Is the Metaverse Dead? On-Chain Data Tells a Different Story

insights.glassnodeDipublikasikan tanggal 2025-03-09Terakhir diperbarui pada 2025-04-07

This is the third article in our series exploring Glassnode’s Cost Basis Distribution (CBD) metric and its practical applications. Previously, we demonstrated how to apply CBD insights across assets and how to identify capitulation events on a CBD heatmap.

For a deeper dive into the methodology and calculations behind this metric, refer to our detailed research piece here.

This week, we introduce another use-case-specific exploration of CBD - analyzing Metaverse tokens. Despite declining prices and fading hype, on-chain data suggests that major investors remain active, steadily accumulating and lowering their cost basis.

Does this signal a long-term bet on a Metaverse resurgence? Let’s first recap how to analyze and interpret CBD data and then apply that knowledge to the latest trends in Metaverse.

Understanding Cost Basis Distribution

Cost Basis Distribution (CBD) tracks where token supply is concentrated based on the average cost basis of holders. By analyzing shifts in supply distribution, we can identify investor behavior - whether they are accumulating, capitulating, or redistributing their holdings.

How to Read CBD Heatmaps:

  • Color Intensity (Supply Distribution)
    A warmer color (red/yellow) indicates a high concentration of supply at a given price range, while cooler colors (blue/green) signal lower supply.
  • Vertical Axis (Cost Basis)
    Each horizontal slice represents a price range where a portion of supply last moved, showing how holders adjust their cost basis over time.

Tracking these changes helps us pinpoint potential market turning points, where accumulation or distribution trends may signal future price movements.

Metaverse Tokens: What Cost Basis Distribution Data Reveals

In this analysis, we focus on Metaverse tokens - The Sandbox (SAND), Decentraland (MANA), and Axie Infinity (AXS) - which were among the most prominent assets during the Metaverse boom of 2021. While the hype surrounding virtual worlds has faded, we shift our focus away from user activity and instead examine investor behavior using Cost Basis Distribution (CBD) data.

Rather than evaluating adoption metrics or in-game activity, we analyze how token holders have adjusted their positions over time. Are they capitulating, holding steady, or accumulating at lower prices? By tracking supply shifts at different price levels, we gain insights into how investor conviction has evolved in this post-hype phase and whether accumulation trends hint at long-term confidence in these projects.

The Sandbox (SAND): Steady Accumulation in a Bear Market

Despite price volatility, on-chain data shows continued accumulation. Holders with strong conviction are steadily increasing their positions, reinforcing their belief in the project's long-term potential.

💡
Key Insight: Accumulation persists across key price levels, suggesting confidence despite bearish conditions.
image.png
CBD shows SAND investors remained engaged throughout long-term investment horizons
🔗
View Cost Basis Distribution Data for SAND across multiple timeframes in Glassnode Studio.

Decentraland (MANA): Buying the Dip

A significant supply concentration has formed around $0.60, reflecting increased buying activity following a price drop. This suggests that investors are viewing lower prices as buying opportunities, rather than signs of further decline.

💡
Key Insight: Market participants are actively accumulating at perceived value zones.
image.png
Notice supply concentration at around $0.6 increasing in Feb 2025 despite the price drop
🔗
View Cost Basis Distribution Data for MANA across multiple timeframes in Glassnode Studio.

Axie Infinity (AXS): Long-Term Conviction Remains

Despite a sustained downtrend, on-chain data shows a progressive build-up of large positions. This pattern suggests that certain investors remain highly confident in the future of Axie Infinity.

💡
Key Insight: Persistent accumulation hints at long-term belief in the project’s fundamentals.
image.png
Notice consistent accumulation over the past two years showing low sensitivity to price action
🔗
View Cost Basis Distribution Data for AXS across multiple timeframes in Glassnode Studio.

Is Metaverse Resurgence Ahead?

The speculative hype around the Metaverse may have faded, but on-chain activity suggests otherwise. The continued accumulation across major Metaverse tokens indicates that many investors see these projects as undervalued opportunities rather than failures.

Is this setting the stage for a future recovery? While price action remains uncertain, the data suggests that conviction remains strong among key market participants - and they are positioning accordingly.

Bacaan Terkait

Menyerang Kota Mudah, Mengatur Kota Sulit: Polymarket Ingin Berkibar Global, Tapi Harus Tunduk di Mana-Mana

Polymarket, platform prediksi berbasis blockchain, menghadapi tantangan regulasi yang kompleks dalam ekspansi globalnya. Baru-baru ini, platform ini diblokir di India karena dikategorikan sebagai "perjudian uang daring" dan juga menghadapi larangan di Brasil, Ukraina, serta beberapa negara Eropa seperti Prancis, Portugal, dan Belanda, dengan alasan melanggar hukum perjudian atau derivatif setempat. Secara global, respons regulator terhadap pasar prediksi terbagi dalam tiga pendekatan: pemblokiran langsung (seperti di India dan Brasil), penegakan melalui regulasi perjudian dan derivatif yang ada (seperti di Eropa dan Australia), serta upaya "membawa ke dalam sistem" dengan kerangka perizinan khusus (seperti di Brasil yang mengizinkan produk sejenis untuk investor profesional dan Dubai dengan rezim lisensi VARA). Untuk memasuki pasar utama, Polymarket menerapkan strategi yang disesuaikan. Di AS, mereka membayar denda dan mengakuisisi perusahaan berlisensi CFTC untuk kembali secara legal, meski harus mengorbankan anonimitas. Mereka juga bermitra dengan ICE (NYSE) yang berinvestasi besar-besaran untuk mendistribusikan data probabilitas acak mereka. Sementara di Jepang, platform ini memulai lobi jangka panjang untuk melegalkan pasar prediksi, dengan target persetujuan pada 2030, mengingat lingkungan regulasi yang sangat ketat terkait perjudian di negara tersebut. Meski menghadapi berbagai pembatasan, volume perdagangan pasar prediksi global diperkirakan tumbuh pesat, dari $51 miliar menjadi $2.4 triliun pada 2026. Inti tantangan Polymarket dan sejenisnya adalah bagaimana mengintegrasikan sistem desentralisasi "tanpa izin" mereka ke dalam kerangka regulasi yang berlandaskan kedaulatan, lisensi, dan perlindungan konsumen di setiap negara.

