EOS Breaks Past $0.80 with Vaulta Token Swap Announcement, Benefiting Crypto Presales Like Solaxy

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-05-09Terakhir diperbarui pada 2025-05-09

Abstrak

EOS ($EOS) has broken past the $0.80 level again in the last 24 hours after its Vaulta ($A) swap announcement...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

EOS ($EOS) has broken past the $0.80 level again in the last 24 hours after its Vaulta ($A) swap announcement on May 7.

In a blog post, Vaulta announced that it will launch a 1:1 token swap on May 14 between the old $EOS cryptocurrency and its rebranded coin, $A. Holders of the old crypto can perform the swap on the Vaulta Swap Portal or in participating centralized exchanges.

The process is also free and has no slippage, which ensures the cryptos hold their value.

The swap is part of the final stage of EOS’ rebrand to Vaulta. In mid-May, exchanges will start delisting $EOS and list $A.

Here’s what’s been happening, exactly, and how this could bode well for crypto presales like Solaxy.

From Record-Breaking ICO to Crypto Limbo

Launched in 2018, the EOS blockchain raised over $4B, making it the biggest initial coin offering. While $EOS reached an all-time high of $22.71 in April 2018, its value has since dropped significantly and stagnated below $0.80 since 2023.

EOS chart on CoinGecko

For a time, EOS became a viable competitor to Ethereum, capable of handling more daily transactions (100M versus Ethereum’s 1M) at lower average fees. However, it didn’t attract as many users and developers as Ethereum, which ‘broke its wings,’ so to speak. However, the rebranding to Vaulta and the subsequent announcement of the token swap have since helped bring $EOS back into the spotlight.

And in the backdrop of EOS’ journey up, one crypto presale could be the next to take the markets by storm: Solaxy ($SOLX). Let us explain why.

Solaxy: More Potential Than EOS?

A project reminiscent of $EOS is Solaxy ($SOLX). Both aim to improve on the existing ecosystem in one way or another: EOS as a replacement for Ethereum, Solaxy as a Solana 2.0.

But given Solana’s reputation as the home of meme coins, Solaxy might have the upper hand here.

As the first-ever Solana Layer 2 blockchain, it promises to address core issues with Solana, including network congestion, failed transactions, and limited scalability.

These have plagued the blockchain for many years and have halted investor interest in $SOL. And Solaxy could prove instrumental in changing that.

Once launched, it will deliver faster and cheaper transactions, much like EOS. Additionally, it will let developers create customized dApps with its modular infrastructure. Solaxy’s scalability will also allow it to handle high transaction volumes required by meme coins and fast-moving assets on Solana.

Solaxy tokenomics

This premise has attracted the attention of crypto investors, allowing Solaxy to raise over $33.8M to date, potentially making $SOLX one of the best crypto presales of 2025. And it still has chances to grow exponentially once it launches on centralized and decentralized exchanges.

$SOLX is Solaxy’s native token, a multi-chain token operating on both Ethereum and Solana. This lets Solaxy take advantage of Ethereum’s liquidity and infrastructure, as well as Solana’s speed and low fees, for a double shot of awesome utility.

The $SOLX token is currently on presale for the cheapest it will ever be ($0.001718) via the Solaxy presale page and the Best Wallet Token Launchpad. To buy it, you can refer to our Solaxy buying guide.

For even more rewards, you can also stake tokens and enjoy staking rewards, which is at 119% at the moment.

While it’s still too early to tell how Solaxy will fare long term, its tokenomics show much promise. The project has devoted the biggest chunk of its 138B token supply towards development (30%).

It will also pay early supporters handsomely, as 25% of all $SOLX tokens will be allocated towards rewards.

Aside from its tokenomics, external factors, strong community support, and other factors may help this token grow exponentially in the coming years.

You can read all about this in our Solaxy price prediction article, which, by the way, predicts a 116x increase by the end of next year.

A New and Exciting Chapter Awaits $EOS and $SOLX

With $EOS and $SOLX, we see crypto slowly advance towards projects that build upon existing architecture. While EOS rebrands to Vaulta, the underlying infrastructure will remain the same, while Solaxy aims to make transactions cheaper and faster on Solana.

Investors are clearly excited about the projects, seeing how $EOS’ value rose over the last 24 hours, and $SOLX has raised over $33.8M.

But before you invest in crypto, always remember that the crypto market is highly volatile. Always do your own research and use the information in this article for educational purposes and not as investment advice.

