整个 Web3 在为两个男人买单,区块链应用大爆发或许只是幻觉

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-05-06Terakhir diperbarui pada 2025-05-06

区块链行业不是没有进展,而是它的进展大多是「纵向打深」,而不是「横向铺开」。

撰文:刘红林

Web3 行业每隔一段时间就会上演一次「应用爆发」的叙事:NFT 改变艺术品市场,链游颠覆游戏分发模式,DAO 改写公司治理逻辑,AI+Crypto 要带来「链上人工智能智能体」的新时代……但在一次次热潮过后,我们仍要面对一个越来越清晰的问题:行业的边界,似乎并没有真正扩张。

有这样的感慨,是今天看来吴说发的一个推文:「币圈比较令人沮丧的是,似乎它的边界经过了这么多年没有太大变化,比特币依然是最大且唯一的共识,NFT 小游戏 代币化 AI+crypto 等试图扩展外延的尝试都暂时失败了,ICO 无法取代 IPO,没有企业用发币代替上市,赌场依然是核心利润来源,创业者不想来,现在流行的 meme 和 17 年 ico 差别也就那样。」

确实,从市场结构上看,我们没有迎来一个新的「主流资产」挑战 BTC 的地位,也没有出现一种新商业模式能让 Web3 走出「金融科技」的范畴。NFT、链游、SocialFi、AI 叙事,虽然一度热度很高,但很少有项目真正完成从「概念」到「持续性应用」的转化。

我们似乎在经历一场集体幻觉——一个被叙事推着往前走的技术领域,每次尝试走得更远,结果却发现仍绕不开最初的路径。

区块链适配的边界:真的适合「各行各业」吗?

Web3 的「全能幻想」在过去几年被反复提起:我们要做「链上社交」「链上电商」「链上教育」「链上文娱」,仿佛只要一个行业还没有接入区块链,就有「改造」的空间。但冷静看下来,区块链本身的技术特性——不可篡改、可确权、无需中介执行的合约逻辑,确实非常适合金融类场景,却未必适合信息流导向或社交驱动的业态。

互联网的底层逻辑是「复制零成本」,而区块链的逻辑恰恰是「复制受限 + 每次写入都要付费」。在这种技术结构下,试图用区块链重做一个像 TikTok、淘宝或 Twitter 的东西,从一开始就是错配。成本高、体验差、性能不稳定,而用户并没有特别迫切地需要「去中心化社交」或「可溯源直播平台」。

更重要的是,即便有一些行业看上去确实有「确权」「追溯」「分润」的需求,比如音乐版权、艺术品交易或电商供应链,但区块链的加入并未真正降低成本或提升效率,更多的是增加了理解门槛与运营复杂度。最终,「链改」变成了项目方融资的卖点,而不是商业效率的提升工具。

整个 Web3 在为两个男人买单

某种程度上,目前整个 Web3 行业都在为两个男人买单。

一个来自中本聪——比特币的创始人,他提出了「货币发行可以不依赖国家机器」的命题。从比特币到稳定币,从 CBDC 到匿名币,全球范围内的货币实验,都可以被看作是在回应中本聪留下的这一命题。稳定币的兴起,本质上就是民间信用替代国家主权信用的探索;而各国政府的监管压制,则是国家机器的自我防御。

另一个来自 Vitalik Buterin,也就是以太坊的共同创始人。他的命题是:「我们能否搭建一个永不宕机的全球性互联网系统?」从智能合约、去中心化身份系统到去信任式治理(DAO),整个以太坊生态其实都在尝试构建一个不依赖传统信任机制的新系统。但现实是,链上系统仍面临治理失效、Gas 费用高昂、性能瓶颈等老问题,「永不宕机」与「可持续运营」之间仍然存在结构性矛盾。

从这个角度看,Web3 的发展并非没有意义,但它的扩展路径,始终围绕上述两个问题——货币制度与互联网基础设施的重构,而不是「全面渗透一切行业」的幻想。

市场验证:最成功的项目为何仍是「金融科技」?

我们可以从行业中现有最「稳健」的业务形态看出真实情况:交易所、稳定币发行、链上资管、跨境支付、托管服务、RWA(Real World Asset)资产上链等。这些方向无一例外地具有金融属性,并解决的是具体的市场需求与监管适配问题。

Circle 的 USDC 正逐步在多个国家实现「类银行」模式,与本地支付系统直接对接;香港的持牌虚拟资产交易所,正在吸引传统金融机构探索「代币化金融产品 + 交易所挂牌」的新路径;新加坡则借助金融监管沙盒快速推进 RWA 试点,将地产、基金等传统资产以 Token 形式流通。这些都是明确在现有监管体系下「向前一步」的尝试,虽远非颠覆,但具有现实落地价值。

相反,我们很少看到有「链上社交」平台存活超过一轮牛熊周期,也几乎没有链游能跳脱「短期发币 + 短命生态」的生命周期,至于链上内容平台、DAO 城市治理等方向,大多仍处于实验性阶段,谈不上「爆发」。

「伪应用」的反复:我们是不是在浪费资源?

