Почему не растут альткоины. Какие стимулы нужны крипторынку

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-01-18Terakhir diperbarui pada 2025-04-18

Биткоин лучше других криптовалют удерживает позиции, но альтернативным цифровым монетам не хватает ликвидности

«РБК-Крипто» не дает инвестиционных советов, материал опубликован исключительно в ознакомительных целях. Криптовалюта — это волатильный актив, который может привести к финансовым убыткам.

Сейчас на рынке нет условий для начала роста альткоинов, считают аналитики Matrixport. Они опубликовали обзор рынка под заголовком «Альткоины приходят и уходят — остается только биткоин» (Altcoins Come and Go — Only Bitcoin Remains). По их оценке, альтернативные биткоину криптовалюты не смогут начать рост, пока в секторе не появится новая ликвидность.

rbc.group

С момента запуска спотовых биржевых фондов (ETF) на Ethereum в США летом 2024 года доля ведущего альткоина на рынке снизилась почти на 50%, отмечают в Matrixport. По словам экспертов, если Ethereum — это «нефть», которая питает криптоэкономику, то текущее состояние этой экономики напоминает глубокую рецессию.

Но Ethereum — не единственный альткоин, уступающий позиции биткоину. Специалисты обратили внимание на то, что за прошедший год появилось и исчезло бесчисленное количество криптовалютных нарративов — от Dogwifhat (WIF) до мемкоина президента США Дональда Трампа Official Trump (TRUMP). Эксперты отмечают, что эти токены часто «живут» по одной и той же схеме: резкий, эйфорический рост, за которым следует столь же резкий обвал, образуя ценовые структуры, похожие на пирамиды с длинными, вытянутыми хвостами, символизирующими забвение.

Для того чтобы альткоины получили значительный импульс к росту, необходимо увидеть либо увеличение спроса, обусловленное реальными вариантами использования активов, либо всплеск ликвидности, аналогичный тому, что наблюдался в течение цикла 2020-2021 годов, говорится в отчете. Однако, исходя из отслеживаемых показателей, аналитики пришли к выводу, что значительный приток ликвидности на крипторынок представляется маловероятным, что делает маловероятным и рост альткоинов в ближайшей перспективе.

Федеральная резервная система США (ФРС), скорее всего, сохранит процентные ставки неизменными в течение лета, поскольку она оценивает инфляционное воздействие предложенных Трампом пошлин, считают эксперты. Они указали на ситуацию, в которой рынки прогнозируют четыре раунда снижения ставок на 2025 год, а председатель ФРС Джером Пауэлл подчеркивает необходимость осторожного подхода к оценке экономических последствий новых тарифов.

Кроме того, в последнее время выпуск стейблкоинов резко сократился. Аналитики назвали это сигналом о низкой ликвидности. Это подтверждает прогноз о том, что биткоин, скорее всего, пока останется в диапазоне от $80 тыс. до $90 тыс. Объемы торгов, в том числе биткойн-ETF, также остаются низкими, что говорит экспертам об ограниченной спекулятивной деятельности.

«Инвесторы, похоже, озабочены своими неэффективными портфелями акций, поскольку стремление Трампа пересмотреть торговые соглашения и изменить мировой порядок имеет большое влияние на рынки», — считают в Matrixport.

Интересным аналитикам кажется то, что ситуация с тарифами привела к ослаблению доллара США. Поскольку мировая денежная масса обычно измеряется в долларах, ослабление американской валюты приводит к механическому увеличению денежной массы. Этот эффект исторически оказывал поддержку ценам на биткоин, напоминают эксперты.

Они отметили, что «выживание» биткоина часто ставилось под сомнение на прошлых медвежьих рынках, в основном из-за опасений регулирующих органов, жестких правоприменительных мер или прямых запретов. Сейчас этот риск значительно снизился, что помогает объяснить, почему биткоин держится намного лучше во время текущей коррекции, чем в предыдущие циклы, говорится в отчете.

Bacaan Terkait

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

**Tinjauan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Percuma', Uang Lari ke AI dan On-Chain?** Pasar kripto memasuki kuartal kedua 2026 dengan baik, di mana Bitcoin (BTC) sempat pulih ke level sekitar $82,000 pada April. Namun, pemulihan ini tidak bertahan. BTC akhirnya turun sekitar 11% di Q2, sementara S&P 500 dan Nasdaq 100 justru naik signifikan. Penurunan ini didorong oleh tiga faktor: harga minyak yang tinggi, pergeseran pandangan suku bunga Fed yang lebih hawkish, dan perputaran modal menuju saham-saham AI. Aliran dana ke pasar melemah secara signifikan. ETF spot Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar $4,08 miliar, dengan Juni sebagai bulan terburuk. Perusahaan seperti Strategy memperlambat akumulasi BTC dan bahkan melakukan penjualan, merusak sentimen pasar. Selain itu, kapitalisasi pasar stablecoin menyusut sekitar $4,2 miliar, mengurangi likuiditas yang mendukung aktivitas on-chain. Volume perdagangan spot di bursa turun 28% secara quarter-to-quarter (QoQ), sementara volume futures turun 11,6%. Rasio spot/futures yang mengecil mengindikasikan peningkatan posisi derivatif, bukan permintaan spot. Hyperliquid (HYPE) menjadi pengecualian, dengan volume futures on-chain-nya terus meningkat. Total likuidasi posisi long untuk BTC dan ETH mencapai $8,35 miliar, menyebabkan deleveraging yang signifikan. Likuiditas pasar juga memburuk, terlihat dari kedalaman order book Bitcoin yang menurun. Di tengah tantangan ini, perkembangan struktural baru muncul. Aset kelas baru seperti tokenisasi saham (diperkenalkan Coinbase) dan kontrak perpetual untuk aset dunia nyata (RWA) seperti saham dan komoditas mulai berkembang di on-chain. Selain itu, pasar pinjaman on-chain dengan vault sebagai lapisan inti untuk modal institusional juga semakin matang, menandakan perluasan ekosistem di luar aset kripto tradisional.

