia планирует приобрести более 1 млн токенов HYPE стоимостью $40,1 млн по текущим ценам и разместить их на стейкинг на платформе Anchorage Digital.

Компания, которая в основном разрабатывает технологии цифрового обследования глаз, также сменит название на «Hyperion DeFi» под тикером HYPD.

Eyenovia назначила Хёнсу Юнга (Hyunsu Jung) главным инвестиционным директором и членом совета директоров для руководства криптостратегией компании.

«Мы рассматриваем Hyperliquid как один из самых быстрорастущих блокчейнов с самыми высокими доходами в мире», — заявил Юнг.

Совокупные инвестиции четырех компаний демонстрируют растущий интерес корпоративного сектора к криптоактивам как к казначейским резервам. Решения компаний отражают разные подходы к диверсификации активов — от традиционного биткоина до новых токенов децентрализованных протоколов.

Bacaan Terkait

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

**Tinjauan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Percuma', Uang Lari ke AI dan On-Chain?** Pasar kripto memasuki kuartal kedua 2026 dengan baik, di mana Bitcoin (BTC) sempat pulih ke level sekitar $82,000 pada April. Namun, pemulihan ini tidak bertahan. BTC akhirnya turun sekitar 11% di Q2, sementara S&P 500 dan Nasdaq 100 justru naik signifikan. Penurunan ini didorong oleh tiga faktor: harga minyak yang tinggi, pergeseran pandangan suku bunga Fed yang lebih hawkish, dan perputaran modal menuju saham-saham AI. Aliran dana ke pasar melemah secara signifikan. ETF spot Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar $4,08 miliar, dengan Juni sebagai bulan terburuk. Perusahaan seperti Strategy memperlambat akumulasi BTC dan bahkan melakukan penjualan, merusak sentimen pasar. Selain itu, kapitalisasi pasar stablecoin menyusut sekitar $4,2 miliar, mengurangi likuiditas yang mendukung aktivitas on-chain. Volume perdagangan spot di bursa turun 28% secara quarter-to-quarter (QoQ), sementara volume futures turun 11,6%. Rasio spot/futures yang mengecil mengindikasikan peningkatan posisi derivatif, bukan permintaan spot. Hyperliquid (HYPE) menjadi pengecualian, dengan volume futures on-chain-nya terus meningkat. Total likuidasi posisi long untuk BTC dan ETH mencapai $8,35 miliar, menyebabkan deleveraging yang signifikan. Likuiditas pasar juga memburuk, terlihat dari kedalaman order book Bitcoin yang menurun. Di tengah tantangan ini, perkembangan struktural baru muncul. Aset kelas baru seperti tokenisasi saham (diperkenalkan Coinbase) dan kontrak perpetual untuk aset dunia nyata (RWA) seperti saham dan komoditas mulai berkembang di on-chain. Selain itu, pasar pinjaman on-chain dengan vault sebagai lapisan inti untuk modal institusional juga semakin matang, menandakan perluasan ekosistem di luar aset kripto tradisional.