行业内有一个普遍存在的风险:大量资金、人力和资源,被投入到某些不具备可持续性的应用叙事中。这些项目往往具有很强的「融资逻辑」,但缺乏可复用的产品逻辑或技术路径,最终容易走向「演示完成即终止」的尴尬局面。

比如某些「AI+Crypto」项目,本质上不过是在链上调用 OpenAI 接口,嵌入代币激励机制,本质功能与 Web2 AI 工具无异,甚至体验更差。又比如部分 NFT 社交项目,用户留存完全依赖于「二级市场预期」,一旦价格回落,社交价值也随之崩盘。

这类项目的普遍特征是:叙事先行,场景虚构,产品滞后,缺乏稳定用户需求支撑。而投资机构与创业团队在周期推动下,反复将资源倾斜至这类方向,不仅拉高了行业泡沫,也稀释了原本可能在基础设施、支付、合规等方向上的持续投入。

是幻觉,还是我们不愿接受「现实边界」?

所以问题回到起点:区块链的大爆发,是否只是幻觉?

也许是。但更精确的表达是:不是幻觉,而是误判。

我们误判了区块链的适用边界,把它当成新一代互联网基础设施,希望它能「包打天下」;我们误判了用户需求的普遍性,认为所有人都需要「去中心化」;我们也误判了合规门槛和技术成本,忽略了现实世界里制度的惯性和效率的考量。

但我们也必须看到,在金融科技的边界之内,Web3 仍有非常扎实的机会。全球支付网络的重建、资产数字化的透明度提升、合规代币发行和二级市场交易制度的逐步成熟,正在构成 Web3 最稳固的基本盘。它不需要过度叙事,不必颠覆一切,只要在这一领域持续提供真实价值,就足以撑起一个持续发展的产业。

结语:回归问题本身,才能继续前行

区块链行业不是没有进展,而是它的进展大多是「纵向打深」,而不是「横向铺开」。行业不是没有价值,只是这个价值并不等于所有行业都要接入 Web3;它不是没有未来,只是这个未来或许比我们想象中来得更专注、更窄,但也更真实。

当我们回头再看那些年提出的「链改一切」口号,可能会意识到:真正值得坚持的,并不是宏大的梦想,而是能够穿越周期的技术适配和制度创新。而这些,恰恰并不需要太多想象力,而需要更强的执行力和更理性的行业认知。

Web3 最终会走向何方?我们也许不能预判所有答案,但至少可以明确一点:放下幻想,才能看见现实。而现实本身,并不需要修饰。

Bacaan Terkait

Dari 'Klastering Alamat' ke 'Standar Bukti': Mengapa Chainalysis Ingin Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?

**Dari "Klaster Alamat" ke "Standar Bukti": Mengapa Chainalysis Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?** Pada akhir Juni 2026, Chainalysis merilis kerangka data bernama *Blockchain Tracing Ontology*, sebuah inisiatif standar industri untuk menciptakan sistem deskripsi data yang seragam dalam analisis blockchain. Masalah utama saat ini adalah kurangnya standar interpretasi data. Teknik *address clustering* yang digunakan berbagai platform menghasilkan kesimpulan berbeda untuk alamat yang sama, menimbulkan tantangan dalam investigasi hukum, pembekuan aset, atau pencegahan pencucian uang. Pengadilan membutuhkan lebih dari sekadar label; mereka perlu memahami **alasan** di balik suatu kesimpulan. *Ontology* ini bukan algoritma baru, melainkan "bahasa umum" untuk menstandarkan cara menyajikan hasil analisis. Ia memperkenalkan konsep seperti *Wallet Segment* untuk menggambarkan struktur dompet institusional yang kompleks dengan lebih akurat daripada klaster tradisional. Perubahan kuncinya adalah pergeseran dari fokus pada "hasil yang bisa dipercaya" menjadi "proses yang bisa dipercaya". Setiap kesimpulan harus dilengkapi dengan bukti (*Evidence*) dan tingkat keyakinan (*Confidence*), menjelaskan aturan analisis, sumber data (on-chain atau off-chain), dan memungkinkan verifikasi ulang oleh pihak ketiga. Pendekatan ini terinspirasi dari kasus hukum seperti *Bitcoin Fog*, di mana metode Chainalysis diperiksa ketat di pengadilan. Chainalysis menekankan bahwa analisis on-chain tidak dapat mengidentifikasi identitas asli seseorang secara langsung; itu hanya mengungkap hubungan antar alamat dan aliran dana. Identitas sebenarnya masih memerlukan bukti off-chain seperti informasi KYC dari bursa. Dengan proposal ini, Chainalysis mendorong industri untuk beralih dari yang digerakkan oleh pengalaman ke standar. Kompetisi masa depan tidak hanya soal akurasi algoritma, tetapi lebih pada keterjelasan proses, kualitas data, dan kredibilitas bukti. Jika diadopsi secara luas, standar ini dapat meningkatkan konsistensi, mengurangi biaya komunikasi, dan mendukung penegakan hukum lintas batas serta regulasi aset digital yang lebih andal.

