TON单日飙涨23%,一文梳理Telegram最新动向

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2025-05-30Terakhir diperbarui pada 2025-05-30

Abstrak

拟发行15亿美元债券,将集成马斯克旗下xAI并获得股份和订阅分成。

综编:Felix, PANews

5 月 29 日,据知情人士透露,即时通讯应用 Telegram 将通过发行债券筹集至少 15 亿美元。此外,Telegram 创始人宣布已与马斯克的 xAI 达成 3 亿美元的交易(尚未最终签署)。

在接连利好消息的推动下,Telegram 旗下 The Open Network 的原生代币 TON 价格短时飙升。据 CoinGecko 数据, Toncoin(TON)一度飙升至约 3.7 美元,涨幅约达 23% ,现报 3.32 美元。尽管马斯克随后澄清,尚未正式签署协议,币价有所回落,但 24 小时涨幅仍达 11.2% 。

TON单日飙涨23%,一文梳理Telegram最新动向

拟发行债券筹集 15 亿美元

知情人士透露,Telegram 将以 9% 的收益率发行五年期债券。该公司计划用这笔债券回购其 2021 年发行的剩余债券,这些债券将于明年 3 月到期。该公司此前曾用现金回购了约 4 亿美元的此类债券。

投资者包括现有的 Telegram 债券持有人,如美国资产管理公司贝莱德和阿布扎比国有投资公司 Mubadala。预计新投资者将包括对冲基金公司 Citadel 等。

与 Telegram 先前发行的债券一样,如果该公司决定上市,新债券的投资者可以选择以折扣价将其债务转换为股票。不过,鉴于创始人 Pavel Durov 面临的法律不确定性和市场波动,该公司短期内不太可能进行 IPO。

与 xAI 达成合作意向,可获得股份和订阅分成

除拟发行 15 亿美元债券外,Pavel Durov 在 X 平台表示,Telegram 还将获得一个新的收入来源:一份为期一年的协议,分销马斯克 xAI 的人工智能模型 Grok(将 Grok 聊天机器人集成到 Telegram 中)。作为回报,Telegram 将获得 3 亿美元现金和该人工智能公司的股权,以及通过 Telegram 出售的 xAI 订阅收入的 50% 。

此外,Pavel Durov 还强调了隐私性。有用户表示:“希望用户数据能够保持安全”。对此,Pavel Durov 回复道:“用户隐私至关重要。需要明确的是,xAI 只会访问 Telegram 用户通过直接交互明确与 Grok 共享的数据。”

值得一提的是,在当天晚些时候,马斯克否认了这一声明,回复称“尚未签署任何协议”。消息传出后,TON 代币价格应声下跌。对此,Pavel Durov 回应道:“没错,原则上同意,但正式程序尚待完成。”

创始人深陷调查但营收势头良好

Pavel Durov 出生于俄罗斯,拥有俄罗斯、阿联酋和法国国籍。2024 年 8 月,Pavel Durov 在法国被捕,因未能帮助警方打击犯罪,正在法国接受调查。虽然 Pavel Durov 已获保释,但在调查期间,未经许可不能离开法国。

Pavel Durov 曾于 5 月 12 日申请特别豁免,以便前往美国与投资者进行谈判,但法国检察官表示,该请求被拒绝,原因是其行程原因“既不令人信服也不合理”。目前尚不清楚 Pavel Durov 将被滞留在法国多久。

值得一提的是。尽管创始人 Pavel Durov 面临法律风险,但 Telegram 的发展并未受多少影响。

据知情人士透露,Telegram 已告知投资者,其 2024 年的营收为 14 亿美元,利润约为 5.4 亿美元,较前一年的低迷表现大幅反弹。Telegram 于 2023 年的营收为 3.42 亿美元,亏损 1.73 亿美元。

此外,Telegram 高管称,截至 2025 年 3 月,Telegram 拥有 10 亿活跃用户,付费用户超过 1500 万,在过去一年中翻了一番。预计 2025 年的营收将达到 20 亿美元,利润将超 7 亿美元。

原文链接

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit4j yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit4j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

Pada 26 Juni, saham sektor CPO di A-Shares jatuh lebih dari 6%, dipicu oleh peluncuran platform interkoneksi optik "Glass Bridge" oleh raksasa serat optik AS, Corning. Teknologi ini menggunakan pandu gelombang kaca wafer-level untuk penyelarasan pasif antara serat optik dan chip fotonik, yang berpotensi menyederhanakan arsitektur CPO tradisional yang bergantung pada unit array serat (FAU) dan perangkat penyelarasan aktif presisi. Pasar khawatir hal ini akan mengurangi permintaan jangka panjang untuk komponen FAU tradisional. Inti Glass Bridge terletak pada tiga karakteristik: manufaktur wafer-level untuk konsistensi produksi massal, antarmuka koneksi fisik TMT yang terstandarisasi untuk integrasi yang mudah, dan arsitektur konektor densitas tinggi yang dapat dilepas untuk fleksibilitas. Corning menegaskan bahwa Glass Bridge melengkapi, bukan sepenuhnya menggantikan, solusi FAU yang ada, terutama dalam skenario kepadatan sangat tinggi. Reaksi pasar mencerminkan pergeseran nilai dalam industri interkoneksi optik AI. Dana mengalir keluar dari saham CPO dan PCB menengah, beralih ke saham terkait substrat kaca seperti Kaishan Tech dan Dier Laser. Analis melihat substrat kaca sebagai material inti kemasan generasi berikutnya, menawarkan peluang diferensiasi bagi industri domestik, terutama di tengah meningkatnya permintaan komputasi AI dan tantangan paten substrat silikon.

marsbit4j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片