Glassnode изучает поведение инвесторов с Supply Mapping

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-10-15Terakhir diperbarui pada 2025-04-15

Компания Glassnode представила новый инструмент для анализа поведенических алгоритмов криптоинвесторов — Supply Mapping, который расширяет возможности классической метрики распределения стоимости (CBD) и позволяет сегментировать участников рынка по их действиям и мотивации.

В отличие от традиционных финансовых рынков, где эмоции и намерения инвесторов остаются скрытыми, блокчейн делает их поведение прозрачным и поддающимся точному анализу. Новый инструмент уже доступен в Glassnode Studio для анализа BTC и всех токенов стандарта ERC20.

Supply Mapping делит инвесторов на 5 поведенческих когорт: Conviction Buyers (инвесторы с высокой уверенностью), Momentum Buyers (следующие за трендом), First-Time Buyers (новички на рынке), Profit Takers (фиксирующие прибыль) и Loss Sellers (продающие в убыток). Такой подход позволяет понять не только, где сосредоточено предложение, но и по каким причинам оно движется. Данная модель дает возможность оценить рыночную динамику на новом уровне — от стадий накопления до паники.

В отличие от базовой Cost Basis Distribution, которая показывает, на каких уровнях цены сосредоточено предложение, Supply Mapping добавляет поведенческую глубину. Теперь можно точно определить, кто именно участвует в движении цены: инвесторы, уверенные в росте, или те, кто капитулирует под давлением рынка. Это помогает выявлять не просто технические уровни поддержки и сопротивления, а психологические границы, формирующие рыночный ландшафт.

В Glassnode подчеркнули, что данная модель полезна как для краткосрочных трейдеров, так и для долгосрочных инвесторов. С ее помощью можно заметить сигналы начала фиксации прибыли, появления уверенного спроса или волн панических распродаж. Это позволяет принимать решения на основе более точных и объективных данных, а не эмоций или субъективных оценок. Инструмент особенно актуален в условиях высокой волатильности, когда поведение участников меняется стремительно. Supply Mapping помогает заранее распознавать потенциальные разворотные точки и изменения тренда, анализируя реальные действия пользователей.

Ошибка в тексте? Выделите её мышкой и нажмите Ctrl + Enter

Bacaan Terkait

Menyelami Susunan Mitra Open USD: Melihat Siapa yang Masuk, Bisa Membaca Kemana Arus Dana Mengalir

**Ringkasan: Mengungkap Aliran Modal Melalui Jaringan Mitra Open USD** Open USD diluncurkan dengan lebih dari 140 mitra pendiri dari berbagai sektor, membentuk aliansi luas yang justru lebih penting daripada teknologi tokennya sendiri. Kehadiran mereka mengindikasikan pergeseran paradigma: stablecoin tidak lagi dilihat sebagai produk proprietary, tetapi sebagai infrastruktur keuangan bersama yang kritis. **Motivasi Beragam di Balik Partisipasi:** * **Manajer Aset (BlackRock):** Mengincar hak mengelola cadangan (reserve) senilai miliaran dolar yang akan diinvestasikan dalam instrumen pasar uang, sumber pendapatan fee yang besar dan stabil. * **Merchant & Platform (Shopify):** Mencari solusi untuk mengurangi biaya transaksi (seperti interchange fee) sekaligus mendapatkan imbal hasil dari saldo tunai yang menganggur. * **Bank (Bank of New York Mellon, dll):** Bergerak defensif. Daripada kehilangan deposit ke stablecoin eksternal, lebih baik bergabung untuk mempertahankan peran dalam penitipan aset, penyelesaian transaksi, dan mendapatkan bagian dari pendapatan cadangan. * **Perusahaan Teknologi (Google, IBM):** Memperkirakan masa depan di mana pembayaran otomatis mesin-ke-mesin membutuhkan dolar yang dapat diprogram dan dikelola oleh aliansi terbuka, bukan satu perusahaan pesaing. * **Perusahaan Kripto (Ripple, Aave, MetaMask):** Menyediakan likuiditas lintas batas, pasar pinjaman, distribusi pengguna, dan penjagaan kepatuhan. Bergabung dengan aliansi arus utama ini adalah jalur legitimasi yang telah lama mereka kejar. * **Jaringan Pembayaran (Visa, Mastercard):** Meski stablecoin mengancam model biaya transaksi tradisional mereka, bergabung memungkinkan mereka tetap relevan dengan menawarkan layanan baru seperti penyelesaian dan anti-penipuan di "rel" baru ini. **Pesan Utama dari Daftar Mitra:** Daftar ini menunjukkan bahwa ketakutan untuk ditinggalkan dalam infrastruktur stablecoin masa depan mengalahkan keengganan untuk berbagi dengan pesaing. Ini adalah sinyal ancaman serius bagi pemain stablecoin independen seperti Circle dan Tether, karena calon klien utama mereka justru bersatu membangun alternatif bersama. Aliansi ini mencerminkan konsensus bahwa kepemilikan bersama atas infrastruktur stablecoin lebih menguntungkan daripada menyewanya dari pihak lain atau tidak memilikinya sama sekali.