marsbit23m yang lalu

Dari 'Klastering Alamat' ke 'Standar Bukti': Mengapa Chainalysis Ingin Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?

marsbit23m yang lalu

Perjalanan "Tur Konferensi" Semester Kedua 2026 Telah Dimulai! Panduan Lengkap Perjalanan Web3 Global Summit

Merangkum agenda "lari konferensi" Web3 global untuk paruh kedua 2026, artikel ini menyoroti serangkaian puncak acara di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah. Triwulan ketiga diawali dengan fokus pada Jepang di bulan Juli, menampilkan IVS Kyoto dan WebX Tokyo, bersamaan dengan Canada Crypto Week. Agustus berlangsung lebih santai dengan acara di Ho Chi Minh City (Conviction) dan Hong Kong (Bitcoin Hong Kong). September menjadi bulan paling padat, menampilkan rangkaian acara besar seperti NFT NYC di New York, ETHRome di Roma, Money20/20 Middle East di Arab Saudi, European Blockchain Convention di Barcelona, dan Korea Blockchain Week di Seoul—mencakup lima benua. Triwulan keempat menyaksikan TOKEN2049 Singapore sebagai satu-satunya edisi TOKEN2049 tahun ini pada Oktober, menyusul pembatalan edisi Dubai. November diisi oleh acara utama seperti Devcon 8 dan Bitcoin Amsterdam, sementara Desember menutup tahun dengan Blockchain Life dan Bitcoin MENA di Dubai. Artikel ini secara khusus menyajikan informasi terstruktur untuk acara triwulan ketiga dan keempat guna memudahkan perencanaan perjalanan. Foresight News juga akan terus memperbarui informasi konferensi sepanjang tahun, meliputi berbagai tema seperti blockchain umum, Ethereum, Bitcoin, Solana, NFT, dan DeFi, memberikan panduan komprehensif bagi para peserta Web3.

Foresight News32m yang lalu

Perjalanan "Tur Konferensi" Semester Kedua 2026 Telah Dimulai! Panduan Lengkap Perjalanan Web3 Global Summit

Foresight News32m yang lalu

Versi Video Nano Banana Sudah Hadir: Dilengkapi Pengetahuan Dunia Gemini, Buat Gambar Cuma Perlu 4 Detik

Versi video dari Nano Banana telah hadir: dilengkapi dengan pengetahuan dunia Gemini, versi asli "Banana" dapat menghasilkan gambar hanya dalam 4 detik. Google telah membuka API untuk Gemini Omni Flash, yang mengintegrasikan kemampuan penalaran multimodal dengan generasi dan penyuntingan video. Model ini dapat menghasilkan video berkualitas tinggi dari input teks, gambar, atau video, dengan fitur seperti penyuntingan percakapan, referensi multimodal, dan sinkronisasi teks dengan gerakan. Biayanya kompetitif: $0.10 per detik video. Sementara itu, Nano Banana 2 Lite (gemini-3.1-flash-lite-image) dirancang untuk kecepatan ekstrem, menghasilkan gambar 1K dalam sekitar 4 detik dengan biaya sekitar $0.034 per gambar. Kemampuan render teksnya tetap unggul. Keajaiban sebenarnya, menurut Google, adalah menggabungkan kedua model ini. Pengguna dapat membuat gambar cepat dengan Nano Banana 2 Lite, lalu menggunakannya sebagai referensi untuk Gemini Omni Flash guna membuat video secara mulus. Tiga aplikasi demo menunjukkan alur kerja ini: "Anywhere" untuk foto perjalanan dinamis, "Space Lift" untuk tur virtual desain interior, dan "Omni Product Studio" untuk membuat materi iklan e-commerce dari gambar produk. Pendekatan multimodal Google ini membuka potensi besar untuk aplikasi praktis di bidang e-commerce, desain, dan pembuatan konten pendek, memanfaatkan ekosistem Android untuk komersialisasi. Meskipun kemampuan coding masih menjadi tantangan, Google memperkuat posisinya di bidang multimodal.

marsbit41m yang lalu

Versi Video Nano Banana Sudah Hadir: Dilengkapi Pengetahuan Dunia Gemini, Buat Gambar Cuma Perlu 4 Detik

marsbit41m yang lalu

Trading

Spot
活动图片