Foresight News17m yang lalu

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

Foresight News17m yang lalu

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

Tahun lalu, profesor Xing Bo mengkritik arsitektur model dunia AI. Kini, ia dan tim kembali menerbitkan makalah "Kritik terhadap Model Agen", mempertanyakan apakah sistem yang saat ini disebut "agen" benar-benar memiliki kemampuan otonomi. Makalah membedakan dua jenis: sistem **agentic** (hanya tampak seperti agen, mengandalkan alur kerja eksternal) dan **agentive** (memiliki otonomi internal sejati). Sebagai contoh, insiden perusahaan PocketOS—di mana asisten AI menghapus basis data produksi—menunjukkan bahwa mengetahui aturan tidak sama dengan menginternalisasi dan mematuhinya. Kritik difokuskan pada lima aspek utama desain agen saat ini: 1. **Tujuan:** Dari instruksi langkah-demi-langkah menuju dekomposisi hierarkis tujuan jangka panjang. 2. **Identitas:** Dari identitas statis dalam "prompt sistem" menuju evaluasi diri yang berkembang berdasarkan pengalaman. 3. **Pengambilan Keputusan:** Dari Chain-of-Thought menuju penalaran berbasis **model dunia** untuk mensimulasikan konsekuensi tindakan. 4. **Alokasi Sumber Daya Kognitif:** Perlunya **modul meta-kognitif** (Sistem III) yang secara mandiri memutuskan kapan harus merencanakan secara mendalam atau bertindak cepat. 5. **Pembelajaran:** Dari pelatihan tetap menuju **pembelajaran mandiri yang berkelanjutan**, menggabungkan latihan di simulator dengan kalibrasi di dunia nyata. Berdasarkan analisis ini, tim mengusulkan arsitektur **GIC (Goal-Identity-Configurator)** yang mengintegrasikan enam komponen: encoder kepercayaan, dekomposer tujuan, evolusi identitas, konfigurator (Sistem III), perencana simulasi (Sistem II), dan pelaksana (Sistem I). Arsitektur ini menekankan pelatihan bertahap—seperti pilot—dari simulator ke dunia nyata, dengan keamanan yang dapat diaudit karena modul-modulnya eksplisit. Kesimpulannya, makalah ini menyerukan standar yang lebih ketat untuk istilah "agen". Otonomi sejati bukan tentang menyelesaikan tugas kompleks, tetapi tentang menginternalisasi tujuan, identitas, dan penilaian ke dalam struktur keputusan sistem itu sendiri.

marsbit58m yang lalu

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

marsbit58m yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

**Ringkasan Artikel: Bagaimana Collector Crypt Menciptakan Ilusi Pertumbuhan dengan "Buyback Berulang"** Data menunjukkan bahwa pertumbuhan GMV Collector Crypt (CC) yang pesat terutama didorong oleh paket kartu bernilai tinggi ($250, $1.000, $2.500), yang memiliki tingkat retensi platform per dolar yang lebih rendah dibanding paket murah. Paket $2.500 "Mythic" menyumbang 36,7% GMV Juni hanya dalam 13 hari. Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah kecil pengguna dengan dompet besar dan frekuensi tinggi, bukan perluasan basis pengguna yang luas. Tingkat laba bersih CC turun dari 11,2% (Q3 2025) menjadi 5,6% (Q2 2026), meski GMV naik 4,7 kali. Penebusan kartu fisik menguras 41,6% dari pendapatan bersih pra-pembakaran Mei, menciptakan kebutuhan untuk mengisi ulang inventaris. Pada Juni, hanya 75 dari ~6.000 dompet yang melakukan penebusan fisik, dengan empat pengguna teratas menyumbang 47,1% dari total kartu yang ditebus pengguna. Model ekonomi CC rentan. Jika dua dari tiga tekanan berikut terjadi bersamaan, modelnya bisa menjadi negatif: biaya penggantian inventaris mendekati harga pasar, tingkat penebusan melebihi 9%, dan tingkat buyback paket tinggi tetap sekitar 93%. Pendapatan mitra kumulatif hanya $1,83 juta, sebagian besar terkait Moonbirds. Strategi API dan distribusi B2B belum membuktikan dapat menghasilkan pendapatan berulang yang ringan inventarisnya, karena integrasi yang terverifikasi masih sangat bergantung pada CC untuk penyediaan kartu, penyimpanan, pemenuhan, dan layanan buyback. Pertumbuhan CC saat ini bergantung pada siklus modal berulang oleh pengguna besar, bukan kedalaman pasar kolektor yang sebenarnya. Untuk berkelanjutan, CC perlu membuktikan partisipasi kolektor yang lebih luas, perdagangan sekunder yang lebih dalam, dan nilai kepemilikan on-chain, serta menghasilkan GMV tambahan tanpa terus menekan margin atau beban inventaris.

Foresight News1j yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片