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Bitcoinist is the ultimate news and review site for the crypto currency community!

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Lebih Dari Sekadar Kunci Pribadi: Dari Dompet, L2 hingga Rantai Pasokan, Bagaimana Melindungi Batas Keamanan Web3?

Juni lalu, dunia kripto mengalami serangkaian insiden keamanan yang melibatkan berbagai aspek ekosistem Web3. Serangan tidak hanya berfokus pada satu titik, tetapi meluas ke beberapa lapisan pertahanan. Ada tiga area utama yang terdampak: 1. **Keamanan Dompet di Luar Penyimpanan Kunci Pribadi**: Insiden pada dompet SecondFi di Cardano menunjukkan bahwa kelemahan dalam implementasi tanda tangan (signing) di tingkat perangkat lunak dompet dapat membocorkan kunci pribadi, meskipun pengguna tidak memberikan frasa pemulihan. Hal ini menekankan pentingnya komponen inti dompet yang bersumber terbuka (open-source) dan diperiksa ketat, serta kebiasaan memisahkan aset besar (di cold wallet) dari dompet untuk interaksi harian. 2. **Kompleksitas dan Risiko di Lapisan 2 (L2)**: Beberapa serangan pada L2 seperti Aztec dan Taiko menunjukkan bahwa keamanan L2 tidak hanya tentang biaya transaksi yang lebih murah. Risiko muncul dari kerumitan sistem, seperti celah dalam sirkuit bukti tanpa pengetahuan (ZK-proof) atau kompromi dalam proses verifikasi berbasis perangkat keras (SGX). Jaringan seperti Base juga mengalami gangguan ketersediaan. Pengguna disarankan untuk memahami mekanisme penyelesaian, menggunakan jembatan resmi, dan tidak menyimpan aset besar secara berlebihan pada L2 yang masih sangat baru. 3. **Serangan Rantai Pasok melalui Layanan Pihak Ketiga**: Kasus Polymarket mengungkap bahwa meskipun kontrak pintar aman, frontend atau dependensi pihak ketiga yang diretas dapat menyuntikkan skrip jahat ke situs web yang sah, mencuri aset pengguna. Ini menunjukkan bahwa "URL yang benar" tidak menjamin keamanan seluruh jalur interaksi. Pengguna harus menggunakan dompet terpisah untuk berinteraksi dengan DApp, selalu memeriksa detail transaksi sebelum menandatangani, dan waspada terhadap permintaan yang tidak biasa di situs web. Kesimpulannya, keamanan Web3 kini adalah tentang melindungi seluruh jalur interaksi, dari pembuatan kunci hingga penyelesaian di rantai. Kebiasaan keamanan terbaik melibatkan: **mengisolasi aset jangka panjang, menggunakan jumlah kecil untuk interaksi harian, memberikan izin (approval) minimum ke DApp asing, dan selalu memverifikasi operasi berisiko tinggi.** Pertahanan harus berkembang dari sekadar menjaga kunci pribadi menjadi serangkaian kebiasaan yang lengkap.

marsbit27m yang lalu

Lebih Dari Sekadar Kunci Pribadi: Dari Dompet, L2 hingga Rantai Pasokan, Bagaimana Melindungi Batas Keamanan Web3?

marsbit27m yang lalu

Apakah OpenAI Akhirnya Bisa Menguntungkan?

OpenAI dan Anthropic, dua raksasa model AI, bernilai hampir triliun dolar, mencerminkan ekspektasi tinggi investor terhadap prospek keuntungan mereka. Namun, pertumbuhan pendapatan tidak secara otomatis menghasilkan keuntungan. Sampai saat ini, tidak ada satu pun perusahaan model AI besar yang benar-benar menghasilkan laba bersih yang independen dari bisnis inti modelnya. Penelitian menunjukkan bahwa pasar API model AI saat ini berada dalam struktur kompetisi monopolistik. Jumlah pemain sangat banyak, konsentrasi pasar rendah, dan meskipun permintaan tumbuh pesat, pasokan juga meluas dengan cepat. Hal ini mengakibatkan persaingan harga yang ketat dan membuat sulit bagi perusahaan untuk mencapai profitabilitas berkelanjutan hanya dengan menjual token. Beberapa perusahaan mungkin meraih keuntungan jangka pendek melalui diferensiasi produk, tetapi hambatan teknologi terbatas, elastisitas harga permintaan tinggi, dan loyalitas pengguna rendah membuat keuntungan tersebut sulit dipertahankan. Dalam jangka panjang, pemain yang terus merugi akan tersingkir, mendorong pasar menuju struktur oligopoli. Namun, dalam pasar oligopoli, kemampuan untuk menghasilkan laba tetap tidak pasti. Hal ini bergantung pada apakah perusahaan bersaing melalui harga atau kuantitas. Tanpa koordinasi strategi atau diferensiasi yang efektif, laba berkelanjutan mungkin tetap sulit diraih. Kesimpulannya, meskipun nilai teknologi dan pertumbuhan permintaan model AI tidak diragukan, model bisnis "menjual token" murni tidak menjamin profitabilitas jangka panjang. Investor perlu mencermati valuasi perusahaan model AI dengan hati-hati. Perusahaan perlu memilih model bisnis dan segmen pasar secara strategis. Model seperti "AI+", yang menyematkan kemampuan AI ke dalam produk atau layanan yang sudah ada untuk meningkatkan nilai dan loyalitas pelanggan, mungkin menawarkan jalur menuju keuntungan yang lebih berkelanjutan.

