Президент TON рассказал о пути Telegram к «Web3-суперприложению»

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-01-11Terakhir diperbarui pada 2025-04-11

Интеграция в Telegram платежей, обмена сообщениями и онлайн-идентификации может превратить мессенджер в глобально доступное суперприложение для цифровой экономики. Об этом в интервью TheStreet заявил президент TON Foundation Мануэль Стоц.

По его словам, Telegram уже превращается в полноценный рынок контента, работающий с помощью криптовалют.

«Теперь инфлюенсеры могут отправлять эксклюзивный контент — видео, фотографии, музыку — и взимать плату напрямую с фанатов. Безусловно, экономика создателей уже использует это для монетизации», — привел пример Стоц.

Но интеграция в мессенджер цифровых активов несет глобально более широкие последствия, считает он.

В мире около 3 млрд человек не имеют доступа к банковским услугам или сильно ограничены в этом плане. Жители многих развивающихся стран не могут использовать твердые валюты, вместо этого у них постоянно обесценивающиеся деньги вроде зимбабвийских долларов с купюрами в 100 трлн, отметил Стоц.

«Но теперь у них есть смартфоны», — подчеркнул он.

Гаджеты и интернет открывают доступ к криптоинструментам вроде стейблкоинов, которые позволяют сохранять сбережения и осуществлять транзакции с большей стабильностью. В определенной степени это вопрос прав человека и даже физического выживания в странах третьего мира, полагает Стоц.

В январе Telegram и TON Foundation объявили об эксклюзивном соглашении, которое обязывает встроенные Web3-приложения использовать исключительно сеть The Open Network (TON). Монополия вызвала возмущение в сообществе.

Напомним, разработчики TON представили дорожную карту развития проекта на первую половину 2025 года.

Bacaan Terkait

"Upgrade Terbesar Sejak The Merge"? Bagaimana Glamsterdam Mempengaruhi Ethereum dan Pengguna Biasa?

**Rangkuman: "The Merge" Terbesar, Bagaimana Glamsterdam Mempengaruhi Ethereum dan Pengguna Biasa?** Upgrade besar Ethereum berikutnya, Glamsterdam (gabungan dari konsensus Gloas dan eksekusi Amsterdam), direncanakan masuk mainnet paruh kedua 2026. Dianggap upgrade terbesar sejak The Merge, fokusnya adalah meningkatkan kinerja dan arsitektur L1, bukan hanya sekadar "lebih murah" atau "lebih cepat". Inti perubahan ada di tiga area: 1. **ePBS (Enshrined PBS)**: Memasukkan mekanisme pemisah proposer-pembangun blok langsung ke protokol, menghilangkan ketergantungan pada perantara eksternal (relay). Ini memberi waktu lebih bagi node untuk memproses blok lebih besar, membuka jalan untuk menaikkan Gas Limit. 2. **BALs (Block-Level Access Lists)**: Setiap blok dilengkapi "peta akses" yang mendeklarasikan status mana yang akan dibaca/diubah oleh transaksi di dalamnya. Ini memungkinkan pemrosesan paralel untuk transaksi yang tidak saling bergantung dan mempercepat sinkronisasi node. 3. **Penentuan Ulang Harga Gas**: Memisahkan biaya untuk komputasi dan penyimpanan status. Operasi yang menambah data permanen (seperti buat akun/kontrak baru) mungkin lebih mahal, sementara operasi komputasi murni bisa lebih menarik. Tujuannya mengendalikan inflasi status dan membuat biaya lebih mencerminkan beban sumber daya sebenarnya. **Dampak bagi Pengguna Biasa:** * **Biaya Transaksi**: Cenderung lebih stabil dan berpotensi turun untuk transaksi sederhana karena pasokan ruang blok meningkat. Namun, operasi yang banyak menciptakan status baru mungkin jadi lebih mahal. * **Akurasi Perkiraan Gas**: Dompet dapat memperkirakan biaya gas dengan lebih akurat berkat BALs. * **Pencatatan ETH Lebih Jelas**: EIP-7708 mewajibkan log standar untuk transfer ETH non-nol, memudahkan pelacakan oleh dompet dan bursa. * **Dukungan untuk L2**: Kapasitas Blob yang lebih besar dapat membantu menstabilkan biaya data untuk Rollup dalam jangka panjang. * **Tidak Perlu Migrasi Aset**: Pengguna biasa tidak perlu melakukan apa pun pada ETH mereka. Singkatnya, Glamsterdam bukan sekadar menaikkan kapasitas, tetapi membangun ulang fondasi untuk memungkinkan peningkatan kapasitas utama yang berkelanjutan, sambil berusaha menjaga keseimbangan antara skalabilitas dan desentralisasi.

marsbit2j yang lalu

"Upgrade Terbesar Sejak The Merge"? Bagaimana Glamsterdam Mempengaruhi Ethereum dan Pengguna Biasa?

marsbit2j yang lalu

CEO Circle Tanggapi Tantangan OUSD: Bisnis Stablecoin Adalah Pemenang Menguasai Segalanya, Kami Tidak Akan Memperlambat Langkah

Penjelasan CEO Circle Jeremy Allaire tentang tantangan OUSD dan posisi USDC: Pasar stablecoin cenderung didominasi oleh pemenang tunggal karena efek jaringan. USDC telah membangun kekuatan melalui tiga lapisan: (1) Jaringan ekosistem yang luas dengan ribuan aplikasi dan pengembang, diperkuat oleh perangkat lunak seperti CCTP dan Gateway. (2) Efek jaringan likuiditas yang mendalam dan global di pasar primer dan sekunder, menempatkan USDC di antara tiga aset digital paling likuid. (3) Integrasi regulasi yang kuat dan kehadiran berlisensi di pasar utama global seperti Eropa dan Jepang. Data Artemis Q1 2026 menunjukkan USDC menangani 80% transaksi on-chain stablecoin dolar, sementara USDT 20%, dan lainnya hampir 0%. Allaire menanggapi klaim OUSD tentang keunggulan seperti penebusan gratis, berbagi pendapatan, dan model konsorsium. Ia berargumen bahwa model penebusan gratis sulit dipertahankan, berbagi semua pendapatan dapat melumpuhkan investasi infrastruktur, dan konsorsium besar sering kali lambat dan tidak efisien. Circle tetap berkomitmen pada kemitraan yang erat, termasuk dengan Coinbase, dan mengundang seluruh ekosistem, termasuk penerbit stablecoin lain, untuk membangun di atas infrastrukturnya seperti Arc dan CCTP. Ia menyambut OUSD sebagai bagian dari komunitas yang berkembang, sementara menegaskan bahwa Circle tidak akan memperlambat langkah dalam memperkuat USDC sebagai infrastruktur dolar digital yang terpercaya dan dapat diakses secara global.

链捕手2j yang lalu

CEO Circle Tanggapi Tantangan OUSD: Bisnis Stablecoin Adalah Pemenang Menguasai Segalanya, Kami Tidak Akan Memperlambat Langkah

链捕手2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片