Треть кенийских банков собирается начать работать с криптовалютами

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-07-11Terakhir diperbarui pada 2025-06-11

Около 31% банков Кении готовы начать операции с цифровыми активами — для этого достаточно принять соответствующие законы, показал результат опроса Центрального банка Кении (CBK).

Участники опроса CBK говорили о заинтересованности в криптовалютах и стейблкоинах как инструментах для повышения скорости трансграничных платежей, сокращения издержек и расширения доступа к финансовым услугам для людей, не охваченных банковской системой.

В исследовании СВК говорится, что законодательный инициативы, направленные на стимулирование спроса, повышение прозрачности и борьбу с незаконной деятельностью укрепляют доверие банкиров к цифровым активам.

Национальное собрание Кении одобрило законопроект о сокращении налога на продажу цифровых активов с 3% до 1,5%. Кенийское Управление по рынкам капитала (CMA) утвердило новый регламент о провайдерах виртуальных активов, который обязывает все криптокомпании, осуществляющие свою деятельность на территории страны, получать лицензии и открывать местные офисы.

Авторы исследования CBK сообщили, что, по их прогнозам, перспективы для высоких темпов развития криптоиндустрии в Кении выглядят многообещающими. Сейчас, сообщили в СВК, около 8% кенийцев уже используют криптовалюты. В центробанке верят, что скорый запуск торговой блокчейн-платформы Kenya Digital Exchange (KDX) будет способствовать развитию рынка и позволит торговать токенизированными активами реального сектора экономики, включая акции, облигации и товары, такие как золото или нефть.

Ранее Высокий суд Кении постановил, что компания World, ранее известная как Worldcoin, обязана удалить биометрические данные местных пользователей, включая изображения лиц и сканы сетчатки глаза.

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit5j yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
活动图片