Биткоин теряет поддержку: ETF-оттоки и рост неопределенности

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-12-14Terakhir diperbarui pada 2025-04-14

На фоне сохраняющейся глобальной нестабильности и тревог, связанных с торговой политикой США, Биткоин теряет уверенность инвесторов. Согласно данным исследователей 10x Research во главе с Маркусом Тиленом, курс BTC впервые за длительное время протестировал ключевое сопротивление на уровне $84 521, но не смог его уверенно преодолеть. Опубликованный экспертами график цен при этом указывает на сохраняющийся нисходящий тренд, несмотря на локальный вверх отскок.

Исследователи отмечают, что с начала года чистый приток в спотовые Биткоин-ETF составляет всего $225 млн. Эта цифра может вскоре стать отрицательной, если текущая тенденция оттоков сохранится. Апрель будет 3-м месяцем подряд, когда из ETF уходит больше средств, чем поступает. Такая линия сигнализирует о снижении институционального интереса к цифровому активу.

Аналитики 10x Research напоминают, что основной всплеск притока в ETF в январе был вызван не органическим спросом, а действиями арбитражных хедж-фондов. Недавние данные подтверждают это: активность таких участников снизилась, и на смену им пока не пришел устойчивый спрос со стороны долгосрочных инвесторов.

Тем не менее эксперты отмечают, что на рынке недавно появилась новая категория покупателей, чья активность действительно повлияли на котировки. «Остается лишь вопрос: вернутся ли они и станут ли драйвером новой фазы роста? Пока это не подтверждается — без значительного восстановления интереса со стороны институционалов и уверенного пробоя сопротивления говорить о возвращении бычьего тренда преждевременно», — считают аналитики. «Однако, Биткоин уже не выглядит как актив «только в лонг». Инвесторы пересматривают свои стратегии, учитывая макроэкономические риски и изменения в структуре спроса».

Ошибка в тексте? Выделите её мышкой и нажмите Ctrl + Enter

Bacaan Terkait

Stablecoin Adalah 'Kaum Loyalis' Dunia Kripto: Open USD Membuat Sistem Moneter Lama Turun Langsung

**Ringkasan: Stablecoin Adalah "Pro-Kerajaan" dalam Dunia Kripto: Open USD Menarik Sistem Moneter Lama Turun Langsung** Munculnya Open USD, stablecoin dolar yang didukung oleh aliansi lebih dari 140 institusi seperti Visa, Mastercard, BlackRock, Google, dan Coinbase, menandai pergeseran persaingan stablecoin. Menurut cendekiawan Hu Yilin, ini bukan sekadar persaingan produk, melainkan perebutan infrastruktur dasar yang melibatkan keuangan tradisional, jaringan pembayaran, dan ekosistem blockchain. Hu Yilin berargumen bahwa stablecoin bukanlah "kaum moderat" dalam revolusi kripto, melainkan lebih mirip "reformis pro-kerajaan" di dalam sistem moneter lama. Mereka mengadopsi efisiensi blockchain namun tetap mempertahankan posisi sentral dolar AS dan Federal Reserve. Dengan demikian, stablecoin seperti Open USD tidak menantang hegemoni dolar, melainkan memperkuatnya dengan "paket peningkatan blockchain", menjadikan sistem dolar lebih efisien dan global. Dengan keterlibatan langsung raksasa keuangan tradisional, narasi awal stablecoin tentang mendisrupsi sistem lama menjadi bermasalah. Jika misinya hanya meningkatkan efisiensi, maka ketika sistem lama mengadopsi stablecoin sendiri, proyek asli kripto seperti Circle (penerbit USDC) kehilangan keunggulan revolusionernya. Hu Yilin membedakan antara jalur "moderat" seperti Michael Saylor (yang mempertahankan inti revolusioner "bitcoin standard") dan jalur "pro-kerajaan" stablecoin. Ia menegaskan bahwa revolusi kripto sejati, seperti revolusi Copernican dalam astronomi, memerlukan pergeseran paradigma mendasar: keyakinan bahwa tatanan moneter dan aktivitas ekonomi pasar tidak memerlukan bank sentral sebagai pusat tetap. Sementara stablecoin berguna sebagai alat transisi, jika dunia *on-chain* akhirnya tetap menggunakan dolar sebagai patokan, maka "revolusi blockchain" hanyalah alat tambahan (*add-on*) untuk sistem dolar.

marsbit2j yang lalu

Stablecoin Adalah 'Kaum Loyalis' Dunia Kripto: Open USD Membuat Sistem Moneter Lama Turun Langsung

marsbit2j yang lalu

Stablecoin Adalah 'Pihak Pro-Kerajaan' di Dunia Kripto: Open USD Membuat Sistem Moneter Lama Turun Tangan Sendiri

Stabil Open USD muncul, persaingan stablecoin berkembang dari perebutan pasar oleh startup kripto menjadi perang infrastruktur yang melibatkan keuangan tradisional, jaringan pembayaran, platform teknologi, dan ekosistem blockchain. Menurut cendekiawan Hu Yilin, stablecoin bukanlah "faksi moderat" dalam revolusi kripto, melainkan lebih seperti "reformis loyalis" di dalam sistem moneter lama: warisi efisiensi blockchain, tetapi pertahankan status sentral dolar AS dan Federal Reserve. Open USD, diluncurkan oleh 140+ lembaga seperti Visa, Stripe, BlackRock, dan Google, mewakili pergeseran signifikan. Alih-alih menantang hegemoni dolar, stablecoin seperti ini justru memperkuat dan membuat sistem dolar lebih efisien dengan teknologi blockchain. Hu Yilin mengibaratkannya dengan sistem Tychonic dalam revolusi Copernican—mengadopsi keunggulan teknis baru tetapi menolak inti revolusi dengan menjaga "Bumi (dolar)" tetap tak bergerak di pusat. Hal ini menciptakan dilema bagi perusahaan stablecoin asli seperti Circle (penerbit USDC). Jika misi mereka hanya meningkatkan efisiensi sistem lama, maka ketika raksasa tradisional seperti Visa meluncurkan stablecoin mereka sendiri, pembenaran revolusioner perusahaan asli memudar. Untuk tetap relevan, inovator kripto perlu mempertahankan elemen "pembangkangan" yang sejati, seperti menjunjung standard kripto asli (seperti Bitcoin), desentralisasi, atau resistensi sensor. Kesuksesan stablecoin berbasis dolar justru dapat memperkuat hegemoni dolar, di mana aktivitas on-chain yang berkembang menguntungkan aset dolar off-chain. Bagi aset kripto seperti Ethereum yang bercita-cita tinggi, bergantung pada narasi "bahan bakar" atau biaya transaksi saja tidak cukup; mereka harus berani mengusung narasi revolusi moneter yang mendasar. Inti revolusi kripto, analog dengan momen Copernican, adalah meyakinkan pasar bahwa tatanan moneter yang stabil tidak memerlukan bank sentral tetap sebagai pusatnya. Stablecoin adalah alat transisi yang bermanfaat, tetapi revolusi sejati terjadi ketika pasar percaya bahwa uang dapat ditentukan secara desentralisasi oleh aktivitas pasar itu sendiri, bukan oleh otoritas pusat. Open USD mungkin merupakan langkah kooptasi oleh sistem lama, sementara revolusi sesungguhnya menuntut pergeseran paradigma yang lebih radikal.

链捕手2j yang lalu

Stablecoin Adalah 'Pihak Pro-Kerajaan' di Dunia Kripto: Open USD Membuat Sistem Moneter Lama Turun Tangan Sendiri

链捕手2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片