链捕手10m yang lalu

Menyerang Kota Mudah, Mengatur Kota Sulit: Polymarket Ingin Berkibar Global, Tapi Harus Tunduk di Mana-Mana

链捕手10m yang lalu

Koin Misterius Kembali Muncul, Apakah Ekosistem Bitcoin Memang Punya Sesuatu yang Baru?

Aset Bitcoin baru, $Bound, dari platform Bound Exchange, telah menarik perhatian dengan kenaikan harga hingga 46 kali lipat sejak 21 Mei. Platform ini, gabungan dari radfi dan Bound, menawarkan berbagai layanan seperti perdagangan, pinjaman, Launchpad, dan pasar NFT. Keunggulan utamanya adalah penyederhanaan proses perdagangan dengan dukungan berbagai aset (SOL/ETH/HYPE/BNB), konfirmasi transaksi cepat menggunakan sistem multi-signature 2-of-2 dan time-lock untuk keamanan, serta mekanisme perlindungan harga pada Launchpad untuk menstabilkan harga token baru. Protokol Tacit juga terus berkembang dengan token $TAC yang stabil (kapitalisasi pasar ~$5,5 juta) dan pembaruan fitur privasi serta jembatan ETH-BTC tanpa izin. Sementara itu, token $DIESEL dari protokol Alkanes telah naik sekitar 17 kali lipat sejak akhir April. Meskipun protokol ini sudah lama, peningkatan mekanisme penambangan memungkinkan partisipasi yang lebih adil. Dengan total pasokan 1,562 juta token dan hanya ~10% yang dapat diperdagangkan, kenaikan tajam $DIESEL menjadikannya aset yang sangat volatile di ekosistem Bitcoin. Kesimpulannya, meski inovasi teknis seperti penyelesaian transaksi cepat dan keamanan ada, kegembiraan saat ini di ekosistem Bitcoin tampaknya didorong terutama oleh keuntungan spekulatif yang besar dari aset-aset seperti $Bound dan $DIESEL, mengingatkan pada fenomena 'meme coin' sebelumnya.

marsbit34m yang lalu

Koin Misterius Kembali Muncul, Apakah Ekosistem Bitcoin Memang Punya Sesuatu yang Baru?

marsbit34m yang lalu

Untuk Kamu yang Belum Masuk AI: Kamu Pikir Telat, Sebenarnya Kamu Hanya Tidak Punya Pandangan Dunia Sendiri

Untuk mereka yang belum berinvestasi di AI: Anda merasa tertinggal, tetapi masalah sebenarnya adalah kurangnya pandangan dunia (worldview) sendiri. Kebanyakan orang hanya bertanya "saham apa yang harus dibeli?" tanpa memahami "mengapa AI adalah tren masa depan?" Kesalahan umum adalah mengikuti rekomendasi orang lain tanpa kerangka penilaian pribadi, menyebabkan keputusan buruk saat pasar berfluktuasi. Membangun worldview sendiri melibatkan pertanyaan mendasar tentang perubahan masyarakat dalam 5-10 tahun ke depan, kendala fisik, dan aliran uang. Ada dua jalur: membangun worldview sendiri (sulit) atau mengikuti pemimpin visioner dengan **melihat arus pengeluaran modal (capex) mereka**, bukan sekadar kata-kata. Capex mencerminkan keyakinan nyata karena melibatkan uang sungguhan. Artikel ini merekomendasikan melacak lima pemikir kunci AI dengan perspektif berbeda dan memberikan panduan praktis membaca sinyal capex dari hyperscaler, NVIDIA, investasi di neraca, serta indikator awal seperti listrik dan lahan. Ini juga memetakan seluruh rantai pasokan AI dari bahan mentah hingga aplikasi, menjelaskan hubungan dan efek riaknya. Dengan worldview yang jelas, tindakan menjadi lebih disengaja dan tenang. Sebelum berinvestasi, pastikan dasar keuangan stabil, alokasikan proporsi portofolio yang wajar (maks 25% untuk tema tunggal), pertimbangkan ETF luas seperti QQQ untuk diversifikasi, gunakan strategi rata-rata biaya (DCA), dan tulis aturan untuk mencegah keputusan emosional. Kesalahan umum termasuk menghentikan DCA saat turun, mengejar performa, terobsesi memantau pasar, mengikuti rumor, dan menghitung laba terlalu dini. Stabilitas eksekusi bergantung pada stabilitas worldview. Intinya: **Bangun worldview dulu, baru pilih saham. Ikuti capex, bukan kata-kata. Peluang selalu ada, tetapi modal hilang sulit pulih.** Tugas pertama: tulis 500 kata mengapa Anda percaya AI adalah masa depan. Jika tidak bisa, Anda belum siap berinvestasi.

marsbit48m yang lalu

Untuk Kamu yang Belum Masuk AI: Kamu Pikir Telat, Sebenarnya Kamu Hanya Tidak Punya Pandangan Dunia Sendiri

marsbit48m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片