Foresight News19m yang lalu

Menyelami Susunan Mitra Open USD: Melihat Siapa yang Masuk, Bisa Membaca Kemana Arus Dana Mengalir

Foresight News19m yang lalu

IOSG: Hitung Mundur Q-Day, Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

"Kripto vs. Komputasi Kuantum: Skenario dan Langkah Antisipasi" Komputasi kuantum merupakan ancaman sistematis terhadap kriptografi kunci publik yang menjadi dasar blockchain. Algoritma Shor berpotensi memecah enkripsi berbasis kurva elips (ECC/RSA) yang melindungi aset kripto. Titik kritis (Q-Day), saat komputer kuantum toleran kesalahan (CRQC) dapat melakukan serangan praktis, diperkirakan antara 2030-2045. Ini menciptakan "utang keamanan" yang harus diselesaikan. Risiko terbesar ada pada aset dengan kunci publik yang sudah terekspos di rantai (misal, beberapa UTXO Bitcoin awal atau alamat yang telah digunakan). Algoritma kuantum lain, Grover, hanya mengurangi margin keamanan hash secara gradual, sehingga tidak separah ancaman Shor. Solusinya terletak pada migrasi ke Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) seperti algoritma berbasis kisi (ML-DSA) atau berbasis hash (SLH-DSA). Tantangan utamanya bukan teknis semata, melainkan koordinasi ekosistem dan konsensus sosial. - **Bitcoin**: Risiko tertinggi pada UTXO warisan. Migrasi memerlukan soft-fork, tetapi terkendala oleh pembengkakan ukuran tanda tangan PQC (hingga 49KB) dan dilema tata kelola: membiarkan aset warisan terekspos atau memaksa pembekuan yang melanggar prinsip "tidak dapat diubah". - **Ethereum**: Mengembangkan "ketangkasan kriptografi" melalui jalur paralel: akun abstrak untuk pengguna, mengganti tanda tangan konsensus BLS dengan leanXMSS, dan merekonstruksi lapisan data. Lapisan-2 (L2) menjadi lahan uji coba. Jalur lain termasuk blockchain native-PQC seperti QRL. Namun, ekosistem utama (BTC/ETH) menghadapi kompleksitas migrasi menyeluruh yang memerlukan koordinasi node, dompet, bursa, dan penyimpanan aset. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukan akhir dari kripto, tetapi ujian berat. Jendela waktu untuk migrasi terkoordinasi diperkirakan 5-8 tahun. Kegagalan mencapai konsensus dapat memicu krisis kepercayaan dan penilaian ulang risiko aset blockchain sebelum Q-Day benar-benar tiba.

marsbit45m yang lalu

IOSG: Hitung Mundur Q-Day, Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit45m yang lalu

Trading

Spot
活动图片