Foresight News17m yang lalu

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

Foresight News17m yang lalu

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

Tahun lalu, profesor Xing Bo mengkritik arsitektur model dunia AI. Kini, ia dan tim kembali menerbitkan makalah "Kritik terhadap Model Agen", mempertanyakan apakah sistem yang saat ini disebut "agen" benar-benar memiliki kemampuan otonomi. Makalah membedakan dua jenis: sistem **agentic** (hanya tampak seperti agen, mengandalkan alur kerja eksternal) dan **agentive** (memiliki otonomi internal sejati). Sebagai contoh, insiden perusahaan PocketOS—di mana asisten AI menghapus basis data produksi—menunjukkan bahwa mengetahui aturan tidak sama dengan menginternalisasi dan mematuhinya. Kritik difokuskan pada lima aspek utama desain agen saat ini: 1. **Tujuan:** Dari instruksi langkah-demi-langkah menuju dekomposisi hierarkis tujuan jangka panjang. 2. **Identitas:** Dari identitas statis dalam "prompt sistem" menuju evaluasi diri yang berkembang berdasarkan pengalaman. 3. **Pengambilan Keputusan:** Dari Chain-of-Thought menuju penalaran berbasis **model dunia** untuk mensimulasikan konsekuensi tindakan. 4. **Alokasi Sumber Daya Kognitif:** Perlunya **modul meta-kognitif** (Sistem III) yang secara mandiri memutuskan kapan harus merencanakan secara mendalam atau bertindak cepat. 5. **Pembelajaran:** Dari pelatihan tetap menuju **pembelajaran mandiri yang berkelanjutan**, menggabungkan latihan di simulator dengan kalibrasi di dunia nyata. Berdasarkan analisis ini, tim mengusulkan arsitektur **GIC (Goal-Identity-Configurator)** yang mengintegrasikan enam komponen: encoder kepercayaan, dekomposer tujuan, evolusi identitas, konfigurator (Sistem III), perencana simulasi (Sistem II), dan pelaksana (Sistem I). Arsitektur ini menekankan pelatihan bertahap—seperti pilot—dari simulator ke dunia nyata, dengan keamanan yang dapat diaudit karena modul-modulnya eksplisit. Kesimpulannya, makalah ini menyerukan standar yang lebih ketat untuk istilah "agen". Otonomi sejati bukan tentang menyelesaikan tugas kompleks, tetapi tentang menginternalisasi tujuan, identitas, dan penilaian ke dalam struktur keputusan sistem itu sendiri.

marsbit57m yang lalu

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

marsbit57m yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

**Ringkasan Artikel: Bagaimana Collector Crypt Menciptakan Ilusi Pertumbuhan dengan "Buyback Berulang"** Data menunjukkan bahwa pertumbuhan GMV Collector Crypt (CC) yang pesat terutama didorong oleh paket kartu bernilai tinggi ($250, $1.000, $2.500), yang memiliki tingkat retensi platform per dolar yang lebih rendah dibanding paket murah. Paket $2.500 "Mythic" menyumbang 36,7% GMV Juni hanya dalam 13 hari. Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah kecil pengguna dengan dompet besar dan frekuensi tinggi, bukan perluasan basis pengguna yang luas. Tingkat laba bersih CC turun dari 11,2% (Q3 2025) menjadi 5,6% (Q2 2026), meski GMV naik 4,7 kali. Penebusan kartu fisik menguras 41,6% dari pendapatan bersih pra-pembakaran Mei, menciptakan kebutuhan untuk mengisi ulang inventaris. Pada Juni, hanya 75 dari ~6.000 dompet yang melakukan penebusan fisik, dengan empat pengguna teratas menyumbang 47,1% dari total kartu yang ditebus pengguna. Model ekonomi CC rentan. Jika dua dari tiga tekanan berikut terjadi bersamaan, modelnya bisa menjadi negatif: biaya penggantian inventaris mendekati harga pasar, tingkat penebusan melebihi 9%, dan tingkat buyback paket tinggi tetap sekitar 93%. Pendapatan mitra kumulatif hanya $1,83 juta, sebagian besar terkait Moonbirds. Strategi API dan distribusi B2B belum membuktikan dapat menghasilkan pendapatan berulang yang ringan inventarisnya, karena integrasi yang terverifikasi masih sangat bergantung pada CC untuk penyediaan kartu, penyimpanan, pemenuhan, dan layanan buyback. Pertumbuhan CC saat ini bergantung pada siklus modal berulang oleh pengguna besar, bukan kedalaman pasar kolektor yang sebenarnya. Untuk berkelanjutan, CC perlu membuktikan partisipasi kolektor yang lebih luas, perdagangan sekunder yang lebih dalam, dan nilai kepemilikan on-chain, serta menghasilkan GMV tambahan tanpa terus menekan margin atau beban inventaris.

Foresight News1j yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片