marsbit37m yang lalu

Apakah OpenAI Akhirnya Bisa Menguntungkan?

marsbit37m yang lalu

Ilusi Bocah Jenius

Seorang mantan wirausahawan, eks-karyawan Huawei, dan mantan kepala ilmuwan, Li Bojie, mengalami malam tanpa tidur setelah wawancara dengan DeepSeek. Insiden ini dipicu oleh kecurigaan pengawas wawancara bahwa ia menyontek kode selama tes coding jarak jauh. Namun, inti masalah bukan pada prosedur teknis, melainkan pada kenyataan bahwa seorang "Genius Youth" Huawei ternyata sangat terdampak secara emosional oleh satu sesi wawancara biasa. Dalam sebuah wawancara, Li mengungkapkan bahwa DeepSeek baginya adalah "istana puncak piramida" di dunia teknologi Tiongkok. Penantian tiga minggu dan lima kali tindak lanjut untuk wawancara ini bukan sekadar mencari pekerjaan, melainkan sebuah upaya untuk mendapatkan konfirmasi identitas dan pembuktian bahwa ia masih relevan di pusat era teknologi saat ini. Yang menyakitkannya adalah perasaan "kesenjangan" atau *disconnect* antara ekspektasinya dan kenyataan yang diterimanya. Li menilai wawancara di perusahaan lain seperti MiniMax dan Xiaomi sebagai sesi pembelajaran dengan para sejawat, sedangkan wawancara di DeepSeek dirasakannya hanya sebagai proses penyaringan mekanis. Di sini terlihat ketidaksesuaian: meski menyatakan tidak nyaman dengan label "Genius Youth", ia secara tidak sadar mengharapkan perlakuan khusus sebagai seorang ahli. Industri internet selama ini telah membentuk aturan tak tertulis di mana gelar dan latar belakang perusahaan sebelumnya menjadi jaminan kredensial. DeepSeek, bagaimanapun, menolak aturan ini dan bersikeras pada proses standar—setiap kandidat, apa pun latarnya, harus membuktikan kemampuannya secara real-time melalui coding. Perubahan ini mencerminkan pergeseran era yang lebih besar di dunia AI. Di masa lalu, keunggulan seseorang diukur dari akumulasi pengalaman, gelar, dan prestasi masa lalu. Di era AI, pengetahuan menjadi cepat usang, dan keahlian harus terus-menerus diperbarui. Keunggulan kini dihitung secara *real-time*. Hal ini menciptakan kecemasan, terutama bagi mereka yang memiliki rekam jejak gemilang, karena takut tertinggal. Li Bojie mungkin adalah salah satu yang pertama mengungkapkan kecemasan ini secara terbuka. Namun, pesan utamanya adalah bahwa di masa depan, setiap profesional—pemrogram, manajer produk, peneliti—pada dasarnya akan menghadapi "wawancara" yang sama dengan era AI itu sendiri. Pertanyaan kritis yang harus dijawab setiap hari adalah: "Kamu hebat di masa lalu. Bagaimana dengan hari ini?"

marsbit1j yang lalu

Ilusi Bocah Jenius

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli SWAP

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian TrustSwap (SWAP) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli TrustSwap (SWAP) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan TrustSwap (SWAP) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan TrustSwap (SWAP) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading TrustSwap (SWAP)Lakukan trading TrustSwap (SWAP) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

242 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli SWAP

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga SWAP (SWAP) disajikan di bawah ini.

活动图片